Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Mantan Sekda : Bupati Madina Inisiator Taman Raja Batu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 3 Okt 2019
  • print Cetak

Pengambilan sumpah para saksi dalam sidang lanjutan perkara pembangunan Taman Raja Batu di Pengadilan Tipikor, Medan, Kamis (3/10/2019). Dari kiri : Syafei Lubis (Mantan Sekda Madina); Abu Hanifah (Kepala Bappeda Madina); Kamal Rangkuti (Kepala Badan Keuangan dan Asset Daerah Madina); Sekretaris Badan Keuangan dan Asset Daerah Madina; Rahmad Nasution (Kadis Pemuda Olahraga Madina).

 

MEDAN (Mandailing Online) – Mantan Sekda Madina, Syafe’i Lubis menyebutkan pembangunan Taman Raja Batu diinisiatori Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution.

Pernyataan itu disampaikan Syafi’i saat memberikan kesaksian di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor, Medan, pada  Kamis (3/10/2019) dalam sidang lanjutan perkara pembangunan  Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Pengakuan Syafei ini memperkuat eksepsi Baginda Umar Lubis, pengacara terdakwa Kadis Perkim Rahmadsyah dalam nota eksepsi persidangan kasus pembangunan Taman Raja Batu (TRB) dan Tapian Siri-siri Syariah (TSS) di Mandailing Natal (Madina) di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (19/9/2019) lalu.

Menurut Syafei, pembangunan dua proyek itu diketahuinya setelah bupat beberapa kali bercerita akan membuat Taman Raja Batu. Lalu dilanjutkan pembicaran di tingkat rapat resmi.

Bahkan, Dahlan Hasan pernah memerintahkan tiga satker, yaitu Dinas Perkim, Dispora, dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk membuat DPA (Daftar Pengajuan Anggaran) pengerjaan TSS dan TRB.

“Pada saat itu bupati Dahlan Hasan memerintahkan ketiga SKPD mengajukan DPA,” kata Syafi’i yang dikutip Sentralberita.

Dia melanjutkan, pengerjaan TRB dan TSSS bukan hanya Dinas Perkim, tapi juga Dinas PU.

“Misalnya, pengerjaan beranda Madina di  Taman Raja Batu, konstruksi besi dikerjakan Dinas PU, kaca dan lainnya dikerjakan Dinas Perkim,” sebut Syafi’i.

Ia membenarkan ketiga terdakwa dari Dinas Perkim hanya terlibat dalam pembangunan TRB. Ada 10 paket di TRB yang sudah dikerjakan dan sekarang sudah bisa berfungsi.

Sementara itu, saksi lain, yaitu Abu Hanafah selaku kepala Bappeda Madina, Kamal Rangkuti (kepala Bagian Keuangan Madina) dan Randuk Siregar (kepala Bidang Aset) juga membenarkan pembangunan TRB dan TSS adalah inisiatif  Dahlan Hasan.

Pengacara Rahmadsyah, Baginda Umar Lubis usai mendengar persidangan langsung mengajukan permohonan secara lisan kepada majelis hakim untuk menghadirkan bupati Madina pada persidangan berikutnya.

“Kami juga telah bermohon secara lisan kepada majelis hakim untuk memerintahkan jaksa menghadirkan bupati agar bisa didengar keterangannya dalam kasus ini,” katanya didampingi tim Law Office Baginda Umar Lubis & Associates.

Menurutnya, hal itu sangat penting karena pembangunan TRB dan TSSS digagas  bupati. “Kasus ini tidak bisa dilihat kejelasannya jika bupati tidak dihadirkan. Karena itu, kami bermohon kepada majelis hakim menghadirkan  bupati pada persidangan,” jelasnya.

Sebab, kata dia, pembangunan kawasan TSSS dan TRB merupakan keinginan dan perintah bupati, sementara Dinas Perkim hanya sebagai pelaksana.

“Dalam proses peradilan selanjutnya, kami mohon majelis hakim memanggil bupati Madina,” katanya.

Ketua majelis Irwan Effendi usai sidang kepada wartawan mengatakan tidak menutup kemungkinan memanggali bupati jika memang  fakta persidangan menghendaki demikian.

“Ya kita bisa memanggil bupati sebagai saksi,” katanya.

 

Sumber : Sentralberita.com

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT SMGP Bersama Petani Kembangkan Budidaya Ikan di Purba Lamo

    PT SMGP Bersama Petani Kembangkan Budidaya Ikan di Purba Lamo

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Purba Lamo adalah salah satu desa di kawasan Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal yang usaha pencaharian masyarakatnya mayoritas bertani, dan ada juga masyarakat yang beternak ikan tawar. Namun, kendala bagi yang beternak ikan tawar ini adalah kurangnya biaya. Terkait itu, PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) memberikan bantuan […]

  • Contoh KKM Pelengkap RPP

    Contoh KKM Pelengkap RPP

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KKM B Bahasa Indonesia SMP Kelas 8

  • Tempat Maksiat Menjamur, Santri Musthofawiyah Unjuk Rasa ke Kantor Bupati Madina

    Tempat Maksiat Menjamur, Santri Musthofawiyah Unjuk Rasa ke Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar seribu santri Pesantren Musthofaiyah Purba Baru melakukan unjuk rasa ke kantor Bupati Mandailing Natal (Madina), Senin (30/3) menuntut bupati agar menutup seluruh kafe esek-esek. Mereka berjalan kaki dari pondok pesantren Musthafawiyah menuju kantor bupati berjarak sekira 3 kilo meter. Dalam orasinya, pengunjuk rasa meminta Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution […]

  • Meski Belum Serah Terima, Warga Desa Banua Rakyat Mulai Nikmati Air Bersih

    Meski Belum Serah Terima, Warga Desa Banua Rakyat Mulai Nikmati Air Bersih

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ): Proyek jaringan perpipaan air bersih ( SPAM ) untuk warga di desa Banua Rakyat, Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) kelar sesuai kontrak berakhir pada akhir bulan Juli 2023 ini, meski belum serah terima Warga setempatpun telah memanfaatkan air bersih tersebu. Dengan alokasi anggaran APBD Mandailing Natal tahun […]

  • Qori Cilik Fitri Rahmadhani

    Qori Cilik Fitri Rahmadhani

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2017
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Qori cilik Mandailing Natal pada acara pengukuhan Dewan Pimpinan MUI Mandailing Natal Masa Khidmat 2016-2021

  • RI paling korup di Asia

    RI paling korup di Asia

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BERLIN, (MO) – Upaya pemberantasan korupsi di Indonesia sepertinya membutuhkan usaha yang lebih keras. Indeks tingkat korupsi di Indonesia dilaporkan naik dari peringkat 100 menjadi 118 pada 2012. Tingkat korupsi tersebut merupakan laporan hasil survei lembaga Transparansi Internasional (TI) yang berkedudukan di Berlin, Jerman. Dari situs resmi TI, Indonesia dilaporkan mendapat nilai 32 dari 0 […]

expand_less