Senin, 12 Okt 2026
light_mode

Acara Pembukaan PRSU dengan Upacara Adat Mandailing Natal

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
  • print Cetak

MEDAN – Cahaya lampu berkilatan dari paviliun-paviliun, panggung utama dan sepanjang jalan di areal Tapiandaya di Jalan Gatot SUbroto Medan. Cahayanya melesat, membias di jalanan dan dinding bagunan yang mendadak berubah bagai tarian. Puluhan warga Mandailing Natal (Madina) dengan batik khas bangsa Mandailing tampak berbaris menanti kedatangan tamu istimewa Gubernur Gatot Pujo Nugroho.

Lima dayang dari Pantai Barat Natal dengan pakaian khas Pasumandan Natal juga turut dalam barisan. Diiringi musik gordang 2, Mangaraja Gomgom Nauli Lubis (gelar Gatot di Madina) yang datang dengan payung khas raja, namora natoras disambut hangat oleh petua adat. Dengan pakaian khas pengantin pria Natal, Gatot bersama mantan Sekjen Depkeu, Mulia P Nasution menaiki pelaminan Mandailing kemudian pelaminan Natal. Kedua adat Mandailing dan Natal berbeda tapi menjadi satu. Lagu Onang-onang dan lagu selamat datang ikut meramaikan suasana.

Sebelum PRSU dibuka dan setelah upacara adat dilaksanakan, ketua panitia Drs Taufik M Lubis menyampaikan apresiasinya terhadap Madina yang menjadi tuan rumah PRSU ke 43. “Saya sanngat berterimakasih dengan Masyarakat Madina dengan kebudayaan pantai barat natal yang mempesona dan budaya khas lainnya, PRSU kembali remaja dan semarak dan ini didukung oleh motivasi yang digerakkan oleh Gubernur,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bila tahun ini, ada empat Kabupaten dan satu kota yang tidak ikut dalam kegiatan. “Diantaranya Kabupaten Karo, Kabupaten Nias Selatan, kabupaten Nias Barat, Kabupaten Pak-Pak dan kota Gunung Sitoli,” ujarnya sembari menjambarkan seluruh rangkaian acara yang akan berlangsung selama 33 hari di PRSU.

Sementara itu, Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyampaikan Madina sangat beruntung mendapat kesempatan menjadi tuan rumah. Ia juga menyampaikan meskipun Mandailing dan Natal adalah 2 adat yang berbeda, tetapi tidak menjadikan mereka terpecah belah. Bahkan bila pihaknya mendapatkan satu kesempatan lagi, ia juga akan menampilkan 1 lagi adat atau suku yang ada di Madina, yakni Tanah Kubu, Muara Siponge untuk menampilkan budayanya.

“Ini menandakan bila Madina tidak membeda-bedakan satu sama lain, tahun depan bila ada kesempatan kami akan menampilkan 1 suku yang juga ada di Madina,” katanya.

Pembukaan pun kembali dilanjutkan oleh Gubernur, sebelum membuka PRSU, ia juga mengucapkan ucapan terimakasihnya terhadap partisipasi dan kreasi yang disumbangkan pemerintah daerah dan masyarakt Madina dalam penyelenggaraan PRSU ke 43. “Nuansa baru dan kesemarakan ini memperkuat kayakinan kita untuk menjadikan PRSU ini masa depan Sumut,” ujarnya.

Lanjutnya, PRSU diharapkan dapat memperkuat daya saing dalam upaya meningkatkan produktifitas yang pada gilirannya akan menaikkan standart hidup masyarakat. “Saya tunggu inovasi baru dari ketua yayasan. Jangan hanya momen ini saja, namun ada yang lain. Jember punya carnaval, Solopunya batik carnival, kita juga harus ada karena Sumut tidak kalah keanekaragaman budayanya dengan daerah-daerah tersebut,” katanya.

Gatot juga berharap, sejarah Madina dapat dijadikan sebuah film. “Madina ternyata bila dilihat dari sisi aspek kesejarahan sangat tinggi. Pahlawan Nasional, Multatuli pernah bertugas di Madina untuk memungut pajak atas perintah Belanda dan akhirnya ia mencintai wanita Madina dan cerita ini sangat elok bila dijadikan sebuah film agar mengangkat Madina dalam kanca nasional,” harap Gatot disertai tepuk tangan.

“Semoga PRSU ini menjadi media kaloborasi antar etnis budaya yang ada di sumut,” katanya.

Ia pun langsung membuka PRSU ke 43 didampingi oleh beberapa penjabat Provsu dan jajaran pemerintah Madina.

Kegiatan akhirnya dilanjutkan dengan hiburan atraksi pesta Panen Raya dari putra-putri Madina. Dengan menceritakan seorang anak yang dibuai-buai oleh nasehat orangtua yang kemudian didengarkan dan membawanya menjadi anak yang baik dan dengan buaian atau nasehat tersebut akhirnya ia berhasil mempergunakan tanah kelahirannya dengan sebaik mungkin hingga menghasilkan dan dia mengundang bebagai suku untuk ikut melakukan panen raya.

Plt Gubernur Madina juga memberikan bidu atau cinderamata khas adat Madina kepada jajaran pemerintah provinsi Sumut da seluruh Muspida juga seluruh Walikota yang hadir. (metro)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aswin Parinduri Mendaftar di Gerindra

    Aswin Parinduri Mendaftar di Gerindra

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, H. Aswin Parinduri mendaftar ke DPC Partai Gerindra, di Panyabungan, Jum’at (8/11/2019). Aswin Parinduri yang juga Ketua DPD Partai Golkar Madina ini datang ke Partai Gerindra didampingi Sekretaris DPD Golkar Madina, Erwin Nasution dan pengurus Golkar Madina lainnya. Rombongan Aswin Parinduri di terima langsung Ketua DPC […]

  • DPRD Akan Panggil Paksa Jika PTPSU Tak Hadir

    DPRD Akan Panggil Paksa Jika PTPSU Tak Hadir

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ‎ PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi II DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sudah mengagendakan kembali rapat kerja dengan manajemen PT Perkebunan Sumatera Utara (PTPSU) pada Senin lusa (16/11). “Kita akan melakukan pemanggilan paksa, jika perusahaan milik pemerintah Provinsi Sumut itu tetap saja membandel dan tidak mau menghadiri panggilan kedua yang dilayangkan DPRD Madina,” kata Teguh […]

  • Ratusan Proyek 2016 Berpotensi Langgar Perpres No. 70 Tahun 2012

    Ratusan Proyek 2016 Berpotensi Langgar Perpres No. 70 Tahun 2012

    • calendar_month Sabtu, 7 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Aliansi Rakyat Peduli Madina (ARPM) menemukan ratusan proyek APBD Tahun 2016 di Mandailing Natal tidak jelas nama paket atau lokasi pekerjaannya. “Nilai pekerjaannya hampir Rp50 miliar,” kata Kholik Lubis, Litbang ARPM yang dilansir di akun facebook ARPM, Sabtu (7/5/2016). Sesuai Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012, proyek tersebut tidak cacat hukum […]

  • Monumen Jenderal Abdul Haris Nasution Lebih Pas di Mandailing Julu

    Monumen Jenderal Abdul Haris Nasution Lebih Pas di Mandailing Julu

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah tokoh Madina meminta agar pembangunan monumen Jenderal Abdul Haris Nasution berlokasi di Mandailing Julu, bukan di Panyabungan. Pilihan Mandailing Julu sebagai lokasi monument berpijak pada sejarah kelahiran sang jenderal, karena Ulu Pungkut Jae yang berada di kawasan Mandailing Julu merupakan kampung halaman Jenderal Abdul Haris Nasution. Hal itu disampikan para […]

  • Anggaran Puluhan Miliar, Mimpi RSUD Panyabungan Jadi RS Rujukan Dipertanyakan

    Anggaran Puluhan Miliar, Mimpi RSUD Panyabungan Jadi RS Rujukan Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN | Mandailing Online – RSUD Panyabungan menganggarkan Rp15,92 miliar dari dana BLUD 2026 untuk obat, bahan medis habis pakai, dan kimia. Tapi di saat bersamaan, pengelolaan sampah rumah sakit itu amburadul. TPS jorok, limbah medis meluber, dinding kotor bekas tangan. Kondisi ini kontras dengan ambisi RSUD Panyabungan jadi rumah sakit rujukan regional Madina. Sebab […]

  • DLH Madina Sosialisasi Dampak Pencemaran Lingkungan dan Kebersihan Sungai Aek Mata

    DLH Madina Sosialisasi Dampak Pencemaran Lingkungan dan Kebersihan Sungai Aek Mata

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA : Mandailing Online : Kebersihan sungai pada prinsipnya bukan hanya tanggung jawab Pemerintah, akan tetapi seluruh elemen masyarakat mempunyai komitmen terkait hal kebersihan dan menjaga alam di Madina. Hal ini dikatakan Khairul selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Pemkab Madina) saat sosialisasi dengan tema pemulihan kebersihan pencemaran dan kerusakan lingkungan […]

expand_less