Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Ekonom Faisal Basri: Percepatan Pembangunan Madina Harus Melalui FGD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 28 Feb 2023
  • print Cetak

Faisal Basri

JAKARTA (Mandailing Online) –  Ekonom Faisal Basri menyebut sejumlah gagasan para tokoh Madina secara grafik sudah lengkap dalam skema percepatan pembangunan Mandailing Natal (Madina), Sumut.

Poin-poin gagasan antara lain persoalan ekonomi, infrastruktur, pendidikan, perkebunan, pertanian, transportasi dan perkotaan.

Hanya saja, seluruh proposal itu harus ditindaklanjuti dengan membentuk Forum Group Discussion (FGD).

“Ini tidak mungkin bisa kita tuntaskan melalui pertemuan malam. Harus dibuat FGD,” ujar ekonom dari Universitas Indonesia itu.

Itu dikatakan pria asal Kayulaut, Panyabungan Selatan, Madina itu pada  dialog percepatan pembangunan Madina di Hotel Borobudur Jakarta, Senin malam (27/02/2023).

Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Madina Ja’far Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dialog juga dihadiri Todung Mulya Lubis yang didapuk sebagai Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D).

Sejumlah tokoh masyarakat asal Kabupaten Madina menghadari acara dialog.

Selain mantan Duta Besar RI untuk Norwegia itu, hadir pula mantan Menteri  Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, mantam Dirjen Keuangan Kemenkeu Mulia P. Nasution, dan sejumlah tokoh Madina seperti Komjen (Purn) Polri Saud Usman Nasution, M. Azhar Lubis, Saipullah Nasution, Mansyur Nasution, dan Mayjen TNI (Purn) A.A. Nasution.

Di kesempatan itu, Bupati Madina Ja’far Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution menyerahkan sejumlah proposal proyek akan dibiayai oleh APBN sampai dengan tahun 2025 senilai Rp 1,6 triliun dan Usulan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan dibiayai oleh APBN, swasta dan KPBU, yaitu Panyabungan Smart City, Kawasan Industri Batahan, PLTA Batang Gadis dan jalur kereta api Labusel, Tapsel, Madina hingga Pariaman, Sumatera Barat.

Sukhairi juga menyampaikan realitas ruang fiskal dalam APBD Madina yang sangat terbatas. Sementara kebutuhan anggaran untuk mencapai visi misi yang tertuang dalam RPJMD Madina 2021-2026 sangat besar sehingga perlu mencari sumber-sumber pembiayaan baru, baik berupa peningkatan porsi dari APBN, investasi swasta, KPBU dan pembiayaan perbankan.

Sebelumnya, dalam paparannya, Darmin Nasution mempertanyakan keserisuan Pemkab Madina terkait keinginan bersama untuk mempercepat pembangunan di Madina.

“Kalau memang serius untuk mempercepat pembangunan daerah Madina, ayo. Tapi kalau enggak mau bagaimana?” ucap Darmin.

Darmin kembali mengingatkan sejumlah program Pemkab Madina yang sebelumnya ikut diperjuangkan tokoh-tokoh Madina di Jakarta, seperti pembukaan hutan sosial, pembangunan bandar udara, dan rencana peningkatan status Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Madina.

“Dulu kita sudah sama-sama memperjuangkan hutan sosial. Di daerah Pagur itu cocok kita tanam kopi. Saya kira itu bisa menghapus tanaman ganja yang banyak ditemukan di sana,” tegas Darmin.

Hal senada juga disampaikan Saud Usman. Ia kembali mengingatkan pentingnya percepatan pembangunan Bandara Bukit Malintang.

“Dulu Pak Jonan (mantan Menteri Perhubungan bilang sama kita 2022 selesai, sekarang sudah 2023 belum juga,” ujar Saud Usman.

Ia juga meminta Pemkab Madina serius dalam membangun stadion di Kecamatan Siabu. “Saya tetap komit, saya hibahkan 3 hektar tanah untuk bangun stadion,” ucap mantan Kabareskrim Polri itu.

Ja’far Sukhairi Nasution mengaku sangat berterimakasih atas ide sinergitas dan kolaborasi para tokoh tersebut untuk mempercepat pembangunan di Madina.

Ia berjanji akan mengundang mereka  ke Madina untuk menindaklanjuti  pembentukan FGD.

“Kami siap berkolaborasi dengan semua pihak. Akan kami undang para tokoh ke Madina sekaligus halal bi halal setelah lebaran,” ucap Sukhairi di dampingi Atika.

Sumber: Keadilan/Darman Tanjung

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Madina Tidak Berwenang Membentuk TPS Khusus

    KPU Madina Tidak Berwenang Membentuk TPS Khusus

    • calendar_month Senin, 7 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua KPU Mandailing Natal, Agus Salam Nasution menegaskan, KPU Madina tidak berwenang dan tidak dapat membentuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus bagi warga binaan yang berada di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kotanopan. Hal itu disampaikannya untuk menyahuti permintaan Kepala Cabang Rutan Kotanopan perihal permohonan pengadaan TPS khusus di Cabang Rutan Kotanopan. […]

  • Bahasa Mandailing, Sastra Klasik Hingga Masa Kolonial (bagian 2)

    Bahasa Mandailing, Sastra Klasik Hingga Masa Kolonial (bagian 2)

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sastra Klasik Seni sastra Mandailing ditularkan melalui tradisi yang khas, misalnya melalui medium berikut: [4] 1. Marturi.  Tradisi bercerita dalam konteks sosial Mandailing yang dilakukan secara verbal. Cerita ditularkan secara turun-temurun. Plot menggunakan alur maju dan banyak memuat ajaran tentang budi pekerti. 2. Ende Ungut-ungut dibedakan atas temanya. Ende merupakan ungkapan hati, ekspresi kesedihan karena […]

  • Batang Natal dan Ulu Pungkut Juga Harus Direnegosiasi

    Batang Natal dan Ulu Pungkut Juga Harus Direnegosiasi

    • calendar_month Selasa, 9 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution menyatakan bahwa kawasan Batang Natal dan Ulu Pungkut juga perlu dimasukkan dalam daftar renegosiasi kontrak karya PT.Sorikmas Mining. Itu dikatakan Dahlan Hasan pada rapat dengar pendapat di DPRD Madina, Selasa (9/4/2013) membahas tuntutan warga Kecamatan Naga Juang yang menginginkan kawasan bukit Sambung dikeluarkan dari kontrak […]

  • Jangan Biarkan Illegal Logging dan Togel Marak di Madina

    Jangan Biarkan Illegal Logging dan Togel Marak di Madina

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Portibi DNP) : Dugaan aktifitas praktik perambahan hutan secara liar di sejumlah kawasan hutan di Kecamatan Batang Natal dan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal, diminta jangan dibiarkan. Oleh karena itu Kepala Kepolisian Daerah (Kapoldasu), Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro diminta turun tangan terhadap praktik ilegal tersebut. Apalagi, menurut informasi diterima, perambahan hutan secara liar […]

  • Solusi Memberantas Kasus Perundungan di Kalangan Pelajar

    Solusi Memberantas Kasus Perundungan di Kalangan Pelajar

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nurmala Sari, S.Pd Aktivis Dakwah tinggal di Tarutung, Sumut Tiada hari tanpa adanya masalah. Kejahatan yang terus menjelma di sistem kehidupan hari ini. Masalah yang terjadi bukan hanya menimpa masyarakat, tetapi juga merambah ke kalangan anak-anak termasuk pelajar. Permasalahan yang paling banyak terjadi dan terus meningkat yakni tentang perundungan (bullying) terhadap sesama pelajar, […]

  • BISNIS KRIPIK SINGKONG BANJARKOBUN DARI PINGGIR JALAN (Bagian 1)

    BISNIS KRIPIK SINGKONG BANJARKOBUN DARI PINGGIR JALAN (Bagian 1)

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Cara Membaca dan Mengisi Celah Ekonomi Mikro di Madina Di Mandailing Natal, usaha kecil sebenarnya tidak pernah benar-benar mati. Bisnis ini hanya bergerak pelan. Kadang nyaris tak terlihat. Kadang muncul sebentar lalu tenggelam lagi. Di sudut pasar tradisional, di dapur rumah-rumah kecil, di warung kopi pinggir jalan, di lorong […]

expand_less