Jumat, 23 Okt 2026
light_mode

Lira Medan Minta Penegak Hukum Usut Pembangunan CBD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
  • print Cetak


Medan,

Central Business District (CBD) dibangun di lahan eks Lapangan Golf Polonia, Medan. Saat ini pengerjaannya sedang berlangsung. Namun pembangunan CBD menuai protes dari masyarakat setempat dan yang lainnya karena dinilai merusak lingkungan.

Pembangunan CBD juga dianggap mengganggu keamanan dan kenyamanan aktivitas Bandara Polonia. Pasalnya, jarak proyek CBD hanya 150 meter dari landasan pacu dari yang seharusnya 300 meter.

Selain itu, bangunan dengan fasilitas hotel yang akan melebihi ketinggian 14 meter. Hal itu melanggar ketentuan Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP).

Apalagi CBD Polonia belum membayar BPHTB sebesar Rp40 miliar atas peralihan lahan sehingga kuat dugaan pembangunan CBD sarat “permainan”.

Untuk itu diminta kepada aparat penegak hukum mengusut pembangunan CBD Polonia, karena dinilai hanya menguntungkan berbagai pihak dan merugikan orang banyak termasuk penerbangan.

Desakan tersebut disampaikan Walikota Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Medan Ferdinand Ghodang di Medan, Kamis (10/03/2011).

Menurutnya, sesuai hasil investigas Intelijen Lira Medan, banyak keganjilan dalam pembangunan tersebut, seperti merusak lingkungan, karena resapan air sudah berkurang sehingga dikhawatirkan nantinya Bandara Polonia bisa kebanjiran.

“Apalagi kita ketahui BPHTB belum dibayar kepada Pemko Medan, sehingga sudah jelas melanggar kewajiban sebagai wajib pajak. Untuk itu, kita juga meminta kepada Walikota Medan Rahudman Harahap agar berani menindak bawahannya yang bermain terkait izin bangunan dan lain sebagainya,” tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Walikota Medan Dzulmi Eldin mengatakan, syarat pendirian CBD Polonia sudah lengkap, terutama Amdalnya, sehingga tidak ada yang harus dipermasalahkan karena sudah dikaji tim pengkaji Amdal Kota Medan.

“Pembangunan CBD Polonia Medan dalam pelaksanaannya mengikuti prinsip-prinsip pengelolaan lingkungan hidup yang benar dan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada,” ujarnya.

Masalah ketinggian gedung pertokoan, sudah mengikuti teknis ketinggian bangunan yang telah ditetapkan. Begitu juga masalah peruntukan lahan sudah sesuai dengan Rancangan Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Medan Polonia untuk perdagangan dan direncanakan 7,56 persen dari luas total lahan proyek itu untuk pertokoan dan pasar swalayan.

Pembangunan rumah toko (Ruko) ini diharapkan dapat memicu awal pengembangan kawasan tersebut menjadi salah satu pusat perdagangan dan komersial baru di Kota Medan, katanya. (BS-024)
sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apresiasi Janji Kadisdik Revitalisasi SDN 099, Ketua Komisi I: Semoga Terealisasi Secepatnya

    Apresiasi Janji Kadisdik Revitalisasi SDN 099, Ketua Komisi I: Semoga Terealisasi Secepatnya

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Langkah Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Mandailing Natal (Madina) Arbiuddin Harahap meninjau dan berjanji memperjuangkan revitalisasi gedung SDN 099 Proyek Batang Gadis di Desa Sipapaga mendapat apresiasi dari Ketua Komisi I DPRD Madina Zubaidah Nasution. Apresiasi itu disampaikan ketika dihubungi Mandailing Online di ruang Fraksi Partai Golkar DPRD Madina pada […]

  • TP PKK Salah Satu Pilar Pembangunan Daerah

    TP PKK Salah Satu Pilar Pembangunan Daerah

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) merupakan salah satu pilar kokoh pembangunan daerah. Itu diungkapkan Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut Saipullah Nasution dalam pidato yang dibacakan Sekretaris Daerah Madina Alamulhaq Daulay dalam acara Supervisi Desa Pelaksana Tertib Administrasi PKK, PAAR, UP2K, Hatinya PKK, IVA Test, dan PTP2WKSS di aula […]

  • Bupati Madina Segera Disidang di Medan

    Bupati Madina Segera Disidang di Medan

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Berkas perkara Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara, Hidayat Batubara, dalam waktu dekat ini akan segera dilimpahkan ke pengadilan tindak pidana korupsi. Hidayat Batubara bakal disidangkan di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Medan, Sumut. “Disidang di Medan dan kami segera memberikan surat rekomendasi kepada Mendagri Gamawan Fauzi untuk menonaktifkan Bupati Mandailing Natal,” kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan […]

  • Ditemukan Lagi Ladang Ganja

    Ditemukan Lagi Ladang Ganja

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Madina untuk ke sekian kalinya berhasil memusnahkan ladang ganja. Kemarin, sekitar 600 batang ganja siap panen dari ladang seluas dua hektare di gunung Desa Huta Tinggi, Panyabungan Timur, yang dimusnahkan. Selain itu, pihaknya juga mengamankan ganja kering siap edar sebanyak 100 kilogram. Hujan yang mengguyur Rabu (14/9) dini hari, tidak menyurutkan langkah 150 personel gabungan […]

  • Guru bukan lagi panggilan jiwa

    Guru bukan lagi panggilan jiwa

    • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Guru di Sumatera Utara masih banyak yang menjadikan prefesi gurunya hanya sebagai pekerjaan biasa yang tidak berdasarkan panggilan jiwa untuk memberikan pengetahuan kepada siswa. “Menurut saya masih banyak guru di Sumut bukan berdasarkan panggilan jiwa,” kata Rektor UISU kampus Al-Munawwarah, Zulkarnain Lubis kepada Wasada Online, hari ini. Dia menilai guru yang mengajar […]

  • Mendagri: Pemilukada Aceh Harus Khusus Rumah Balon Bupati Diberondong Peluru

    Mendagri: Pemilukada Aceh Harus Khusus Rumah Balon Bupati Diberondong Peluru

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LHOKSEUMAWE-Jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) sebulan lagi, situasi di Aceh terus memanas. Usai penembakan para pekerja perkebunan di berbagai lokasi dan penggergajian tower PLN, terbaru rumah pribadi milik seorang bakal calon bupati (cabup) diberondong tembakan senjata api dan dibom molotov. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi pun bersikap: harus ada perlakuan khusus terhadap Pemilukada di […]

expand_less