Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

PGRI Keluhkan Belum Meratanya Penyebaran Guru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
  • print Cetak


MEDAN
Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia Dr Sulistyo M.Pd mengatakan, penyebaran guru sampai saat ini masih belum merata terutama di daerah pedalaman, sehingga berdampak pada pemerataan kualitas pendidikan.

“Memang kalau di perkotaan ataupun daerah padat, hal itu tidak terjadi. Tapi di pedesaan, pedalaman, daerah pinggiran hutan, dan pegunungan kenyataan kekurangan guru itu sangat terasa,” katanya di Medan, Jumat, 25 Maret 2011.

Bahkan, lanjutnya, temuan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) secara langsung di beberapa daerah, masih dijumpai sekolah yang hanya memiliki tiga guru di satu sekolah. Dengan demikian praktis kegiatan belajar mengajar tidak dapat berjalan seperti yang diharapkan.

Berbicara pada seminar nasional “Pengembangan Profesionalisme Guru” yang dilaksanakan Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Swasta Indonesia (ALPTKSI) Wilayah I Sumut-NAD, ia mengatakan, oleh karena itu pemerintah harus bersinergi dan melibatkan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dalam mengupayakan pemerataan guru.

Terutama PTS yang memiliki program studi pendidikan keguruan maupun lembaga pelatihan guru, agar persoalan itu dapat segera dientaskan. Saat ini jumlah PTN yang memiliki prodi pendidikan sekitar 33 unit, sedangkan jumlah PTS sebanyak 342 unit.

“Kehadiran ALPTKSI Wilayah I ini, diharapkan dapat melahirkan guru-guru berkualitas, sehingga akan menjawab persoalan sebaran guru yang masih belum merata itu,” kata Sulistyo yang juga Ketua Umum ALPTKSI Pusat ini.

Ia mengatakan, Mendiknas juga pernah mengungkapkan bahwa terjadi kelebihan guru sebanyak 500 ribu orang. Tapi kondisi itu hanya terjadi di daerah perkotaan saja, sedangkan di daerah terpencil, pedalaman, pegunungan, pedesaan justru sebaliknya.

Sekretaris ALPTKSI, Drs Sofyan Anif, dalam kesempatan yang sama mengatakan, meski jumlah guru sangat besar yakni 2.791.204 orang tapi penyebarannya kurang merata. Selain itu sampai saat ini masih banyak guru dengan berkompetensi rendah.

“Salah satu penyebabnya adalah belum semua guru yang mendapatkan peningkatan kompetensi dan desentralisasi pengelolaan guru. Oleh karena itu pembinaan dan pengembangan profesi guru menjadi pilihan terbaik, sehingga akan meningkatkan kualifikasi akademik, meningkatkan kompetensi serta peningkatan kesejahteraan guru,” katanya.(an)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Air PDAM Tirta Madina Keruh, Warga Mengeluh

    Air PDAM Tirta Madina Keruh, Warga Mengeluh

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sudah sepekan terakhir air bersih yang disalurkan PDAM Tirta Madina setiap pagi keruh, akibatnya konsumen di kota Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) mengeluh. “Setiap pagi kita selalu kesulitan untuk mempergunakan air yang bersumber dari PDAM Tirta Madina karena kondisi airnya keruh,” ungkap Zulham (45) salah seorang pelanggan PDAM Tirta Madina, Jum’at (13/6/2014) […]

  • Uning-uningan ni Ompunta (2-selesai)

    Uning-uningan ni Ompunta (2-selesai)

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution Alat musikal ini disebut juga uyup-uyup yang terbuat dari selembar bulung tarutung bolanda (daun pohon sirsak) atau terbuat dari sepotong bulung pisang (daun pohon pisang) yang digulung membentuk kerucut, lalu dimasukkan ke dalam mulut untuk ditiup dengan cara dan teknik tertentu. Di samping itu, adakalanya sang kakak (perempuan) menyanyikan nina bobok bue-bue […]

  • Konfercab NU 7 November

    Konfercab NU 7 November

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (NU) ke-3 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang semula direncanakan digelar Sabtu (30/10) diundur menjadi Minggu (7/11). “Pengunduran konfercab disebabkan karena belum maksimalnya persiapan pelaksanaan konfercab untuk memilih dan menentukan pimpinan organisasi Islam terbesar di Kabupaten Madina ini,” kata Wakil Ketua Panitia Pelaksana Konfercab NU ke-3 Madina, Syamsul Bahri Lubis SAg, […]

  • Dicari, Calon Kapolri Tak Korupsi

    Dicari, Calon Kapolri Tak Korupsi

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sosok jenderal yang dicalonkan adalah yang tak terlibat pelanggaran HAM, korupsi, patuh membayar pajak, dan bisa menjalin kerjasama dengan lembaga terkait. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau Museum Polri dalam acara perayaan ulang tahun Bhayangkara (HUT Polri) ke-63, di Markas Besar Polri, Jakarta, 1 Juli 2009. [TEMPO/ Panca Syurkani] Masa jabatan Jenderal Bambang Hendarso Danuri tinggal […]

  • Peneliti: kerangka Raja Richard III ditemukan di lahan parkir

    Peneliti: kerangka Raja Richard III ditemukan di lahan parkir

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Leicester, Inggris, (MO) – Peneliti Inggris pada Senin memastikan bahwa kerangka dengan tengkorak terbelah dan tulang belakang melengkung, yang digali dari lahan parkir mobil, adalah Raja Richard III. Temuan itu memecahkan misteri 500 tahun tentang tempat peristirahatan terakhir Raja Inggris terakhir itu, yang tewas dalam pertempuran, lapor Reuters. Richard III, yang digambarkan William Shakespeare sebagai […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 15)

    MARSIDAO-DAO (episode 15)

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Dung sidung mangan, na juguk dursat doma si Pikek dohot Si Poso i sopo i. Ro ni udan rimbus-rimbus mambaen saba na dao i tarida so tarida. Dua halak tarida mardalan muli i gadu saba an maniop bulung pisang panyanggop ni ulu so ulang litak tarudan. “Parjolo ma ami […]

expand_less