Kamis, 30 Apr 2026
light_mode

Wabah Diare Landa Desa Huta Tinggi, 2 Warga Meninggal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Dalam seminggu terakhir, dua orang warga Desa Huta Tinggi, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meninggal dunia akibat diserang penyakit diare. Dugaan sementara, penyakit diare itu bersumber dari jajanan anak.

Hingga Sabtu (26/03/2011), warga Huta Tinggi masih banyak mendatangi posko kesehatan di desa tersebut. Untuk mencegah sekaligus mengendalikan penyakit yang mematikan ini tidak menular, posko kesehatan terus membagikan obat penangkal kepada masyarakat.

Salah seorang pasien yang terserang penyakit diare, Husein (3t), terpaksa dilarikan oleh orang tuanya ke posko kesehatan di desa tersebut, karena anaknya yang masih balita ini selalu buang air besar berbentuk cairan.

Ibu korban sangat khawatirkan anaknya tersebut terkena wabah diare, penyakit menakutkan yang sedang menyerang desa mereka. Beruntung kondisi Husein belum parah sehingga masih bisa berobat jalan.

Informasi yang diperoleh wartawan, dalam satu minggu terakhir, akibat wabah diare di Huta Tinggi, sedikitnya ada 54 orang warga yang telah menjadi korban dan dua orang diantaranya meninggal dunia karena tidak bisa diselamatkan.

kedua orang korban tersebut adalah Zubaidah (11) dan Fadillah (8) yang keduanya masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

Kadis Kesehatan Pemkab Madina Sakdiah melalui Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Rusdi Nasution saat dikonfirmasi wartawan mengatakan kejadian ini tergolong kejadian luar biasa (KLB) karena sebelumnya kejadian seperti ini tidak pernah terjadi di Madina.

Menurut Rusdi, korban meninggal akibat diare diduga akibat terlambat ditangani oleh tim medis, sehingga korban sempat kehabisan cairan ditubuhnya.

Masih kata Rusdi, untuk menanggulangi masalah penyakit diare ini, pihaknya langsung melakukan sosialisasi dan membagikan obat pencegah diare kepada 1.200 warga yang berada di radius satu kilo meter dari pusat desa.

“Sejauh ini, langkah ini menurut kami sangat efektif untuk mengendalikan penularan di desa ini. Dari pantauan kami warga yang berobat sudah jauh berkurang dan kondisinya menurut analisi kami dari Dinas Kesehatan sudah tidak terlalu parah. Dugaan sementara, penyebab penyakit diare akibat anak-anak jajan sembarangan kemudian menular karena warga di Desa Huta Tinggi ini masih banyak yang menggunakan sungai untuk keperluan MCK,” ujar Rusdi.

Rusdi menambahkan, meski demikian, Dinas Kesehatan Pemkab Madina akan meminta Bapedalda untuk melakukan pemeriksaan kesehatan air yang ada di Desa Huta Tinggi, karena selain sungai, warga juga menggunakan air pancuran. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Islamisasi Nusantara (Indonesia) atau Nusantaraisasi (Meng-Indonesiakan) Islam?

    Islamisasi Nusantara (Indonesia) atau Nusantaraisasi (Meng-Indonesiakan) Islam?

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Janggal! Ahistoris! Tanpa bukti dalil! Itulah sederetan kata yang tepat disematkan untuk pernyataan salah satu menteri yang menjabat saat ini. Karena mengeluarkan pernyataan yang mengundang bingung publik dan juga sempat viral belum lama ini. Sebagai seorang pejabat bahkan dianggap punya kapasitas intelektual secara keilmuan tentu setiap ucapannya […]

  • Warga Panyabungan Keluhkan Sampah

    Warga Panyabungan Keluhkan Sampah

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Foto tumpukan sampah di perempatan Pasar Jongjong Panyabungan PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Kebersihan Pertamanan Mandailing Natal (Madina) dimintameningkatkan sinergi penanaganan sampah di kota Panyabungan. Pasalnya banyak titik pembuangan sampah lama diangkut menyebabkan tumpkan sampah menggunung. Warga Panyabungan pun akhirnya mengeluh, selain sangat mengganggu pemandangan dan lingkungan yang ada disekitarnya juga menimbulkan bau busuk. Pantauan […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi I) Hari : Jumat, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 12 desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000332 ELIDA SAULATIYAH 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 […]

  • Mandailing di Kaki Perbukitan

    Mandailing di Kaki Perbukitan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        LEMBAH MANDAILING – Gumpalan awan mulai bergerak dari arah kawasan Putusan menuju lembah Mandailing. Tanah Mandailing berada di lembah sistem Bukit Barisan pulau Sumatera. Mozaik dan liukan-liukan perbukitan nan indah menjadikan tanah Mandailing sangat eksotis. Peliput: Holik Nasution / Editor: Dahlan Batubara

  • Sumut resah isu penculikan anak

    Sumut resah isu penculikan anak

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Sepekan terakhir ini, isu penculikan anak yang disebarkan melalui pesan singkat (SMS) meresahkan warga Sumatera Utara, khususnya Medan. Pasalnya, ada sekelompok orang jahat khusus melakukan aksi penculikan terhadap anak untuk diambil organ tubuh mereka, seperti ginjal, jantung mata dan hati. SMS yang menyebar ke warga isinya, “Polsek atau Polres Madina memohon maaf untuk […]

  • Atika Minta BKKBN Sumut Koreksi Data Stunting di Madina

    Atika Minta BKKBN Sumut Koreksi Data Stunting di Madina

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution BKKBN Provinsi Sumut mengoreksi data BKKBN tentang Stunting di Mandailing Natal (Madina). Permintaan itu disampaikan Atika dalam pertemuan Rembuk Stunting di aula kantor bupati Madina, Selasa (19/4/2022). Rembuk itu dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut, Muhammad Irzal; Asisten II Setdakab Madina Erman Gaffar; Asisten […]

expand_less