Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Aneh, Pemkab Madina Tidak Miliki Dokumen Forensik Kebakaran Pasar Baru 5 Tahun Lalu

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
  • print Cetak

Dokumen istimewa Kebakaran Pasar Baru Panyabunga

PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Aneh, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) ternyata tidak memiliki dokumen hasil Forensik Kepolisian terkait kebakaran yang melanda pusat pasar baru panyabungan yang terjadi 16 Juni 2018 lalu apakah pasar tersebut dibakar atau terbakar. Hal ini diakui Kepala Dinas Perdagangan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Parlin Lubis saat dikonfirmasi Selasa 22/5) 2024 lewat pesan singkat WhatsApp.

“Kata teman teman tidak ada, ” Jawab Parlin Lubis. Lantas Mandailing Online mempertegas pertanyaan kembali apakah Pemerintah Daerah tidak memiliki dokumen hasil forensik kepolisian itu. Parlin Lubis pun langsung menjawab dengan ” Olo ” atau diartikan ia.

Diketahui, Pemerintah Daerah memang tidak pernah mengumumkan ke halayak dan pedagang terkait penyebab pasar baru panyabungan kebakaran. Sampai hari ini tidak diketahui pasti apakah pasar itu terbakar atau dibakar karena tidak adanya kejelasan hasil forensik kepolisian.

Dampak yang ditimbulkan akibat tidak adanya ditangan Pemerintah Daerah hasil Forensik Kepolisian itupun saat ini dirasakan oleh pedagang. Disaat pasar yang terbakar dibangun kembali, muncul aturan Pemerintah bagi pedagang yang masih memiliki tunggakan pembayaran terhadap pasar Exs terbakar, untuk segera dilunasi.

Pasar Baru Panyabungan selesai di bangun pasca Kebakaran ( nap )

Pedagang lewat pernyataan resmi Kepala Dinas Perdagangan Parlin Lubis seperti dikutip Mandailing Online dari laman berita bulat. co. id edisi 6 Mei 2024 menyebutkan pedagang pasar baru segera melunasi hutang senilai Rp. 3,9 miliar. Menurut Parlin Lubis hutang tersebut merupakan akumulasi cicilan dari pedagang sejak pasar baru yang terbakar berdiri.

Parlin Lubis dalam berita itu mengaku, hutang tersebut terus menjadi catatan dalam laporan keuangan Pemkab Madina.

Ada dugaan kuat, selain tidak memiliki dokumen hasil Forensik Kepolisian, Pemda Madina juga tidak membuat Peraturan Daerah terkait kebakaran pasar baru panyabungan tersebut. Sehingga cicilan hutang pedagang terhadap cicilan kios tetap jadi catatan dalam laporan keuangan Pemkab Madina.

Selain itu, pedagang juga merasa keberatan, sebab pedagang di minta melunasi hutang tersebut meskipun pasar sudah kebakaran.

” Kami pedagang meminta agar hutang itu di nolkan, karena pasarnya kan sudah kebakaran, ” Jelas seorang pedagang saat ditanyai

Merka juga mengakui adanya hutang tersebut. Namun terjadinya hutang akibat tidak adanya ketegasan Dinas Pasar saat itu terhadap penempatan pedagang sehingga berdampak pada penjualan pedagang.

Diketahui, saat ini Dinas Perdagangan sedang mempersiapkan pemindahan pedagang korban kebakaran yang saat ini masih menempati pasar sementara. Sejumlah aturan penempatan sudah disosialisasikan ke pedagang termasuk masalah sewa tempat. Pedagang kain khusus nya mengaku belum menerima keputusan pemerintah terhadap ketentuan harga pemerintah terhadap sewa tempat tersebut karena Pemerintah tidak pernah turun ke pedagang dan membicarakan nya (***)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prodi Gagal Akreditasi Dibubarkan, Dilarang Terima Mahasiswa Baru

    Prodi Gagal Akreditasi Dibubarkan, Dilarang Terima Mahasiswa Baru

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) Muhammad Nasir merespon banyaknya program studi (prodi) kampus negeri yang tidak lulus akreditasi. Dia mengatakan, prodi-prodi itu dilarang menerima mahasiswa baru. Nasir menuturkan pengelola PTN harus fair terhadap penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ketika hasil penilaian BAN-PT menetapkan ada prodi yang tidak lulus […]

  • Defisit APBD Madina Masih Gelap, DPRD Jangan Cuma Gonggong

    Defisit APBD Madina Masih Gelap, DPRD Jangan Cuma Gonggong

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Kasus defisit APBD Kabupaten Mandailing Natal belum tentu ujung pangkalnya. Janji DPRD Madina untuk membentuk tim investigasi hanya gong-gongan semata. Nyatanya, sampai detik ini belum ada tindakan apapun terkait penelusuran kasus defisit anggaran ini. Pengurus Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara, Iswadi Batubara kepada Berita Rabu (8/12) kemarin mengatakan kekecewaannya terhadap kinerja […]

  • Bupati Tegaskan Seluruh Wilayah di Madina Setara, Tak Ada yang Dibedakan

    Bupati Tegaskan Seluruh Wilayah di Madina Setara, Tak Ada yang Dibedakan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menegaskan bahwasanya seluruh wilayah di kabupaten ini setara kedudukannya alias tidak ada yang dikucilkan oleh pemerintah daerah. Bupati tidak ingin siapapun yang mencoba mengucilkan atau membedakan setiap wilayah di Madina, misalnya wilayah Pantai Barat. Pantai Barat, kata bupati, juga tidak terlepas dari perhatian pemerintah, […]

  • USB STAIN Madina Jadi UKM Terdepan dan Terpopuler Bagi Kalangan Mahasiswa

    USB STAIN Madina Jadi UKM Terdepan dan Terpopuler Bagi Kalangan Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terbentuk sejak 2018 di STAIN Madina UKM Unit Seni dan Budaya (USB) STAIN Madina selenggarakan Dies Natalis Ke-VI (enam). Sebagai Organisasi kemahasiswaan internal kampus yang bergerak di bidang Seni dan Budaya USB jadi salah satu UKM tertua di STAIN Madina. “Meski, baru berusia 6 tahun USB tak hanya menampilkan eksistensinya saja […]

  • Warga : Kolam SMGP Tidak Ada Pagar

    Warga : Kolam SMGP Tidak Ada Pagar

    • calendar_month Minggu, 30 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      SIBANGGOR (Mandailing Online) – Warga Desa Sibanggor Jae umumnya menyalahkan pihak PT.SMGP terkait tewasnya dua remaja di kolam milik perusahaan itu. Itu diungkapkan warga serta kerabat keluarga korban kepada sejumlah wartawan yang melayat ke kediaman keluarga korban, Minggu (30/9/2018). Kedua korban dimakamkan di desa itu sekitar pukul 10.00 WIB di komplek perkuburan desa. Masing-masing […]

  • Kenapa Tidak Ada Kata Fir’aun dalam Kisah Nabi Yusuf as?

    Kenapa Tidak Ada Kata Fir’aun dalam Kisah Nabi Yusuf as?

    • calendar_month Jumat, 18 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Banyak kisah yang disebut dalam Al-Quran. Kebanyakan adalah kisah para nabi. Di antaranya adalah Nabi Yusuf as. Namun kisah beliau tergolong istimewa karena dikhususkan dalam satu surat. Nama suratnya pun memakai nama pribadi beliau. Sebanyak 13 halaman mushaf hanya bercerita tentang beliau dari kecil hingga berkuasa di Mesir. Sebanyak 11 halaman khusus bercerita saat […]

expand_less