Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Selisik Nilai Pancasila

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2024
  • print Cetak

Oleh: Azhar Nasution

Pancasila sebagai dasar negara yang otentik terpatri dalam pembukaan UUD 1945. Substansi dari nilai-nilai Pancasila tersebut, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan sosial.

Sabtu 1 Juni kita melaksanakan upacara Hari Lahir Pancasila. Berdasarkan Keppres Nomor 24 Tahun 2016, tanggal 1 Juni adalah salah satu hari penting dalam kalender bangsa Indonesia. Pasalnya, di tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Pancasila sebagai ideologi negara merupakan seperangkat sistem yang diyakini setiap warga negara dalam kehudupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Pancasila sebagai sistem filsafat adalah suatu kesatuan bagian yang saling berhubungan dan pada hakikatnya merupakan kesatuan organis. Artinya antara sila-sila Pancasila itu saling berkaitan, saling berhubungan bahkan saling mengkualifikasi.

Secara substansial pemikiran dasar dari pancasila itu adalah tentang manusia yang berhubungan dengan tuhan, dengan diri sendiri, dengan sesama, dengan masyarakat, bangsa yang nilai-nilai itu dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Nilai dari Pancasila mengedukasi kepada setiap warga negara untuk dapat bersikap baik dan berbuat baik, meningkatkan moralitas bangsa, berakhlak mulia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, melalui pembelajaran pendidikan Pancasila.

Nilai ketuhanan pada sila pertama yang berbunyi ketuhanan yang maha esa. Ini artinya bangsa Indonesia ialah bangsa yang bertuhan dan mempercayai Tuhan, menjalankan perintah dan larangan Tuhan sebagai bangsa yang religius.

Nilai kemanusiaan dalam sila kedua yang berbunyi kemanusiaan yang adil dan beradab, ini artinya mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya, persamaan hak dan kewajiban asasi sesama manusia.

Nilai persatuan dalam sila ketiga yang berbunyi persatuan Indonesia, ini artinya menempatkan persatuan dan kesatuan serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Nilai kerakyatan pada sila keempat yang berbunyi kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Ini artinya sebagai warga negara mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.

Nilai keadilan pada sila kelima yang berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini artinya menerapkan sikap dan tindakan adil terhadap sesama warga negara, menjunjung tinggi keadilan sosial di kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi, politik, pendidikan, dan seterusnya.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemindahan Pedagang Untuk Tata Kota Panyabungan yang Nyaman dan Bersih

    Pemindahan Pedagang Untuk Tata Kota Panyabungan yang Nyaman dan Bersih

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jalan keliling kawasan pasar lama Panyabungan selama ini kumuh dan sumpek merusak citra ibu kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) itu. Di sisi lain, kota Panyabungan sebagai wajah ibu kota kabupaten harus berbenah, menata diri menuju kota yang nyaman dan bersih. Kekumuhan jalan kelilinng itu akibat aktivitas pasar tidak teratur, jorok […]

  • Tepati Janji, Sukhairi Bantu Pembangunan Masjid di Aek Galoga

    Tepati Janji, Sukhairi Bantu Pembangunan Masjid di Aek Galoga

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jakfar Sukhairi Nasution serahkan bantuan pembangunan Masjid Al-Abshor di Lorong Aek Galoga, Desa Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Selasa (5/7). Atas bantuan ini, warga pun menyampaikan terima kasih. “Ini merupakan janji yang pernah Pak Sukhairi utarakan pada kami beberapa waktu yang lalu, untuk itu, saya beserta warga […]

  • Korupsi di Jajaran Menteri, Tabiat Demokrasi?

    Korupsi di Jajaran Menteri, Tabiat Demokrasi?

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sudah sejak awal ia mengingatkan kepada jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) untuk tidak melakukan korupsi. Hal itu dikatakan Presiden menyikapi penetapan tersangka Menteri Sosial Juliari Batubara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan kasus suap Bantua Sosial (Bansos). Tidak hanya […]

  • Wakil Bupati Agam Dituntut 2 Tahun

    Wakil Bupati Agam Dituntut 2 Tahun

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG : Wakil Bupati Agam, Sumatera Barat, Umar, terdakwa dugaan penyelewengan dana pemeliharaan jalan rutin tahunan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Agam tahun 2008 dituntut 2 tahun penjara. Tuntutan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ardi dan Quarta, secara bergantian di Pengadilan Negeri Padang, Selasa, perbuatan terdakwa, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas PU Agam, diancam dengan […]

  • Sejumlah Daerah Laporkan Kelangkaan BBM

    Sejumlah Daerah Laporkan Kelangkaan BBM

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    P. Sidimpuan, Sejumlah daerah di Sumatera Utara menjerit. Soalnya, sepekan terakhir, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan premium mengalami kelangkaan di sejumlah Sentra Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Beberapa daerah di antaranya Kota Padangsidimpuan, Kabanjahe, Serdang Bedagai, dan Sidikalang. Di Sidimpuan, setiap menjelang sore ratusan kenderaan roda dua dan empat harus rela antre berjam-jam […]

  • Polisi Belum Temukan Penculik Anak di Jakarta

    Polisi Belum Temukan Penculik Anak di Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Anggota Polres Jakarta Timur belum berhasil menemukan Firsansah Erza Gibari. Balita berusia 1 tahun 6 bulan ini diduga diculik dari rumahnya di Kelurahan Baru, RT 4 / RW 1, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. “Kami masih terus melakukan pencarian dan menyebarkan foto serta ciri-ciri korban di terminal, stasiun, dan kantor polisi,” kata Kepala […]

expand_less