Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
  • print Cetak

(Bagian 2 dari 4 Tulisan)

Ivan Iskandar Batubara

 

Oleh: Ludfan Nasution, S.Sos

Obrolan dengan Ayahanda (H. Maslin Batubara) biasanya jadi pesan tersendiri. Ada kalanya jadi sejenis cambuk sekaligus motivasi.

Menurut Ivan Iskandar Batubara, Ayahanda sudah melihat dengan jelas, faktor-faktor apa yang membuat Mandailing Natal begitu-begitu saja. Atau, malah jauh mundur ke belakang.

Bahkan kian hari, makin terpuruk, lari dari tujuan pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Apa kalian tak iba, tak merasa sedih, saudara-saudara kita di sana belum mendapatkan haknya untuk lebih bahagia?” begitu kira-kira gugahan Ayahanda dalam satu kesempatan makan bersama keluarga, seperti yang sudah berulang kali terucap.

Pembina lembaga penghafazan Al-Quran, Huffazh Center Indonesia (HCI) dan Sekolah Islam Terpadu (SITI) Kunkun, Kecamatan Natal, Madina ini pun terus mencurahkan isi hati. Lembar demi lembar kisah terbuka.

Walau terkadang seperti pengulangan cerita, dia merasa, itu adalah ukiran batu tentang semangat juang penuh keringat, tetes darah dan linangan air mata.

Ayahanda selalu nampak begitu serius di momen bincang-bincang tentang harapannya terkait masa depan Madina. Dia bersama ibunda Almarhum Hj Zulyani Lubis dan keempat saudaranya pun senantiasa mendengar dengan seksama.

Ketika Ayahanda berbicara seperti itu, aku Ivan, dia juga merasa sangat sedih. Pikirannya pun biasanya melayang pergi jauh mengembara ke kampung. Karena, dalam renungannya, “Yang tak sekaya alam Madina saja bisa makmur, mengapa kita justru seakan hidup di tanah tandus?”

***

Ivan sangat faham. Sang Ayah lahir dan tumbuh dari lereng Bukit Barisan, dekat perbatasan paling selatan Sumatera Utara, Desa Alahankae. Banyak kaum kerabat dekat Ayahanda yang lahir, hidup dan meninggal dunia di sana. Tentu, begitu banyak suka-duka yang dirasakan Ayahanda di Ulupungkut itu.

“Saya bisa memahami perasaan ayah. Ada keresahan dan kegalauan yang sudah berlarut-larut. Dengan atau tanpa perintah, saya pun punya sikap yang sama. Tak akan diam saja. Tak suka pura-pura tak tahu masalah di sana!” ungkapnya lirih.

Makanya, tanpa terlihat bermaksud pamer atau bangga, dia bercerita. Dirinya sempat mengambil langkah yang seolah melawan Ayahanda. Di masa itu, tersiar kabar. Ivan jor-joran kasih bantuan, bahkan untuk Bupati Madina saat itu, Dahlan Hasan Nasution. Untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan pembangunan, termasuk pelebaran jalan, pengerukan drainase dan pembuatan jembatan, dia meminjamkan puluhan alat berat berupa ekskapator.

Setelah memberi penjelasan bahwa bantuan-bantuan itu untuk kepentingan Madina, Ayahanda pun paham dan menerima sikapnya. Membantu Madina bisa dengan banyak cara dan taktik. Setidaknya, orientasi bantuan itu untuk progress pembangunan di Madina. Supaya lebih tepat sasaran dan lebit cepat tuntas.

Sebagai informasi, sebagaimana dilansir sejumlah media, pada dasarnya Ayahanda adalah orang yang dermawan. Ya, bisa juga dibilang seorang filantrofis. Setidaknya, ada dua pemberitaan yang sempat mencatatkannya.

Atas nama keluarga besar, saudara perempuannya, Hj dr Sonda Sari Batubara, melaksanakan salah satu wasiat Ayahanda. Yakni, menyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid Agung Sumut senilai Rp 10 milyar pada 1 Agustus 2023 lalu (medan.tribunnews.com, 2 Agustus 2023).

Selanjutnya, pencarian digital juga menunjukkan, adanya hibah tanah atas nama keluarga besar Patuan Parimpunan Gomgom Mandailing (PPGM), seperti dirilis Mandailingonline.com (21/02/2023).

Berita itu menyebutkan, perwakilan keluarga, Safriwan, didampingi tokoh masyarakat Panyabungan Ir Abdul Kholid Lubis dan Ketua DPC PKB Madina Khoiruddin Faslah Siregar menyerahkan sertifikat lahan seluas 4000 meter persegi kepada Pemkab Mandailing Natal pada 20 Februari 2023. Tanah yang berlokasi di  Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal, itu bakal menjadi pertapakan asrama haji.

Belum lagi cerita pembangunan beberapa masjid megah di sejumlah tempat. Salah satunya, berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, adalah Mesjid Hj Zulyani Lubis di Aek Lapan, Panyabungan, Madina. (Bersambung)

Muhammad Ludfan Nasution, Jurnalis Alumni IISIP d/h STP Jakarta

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Homoseks Sodomi Anak SMP

    Guru Homoseks Sodomi Anak SMP

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seorang pria homoseks yang berperofsei guru honor di salah satu sekolah SMP ditangkap warga karena diduga menyodomi anak usia SMP kelas 2. Warga memergoki guru honor berinisial ML itu bersama dua orang remaja belasan tahun berinisial R dan N di rumah ML dekat kompleks Sekolah Tinggi Agama Islam Madina (STAIM), Panyabungan, […]

  • Apdesi Madina Tak Tahu Ikhwal Bimtek PKK

    Apdesi Madina Tak Tahu Ikhwal Bimtek PKK

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Apdesi Kabupaten Madina, Sumut tak tahu menahu soal Bimtek TP PKK yang didanai Dana Desa. Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Mandailing Natal, Ahyar Siregar menjawab Mandailing Online melalui telefon seluler, Rabu (17/3/2021) menyatakan pihaknya tak pernah dilibatkan dalam perencanaan Bimtek TP PKK itu. Dia menyatakan kurang memahami […]

  • Tak Beraturan, Spanduk Bikin Inti Kota Semrawut

    Tak Beraturan, Spanduk Bikin Inti Kota Semrawut

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALAS – Hampir di sepanjang jalan di Sibuhuan banyak spanduk terpasang tidak beraturan. Spanduk yang bertebaran dengan berbagai merk dan ukuran tersebut tampak semrawut ketika melewati inti kota pemerintahan Kabupaten Palas. Artinya, belum ada ketegasan Pemkab Palas akan ketentuan tata tertib pemasangan spanduk di sepanjang jalan. Hanya terkesan asal pasang sesuka hati. Mahmud Ramadan Harahap, […]

  • Enam Pejabat Ditahan Kejatisu, Pemkab Madina Dinilai Gagal Cegah Korupsi

    Enam Pejabat Ditahan Kejatisu, Pemkab Madina Dinilai Gagal Cegah Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Enam pejabat Pemkab Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tersangka korupsi pengutipan uang seleksi PPPK, resmi menjadi tahanan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) sejak Kamis (1/8/2024). Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejatisu langsung menahan enam tersangka setelah penyidik Subdit Tipikor Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumatera Utara melakukan pelimpahan tahap II, […]

  • UKT Ditengah Pandemi

    UKT Ditengah Pandemi

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Elsa Novia Wita Siregar, S.Si   Seperti kita ketahui, semenjak wabah melanda dunia termasuk Indonesia banyak kegiatan yang dilakukan dirumah termasuk kegiatan belajar mengajar dimulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Proses belajar mengajar dilakukan secara online dirumah masing-masing. Kegiatan ini otomatis mengharuskan setiap peserta didik menyiapkan kuota setiap kelas online diadakan. Tentu […]

  • Wabub Aceh Tenggara Silaturrahmi ke Madina

    Wabub Aceh Tenggara Silaturrahmi ke Madina

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Aceh Tenggara (Agara) H. Ali Basrah bersilaturrahmi ke Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sekaligus saling tukar informasi pembangunan daerah, Jum’at (17/10/2014). Rombongan diterima langsung oleh Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution di ruang kerjanya. Dalam acara silaturrahmi tersebut bupati Madina memaparkan perkembangan Kabupaten Mandailing Natal dan kebijakan-kebijakan yang dilakukan […]

expand_less