Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Do’a Sakti Penangkal Berbagai Keburukan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
  • print Cetak

Oleh: Nazwar, S.Fil.I, M.Phil
Penulis Lepas Lintas Jogja Sumatera

Kenyaatan sebagaimana dipahami berupa takdir sesungguhnya wajib diyakini dalam dua kondisi yaitu baik dan buruk. Baik yang merupakan rahmat atau buah kebaikan dari Allah senantiasa diminta atau dimohonkan agar dikaruniakan baik bagi diri sendiri juga orang lain.

Adapun keburukan atau takdir buruk adalah suatu kenyataan juga yang penting dipahami agar dihindarkan darinya.

Berusaha dengan melatih diri untuk menerima ketetapan Allah yang dihadapi berupa takdir buruk penting, selain takdir baik tentu diharapkan.

Menyikapi kenyataan sebagai ketetapan Allah jika itu baik setidaknya mengucap syukur, alhamdulillah, jika buruk dengan alhamdulillah ala kulli haal atau “qaddarullahu wa maa syaa’a fa’al” yang artinya “sesuai ketetapan Allah, apa yang dikehendakiNya pasti terjadi” menyunjukkan penerimaan atas ketetapan yang merupakan bukti kekuasaan Allah.

Selain sifat, ketetapan berupa takdir buruk penting untuk dimohonkan agar terhindar. Sebab takdir tidak tunduk pada manusia, tidak juga pada takdir itu sendiri, namun sepenuhnya ditentukan Allah. Maka apa pun yang diinginkan terhadap takdir penting untuk menyadari kaidah ini dan memohon kepadaNya yang menjadi penentu secara mutlak.

Selain usaha, do’a sebagaimana yang diajarkan Nabi adalah penting khususnya bagia seorang Muslim untuk menangkal berbagai keburukan. Berikut ini satu do’a yang sangat penting lagi mujarab dalam menjalani kehidupan namun sering kali terlupakan, yaitu:

Allahumma inni a’udzubika min zawaali ni’matika, wa tahawwuli ‘aafiatika, wa fujaa’ati niqmatika, wa min jamii’i sakhotika” artinya: ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari dihilangkannya ni’matMu, dan perubahan sehat (jiwa dan fisik), dan murkaMu secara tiba-tiba (yang menjadikan hilang kesempatan untuk memohon ampun dan bertobat dari dosa-dosa) dan dari semu murkaMu” (H. R. Muslim).

Tidak mengharuskan pada waktu tertentu dan secara berulang-ulang (“taqarroro“) namun mengingat makna yang terkandung dalam do’a tersebut sekaligus merupakan dari tutur kata mulia Nabi Muhammad, makna mengamalkannya adalah suatu kepatutan terutama di waktu-waktu penuh keutamaan, semisal sepertiga atau seperempat malam. “Wallahu a’lam!”

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pebisnis Muda Adalah Penyelamat Ketahanan Keluarga

    Pebisnis Muda Adalah Penyelamat Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Tanggapan Terhadap Pidato Wakil Bupati Mandailing Natal di Peringatan ke-33 Hari Keluarga Nasional di Panyabungan, Senin, 29 Juni 2026) Oleh: Supardi S.H.I Founder Business Owners Community-Panyabungan     ​Setiap kali kita bicara tentang “Ketahanan Keluarga” narasi yang muncul sering kali terlalu domestik dan teoritis. Kita bicara tentang pola asuh, komunikasi antar anggota keluarga, hingga keharmonisan […]

  • Polres Minta Camat Panyabungan Sampaikan Keterangan Kasus Gunungtua Jae

    Polres Minta Camat Panyabungan Sampaikan Keterangan Kasus Gunungtua Jae

    • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Madina meminta Camat Panyabungan menyampaikan keterangan bagi kebutuhan penanganan lanjutan kasus Desa Gunungtua Jae. Camat Panyabungan, Idris Batubara menjawab Mandailing Online membenarkannya. “Itu benar, saya hadir di Polres tadi petang,” katanya, Rabu (18/8/2021). Dia menyatakan, kehadirannya di polres memenuhi permintaan Reskrim Polres Madina untuk menyampaikan keterangan dan dokumen yang diperlukan […]

  • Warga Batahan Tuding DPRD Madina Penghianat

    Warga Batahan Tuding DPRD Madina Penghianat

    • calendar_month Selasa, 4 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Warga Kecamatan Batahan geram. Pasalnya kasus sangketa warga Batahan versus PT. Palmaris tak jelas berujung setelah ditangani Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal (Madina). Muaranya, warga Batahan menilai para anggota DPRD Madina penghianat rakyat. Warga juga menuduh lembaga legislatif ini telah menghabiskan ratusan juta rupiah biaya Pansus, namun tak pernah ada hasilnya. […]

  • Pertina Madina Kirim 4 Petinju ke Porprop

    Pertina Madina Kirim 4 Petinju ke Porprop

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Empat petinju Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang lolos di di babak penyisihan PORWILDASU (Pekan Olah Raga Wilayah Daerah Sumatera Utara) siap meraih prestasi lebih tinggi pada even (Pekan Olah Raga Propinsi) Porprop Sumut yang akan dilaksanakan di Medan, 8-12 Nopember mendatang. Keempat petinju tersebut yakni, Rahmad Tanjung di kelas 51 Kg, Khaidir Akbar (kelas […]

  • Penetapan Bupati Madina Terpilih Tunggu MK

    Penetapan Bupati Madina Terpilih Tunggu MK

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal (KPU Madina) telah menyerahkan salinan SK penetapan perolehan suara pasangan calon pada Pilkada Madina 2024 kepada KPU Provinsi Sumatera Utara pada 6 Desember 2024. Lantas, kapan penetapan pasangan calon (Paslon) terpilih pada Pilkada Madina 2024? Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu pada KPU Madina Muhammad Yasir […]

  • Korupsi Telah Mendarah Daging

    Korupsi Telah Mendarah Daging

    • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Anggota Komunitas Forum Kajian Islam Kaffah   Korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Berdasarkan pengertian ini dapat kita simpulkan bahwa korupsi itu suatu perilaku mencuri dan mengambil hak milik orang lain tanpa peduli bagaimana akibat dari tindakan kita kepada orang […]

expand_less