Selasa, 3 Mar 2026
light_mode

Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
  • print Cetak

(Bagian 4 dari 4 tulisan)
Oleh: Ludfan Nasution, S.Sos

Ivan Iskandar Batubara (berdiri), Alm. H. Maslin Batubara (tengah) diapit dua cucunya (putra Ivan Iskandar Batubara)

Iya, mengingat pesan Ayahanda, berarti mengenang begitu banyak momentum. Tak jauh beda dengan orang lain atau saudaranya sendiri. Ivan pun sering mengenang Ayahanda dari kisah orang lain dan catatan media.

Itu menjadi frame yang bikin rasa “holong na marama” itu lebih besar dan lebih dahsyat lagi. Nyata, banyak orang yang dekat dengan Alm Ayahanda Dr (HC) H Maslin Batubara di masa hidupnya. Mereka merasa, Sang Ayah sudah seperti orang tuanya sendiri.

Karena itu, pesan Sang Ayah tak hanya teringat saat dia berdoa. Bahkan, setiap dapat cerita dari orang-orang yang sempat merasa jadi anaknya, senantiasa menghadirkan kembali kenangan itu.

***

Satu dari sekian banyak pengakuan muncul bersama ucapan turut berdukacita dari MUI Sumut atas wafatnya Ayahanda. Website muisumut.or.id (edisi: 23 Juli 2021) memuat sebuah tulisan berisi kesaksian (testimoni). Sekretaris Komisi Bidang Fatwa MUI Sumut, Dr Irwansyah MHI mengungkapkan perasaan personalnya bahwa dia sudah merasa seperti anak.

Apa sebabnya?

Bukan saja karena membantu biaya pendidikannya hingga meraih gelar doktor (Dr), tapi Sang Ayah juga sempat berpesan agar dia: “…. senantiasa lurus, jangan bengkok!”

Bahkan, Sang Ayah memberi petuah dan nasehat yang sangat kuat: “Jadilah ulama, jangan hanya sekedar intelektual”.

Tak hanya itu, artikel singkat itu juga menyebutkan, Irwansyah yang saat itu belum bertitel doktor harus meneruskan pendidikan. “Saat kau sulit, bilang,” lanjut Sang Ayah kala itu, sebagaimana dituliskan Irwansyah di laman milik MUI  Sumatera Utara itu.

Ungkapan yang diluahkan pada hari kepergian Sang Ayah itu juga melukiskan sebuah testimoni yang menggetarkan:

“Sampai sekarang rasanya suaramu itu seperti baru kudengar dua jam yang lalu.”

Doktor bidang hukum Islam itu juga bercerita. Sang Ayah pernah mengajakanya bersama Prof Syahrin Harahap, Ramli Abdul Wahid, HM Nasir dan Ismail Efendi untuk menghadiri acara Al Washliyah di Jakarta pada 2017.

“Kau ikut, kita perlu generasi,” tegas Ayahanda memastikan agar Irwansyah ikut rombongan. Bagi Irwansyah, kalimat ini menjadi tanda bahwa Ayahanda Maslin Batubara senantiasa berfikir jauh ke depan, termasuk soal generasi penerus di ormas Al-Wasliyah.

***

Belum lagi kesaksian-kesaksian langsung lainnya. Seperti di Madina, sejumlah masjid di Kota Medan dan beberapa desa Kabupaten Palas juga melaksanakan Sholat Ghaib mengiringi kepergian Ayahanda.

Semua itu, menguatkan pesan Ayahanda hingga seperti lukisan yang terpahat pada batu. Tentu, bagi Ivan sendiri, tona itu tak boleh dibantah. Maka, ketika faktor-faktor lain pun turut menopang dan elemen pendukungnya hadir sebagai sinergi, spirit mengabdi untuk Madina makin besar dan sudah tak terbendung.

Dari sanalah mengorbit sebuah narasi besar yang bagi Ivan menjadi sakral:

Patujoloon Mandailing Natal, Standar Baru Kemajuan Daerah”. Jika bukan sebuah tesis, judul ini nantinya menjadi sebuah proposal untuk meyakinkan segenap masyarakat Mandailing Natal bahwa sudah saatnya Mandailing Natal bergerak ke depan.

Harapannya, selain  menjadi rujukan (role model), begitu kira-kira optimisme Ivan, tiba gilirannya Mandailing Natal menjadi barometer untuk menilai kemajuan sebuah kabupaten/kota.(*)

Muhammad Ludfan Nasution, jurnalis dan Anggota DPRD Madina 2014-2019

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kali Ketiga, SMA Negeri 1 Kotanopan Sabet Juara Umum RM2C

    Ini Kali Ketiga, SMA Negeri 1 Kotanopan Sabet Juara Umum RM2C

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Group Marching Band Gita Perdana Karya SMA Negeri 1 Kotanopan, Mandailing Natal kembali menyebet juara umum di kejuaran  Raja Majestik Marching Competition (RM2C). Kepala Sekolah SMAN 1 Kotanopan, Annagian Siregar, Kamis (13/10) mengungkapkan, group marching band sekolah itu berhasil meraih juara I Display And Showmanship, Juara I General Effect, Juara […]

  • Jeratan Pinjol Kian Mencemaskan, Bagaimana Menyikapinya?

    Jeratan Pinjol Kian Mencemaskan, Bagaimana Menyikapinya?

    • calendar_month Jumat, 28 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Tren pinjaman online (pinjol) kian mencemaskan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja outstanding pembiayaan fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjol, terus naik. Tercatat pada Mei 2023 sebesar Rp51,46 triliun atau tumbuh sebesar 28,11% dari tahun lalu. Dari jumlah tersebut, sebesar 38,39% disalurkan kepada pelaku UMKM dengan penyaluran pelaku usaha perseorangan Rp15,63 […]

  • Terkait Sampah Menumpuk Di Madina, Petugas Kebersihan Tak Bekerja Maksimal

    Terkait Sampah Menumpuk Di Madina, Petugas Kebersihan Tak Bekerja Maksimal

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Volume sampah di sepanjang Jalan Abri, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan Kota, kabupaten Mandailing, tumpukan sampah di sepanjang jalan Abri tersebut lebih disebabkan petugas kebersihan tidak dapat melaksanakan tugasnya untuk mengangkut sampah tiap minggunya. Sampah menumpuk adalah pemandangan awal yang akan terlihat di tengah- tengah masyarakat, Bisa dibayangkan, sampah dari ribuan rumah tangga […]

  • Isu Kudeta Cuma Akal-akalan Rezim SBY

    Isu Kudeta Cuma Akal-akalan Rezim SBY

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Islam Garis Keras dan Moderat Makin tak Suka SBY JAKARTA- Pemberitaan eksklusif Al Jazeera pada 22 Maret lalu yang mengungkap adanya rencana aksi kudeta oleh Dewan Revolusi Islam (DRI) terhadap pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diduga hanya akal-akalan orang-orang di lingkaran penguasa. Kabar tersebut bagian dari skenario jahat untuk memecah belah kelompok kritis yang […]

  • Hidayat Divonis 5,5 Tahun

    Hidayat Divonis 5,5 Tahun

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 1Komentar

    MEDAN – Bupati Mandailing Natal Nonaktif Hidayat Batubara dihukum penjara 5,5 tahun oleh hakim Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (22/1). Saat menjalani sidang, terdakwa Hidayat kerap melontarkan sikap yang plinplan. Hidayat sempat mengaku bersalah sambil menangis. Namun setelah JPU KPK menuntutnya 8 tahun penjara, adik kandung Ketua Kadin Sumut ini menolak mengaku bersalah. Majelis hakim yang […]

  • AMMPBB: APBD Sidimpuan 2011 Untuk Siapa?

    AMMPBB: APBD Sidimpuan 2011 Untuk Siapa?

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bukan untuk membiayai urusan birokrasi semata. Kebijakan-kebijakan yang menyentuh langsung pada kemaslahatan masyarakat harus dikedepankan. Elemen masyarakat merasa dikebiri akan alokasi APBD Sidimpuan yang 75% nya dialokasikan untuk birokrasi. Dana APBD Sidimpuan Tahun 2011 sebesar Rp435 miliar telah disahkan. Namun APBD itu dinilai sama sekali tidak menyentuh […]

expand_less