Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Selama 17 tahun Persoalan PTPN IV Dengan Warga Batu Sondat Madina Tak Tuntas 

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
  • print Cetak

Mediasi antara PTPN IV dengan KUD Setia Abadi Desa Batu Sondat Batahan di Aula Kantor Bupati Madina ( fikri)

MADINA -Mandailing Online : Setelah 17 Tahun diabaikan, akhirnya perseteruan Masyarakat Desa Batu Sondat Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal dengan PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN) dilimpahkan pada Direktur Utama PTPN.

Bupati Madina mengatakan, Pemkab tengah melakukan Mediasi terkait tuntuttan lantaran belum dipenuhinya kekurangan lahan warga desa Batu sondat yang tergabung dalam KUD Setia Karya, Desa Batu Sondat dengan PTPN IV Batahan Kabupaten Mandailing Natal.

“Esensinya kita mencari solusi yang baru, karena persoalan ini kan sudah 17 tahun lamanya,” Kata Bupati Madina Muhammad Ja’kfar Sukhairi usai mediasi persoalan antara KUD Setia Karya dengan PTPN IV di aula Pemkab Madina rabu 17/7.

Agenda mediasi yang dipimpin Sekda sendiri melahirkan 3 poin Nota kesepakatan yang disepakati Masyarakat Batu Sondat dengan perusahaan plat merah.

1. PTPN IV berkomitmen melakukan langkah-langkah upaya pemenuhan tuntutan kebun plasma KUD Setia Abadi Desa Batu Sondat Kecamatan Batahan dengan bersurat kepada Direktur Utama PTPN IV.

2. Masyarakat berkomitmen menghentikan aksi penyetopan armada pengangkut CPO, pendudukan kebun timur dan aksi lainnya yang berakibat terhentinya operasional PTPN IV.

3. Jawaban surat sebagaimana point 1 (pertama) ditunggu masyarakat jawabannya paling lambat 20 (dua puluh) hari sejak nota kesepakatan ini ditandatangani.

3 poin kesepakatan yang dibacakan Kadis Koperasi dan UMKM Mukhtar Afandi itupun disetujui oleh Pihak Masyarakat atau KUD dan PTPN IV.

Diketahui, selama proses mediasi yang berlansung. Ketua Koperasi Setia Abadi, Rusdan Nasution mengatakan, masalah ini sudah selama 17 tahun yang menimbulkan praduga praduga, kong kali kong perusahaan dan lainnya.

Rusdan menggambarkan, akibat persoalan yang berlarut larut, kondisi masyarakat bagaikan bangunan yang porak poranda, hanya mendapatkan dampak negatif, karena tak ada kejelasan hasil plasma dari lahan seluas 4600 hektare.

“Kami hanya ingin jawaban yang konkret dari perusahaan. Atau keseriusan perusahaan untuk menyelesaikan masalah,” Ujar Rusdan.

Mereka berharap perusahaan menyerahkan kompesansi atau CSR dari 4600 hektar lahan PTPN IV untuk kesejahteraan masyarakat setempat. Namun, masyarakat yang menunggu jawaban PTPN IV hingga 17 tahun lamanya tak ada penyelesaian konkret.

Sementara, dari pihak PTPN IV, Nofan Herawan Kepala Bidang Operasional mengungkapkan, untuk menyelesaikan persoalan permintaan masyarakat itu sangat berat.

” Kita tunggu saja 20 hari kedepan apa tanggapan para pinpinan PTPN IV, kami hanya diutus sebagai perwakilan perusahaan bukan sebagai pengambil keputusankeputusan, ” Jelas Nofan Herawan ( fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubsu lantik Hasban Ritonga jadi Sekda

    Gubsu lantik Hasban Ritonga jadi Sekda

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Rabu, melantik H Hasban  Ritonga menjadi Sekretaris Daerah Provinsi setelah Surat Keputusan  Presiden Joko Widodo atau Jokowi No 214/M Tahun 2014yang dikeluarkan 29 Desember 2014. "Hasban diharapkan bisa mengemban tugas membantu Pemerintah Provinsi membawap  Sumut ke arah lebih baik.Peran Sekda sangat strategis," kata Gubernur Sumut H Gatot […]

  • Fahrizal Efendi: Pesantren Harus Tampil Hapus Stigma Madina Daerah Ganja

    Fahrizal Efendi: Pesantren Harus Tampil Hapus Stigma Madina Daerah Ganja

    • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut terlanjur populer sebagai daerah penghasil ganja di Indonesia. Bahkan nomor 2 setelah Aceh. Diperlukan upaya melibatkan semua pihak mengatasinya. Pesantren diharapkan tampil untuk perlahan merubah stigma itu. Karena mampu menjadi penggerak melawan peredaran narkoba dan budaya tanaman ganja. “Tanggung jawab kita semua menghapus stigma itu. Diharapkan para ulama, ustad dan […]

  • Rakyat Tak Ingin Lagi “Pilih Kucing dalam Karung” ke Senayan

    Rakyat Tak Ingin Lagi “Pilih Kucing dalam Karung” ke Senayan

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pengalaman publik menghirup kebebasan memilih wakilnya di parlemen tidak juga mendongkrak simpati bagi politisi Senayan. Publik menilai mereka yang pernah menjadi anggota DPR atau DPRD tidak terlalu layak untuk dipilih kembali menduduki kursi parlemen. Hasil jajak pendapat Kompas di 13 kota dua pekan lalu memperlihatkan publik cenderung menolak tiga jenis profesi untuk menduduki kursi legislatif. […]

  • Bobby dan Harun Putra Madina Jadi Jagoan Gerindra Untuk Pilkada

    Bobby dan Harun Putra Madina Jadi Jagoan Gerindra Untuk Pilkada

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Dalam proses penjaringan Pemilihan Kepala Daerah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumatera Utara (Sumut) jagokan dua putra terbaik Mandailing Natal (Madina) dalam Pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada November 2024 mendatang. Ketua DPC Partai Gerindra Madina, H Erwin Efendi Lubis, SH, Rabu […]

  • Ti Aisah Ritonga Lulusan SMP Negeri I Siabu

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, Ti Aisah Ritonga ternyata lulusan SMP Negeri I Siabu, Mandailing Natal (Madina) sebelum melanjutkan ke SLTA. Itu diketahui setelah Ti Aisyah mengunjungi sekolah ini, Selasa (4/6/2013) di sela acara reses ke kawasan Tapanuli Bagian Selatan. Dia angkatan 1982 di SMP ini. Kunjungan ini juga sebagai ajang silaturrahmi ke […]

  • Dari 25 Pejabat yang Dilantik Bupati Madina, Cuma 6 Disetujui Mendagri?

    Dari 25 Pejabat yang Dilantik Bupati Madina, Cuma 6 Disetujui Mendagri?

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Dahlan Hasan Nasution diduga telah melantik 19  pejabat struktural di lingkungan pemkab setempat tanpa persetujuan Mendagri. Padahal sesuai ketentuan perundang-undangan, bupati yang hendak maju pada pilkada dilarang melakukan pengantian pejabat enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan kecuali mendapat persetujuan […]

expand_less