Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Selama 17 tahun Persoalan PTPN IV Dengan Warga Batu Sondat Madina Tak Tuntas 

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
  • print Cetak

Mediasi antara PTPN IV dengan KUD Setia Abadi Desa Batu Sondat Batahan di Aula Kantor Bupati Madina ( fikri)

MADINA -Mandailing Online : Setelah 17 Tahun diabaikan, akhirnya perseteruan Masyarakat Desa Batu Sondat Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal dengan PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN) dilimpahkan pada Direktur Utama PTPN.

Bupati Madina mengatakan, Pemkab tengah melakukan Mediasi terkait tuntuttan lantaran belum dipenuhinya kekurangan lahan warga desa Batu sondat yang tergabung dalam KUD Setia Karya, Desa Batu Sondat dengan PTPN IV Batahan Kabupaten Mandailing Natal.

“Esensinya kita mencari solusi yang baru, karena persoalan ini kan sudah 17 tahun lamanya,” Kata Bupati Madina Muhammad Ja’kfar Sukhairi usai mediasi persoalan antara KUD Setia Karya dengan PTPN IV di aula Pemkab Madina rabu 17/7.

Agenda mediasi yang dipimpin Sekda sendiri melahirkan 3 poin Nota kesepakatan yang disepakati Masyarakat Batu Sondat dengan perusahaan plat merah.

1. PTPN IV berkomitmen melakukan langkah-langkah upaya pemenuhan tuntutan kebun plasma KUD Setia Abadi Desa Batu Sondat Kecamatan Batahan dengan bersurat kepada Direktur Utama PTPN IV.

2. Masyarakat berkomitmen menghentikan aksi penyetopan armada pengangkut CPO, pendudukan kebun timur dan aksi lainnya yang berakibat terhentinya operasional PTPN IV.

3. Jawaban surat sebagaimana point 1 (pertama) ditunggu masyarakat jawabannya paling lambat 20 (dua puluh) hari sejak nota kesepakatan ini ditandatangani.

3 poin kesepakatan yang dibacakan Kadis Koperasi dan UMKM Mukhtar Afandi itupun disetujui oleh Pihak Masyarakat atau KUD dan PTPN IV.

Diketahui, selama proses mediasi yang berlansung. Ketua Koperasi Setia Abadi, Rusdan Nasution mengatakan, masalah ini sudah selama 17 tahun yang menimbulkan praduga praduga, kong kali kong perusahaan dan lainnya.

Rusdan menggambarkan, akibat persoalan yang berlarut larut, kondisi masyarakat bagaikan bangunan yang porak poranda, hanya mendapatkan dampak negatif, karena tak ada kejelasan hasil plasma dari lahan seluas 4600 hektare.

“Kami hanya ingin jawaban yang konkret dari perusahaan. Atau keseriusan perusahaan untuk menyelesaikan masalah,” Ujar Rusdan.

Mereka berharap perusahaan menyerahkan kompesansi atau CSR dari 4600 hektar lahan PTPN IV untuk kesejahteraan masyarakat setempat. Namun, masyarakat yang menunggu jawaban PTPN IV hingga 17 tahun lamanya tak ada penyelesaian konkret.

Sementara, dari pihak PTPN IV, Nofan Herawan Kepala Bidang Operasional mengungkapkan, untuk menyelesaikan persoalan permintaan masyarakat itu sangat berat.

” Kita tunggu saja 20 hari kedepan apa tanggapan para pinpinan PTPN IV, kami hanya diutus sebagai perwakilan perusahaan bukan sebagai pengambil keputusankeputusan, ” Jelas Nofan Herawan ( fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Karyawan Mengamuk dan Bakar Perusahaan di Batam

    Ribuan Karyawan Mengamuk dan Bakar Perusahaan di Batam

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATAM: Ribuan karyawan subkontrak PT Nexus Engineering Kawasan Industri Kabil Kota Batam mengamuk dan membakar perusahaan tempat mereka bekerja, Selasa sekitar pukul 08.30 WIB. Menurut salah seorang karyawan, Niko, kejadian tersebut dipicu salah seorang karyawan dipukul oleh oknum diduga anggota TNI yang bertugas diperusahaan, karena karyawan yang belum diketahui namannya itu salah parkir. “Ribuan karyawan […]

  • Ketika Pementasan Drama “Sibaroar Raja Nasakti” Berdimanesi Kronologis

    Ketika Pementasan Drama “Sibaroar Raja Nasakti” Berdimanesi Kronologis

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Setelah sukses mementaskan drama “Multatuli” bulan Juli lalu, kini Jeges Art kembali menorehkan kesuksesan mementaskan drama “Sibaroar Raja Nasakti” di Gedung Serbaguna Panyabungan, Sabtu (30/9/2017). Drama ini diselenggarakan kerjasama Jeges Art dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Sibaroar Raja Nasakti” ini dikemas dalam bentuk drama musikal, mengangkat kisah Sibaroar, leluhur marga Nasution […]

  • Soal Ibu Kota, Mendagri Takut Dimarahi Jokowi

    Soal Ibu Kota, Mendagri Takut Dimarahi Jokowi

    • calendar_month Senin, 21 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO)- Mendagri Gamawan Fauzi enggan menanggapi wacana pemindahan ibu kota. Menurutnya, isu pemindahan ibu kota bukan menjadi kewenangan kementerian dalam negeri. “Kalau bicara pemindahan ibu kota, biar Pak Presiden saja yang bicara, jangan saya,” katanya di sela-sela rapat bersama Komisi II DPR, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta,Senin, (21/1). Menurutnya, kementerian hanya mengurus soal pemindahan […]

  • Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Beroperasi Malam Hari

    Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Beroperasi Malam Hari

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online: Kesaksian warga setempat Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ternyata tiap malam ini selalu beriperasi. Wilayahnya di sekitar Aek Kapesong dan Jambur Tarutung. Senin malam (02/09/2024) dari video yang diterima rekan journalia, sekira pukul 21.22 wib, dengan rekaman video berdurasi 1 menit 4 detik dengan cuaca […]

  • Lebaran, Pemandian Alam dan Kolam Renang Ramai

    Lebaran, Pemandian Alam dan Kolam Renang Ramai

    • calendar_month Rabu, 29 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Sepekan sudah lebaran, tempat – tempat rekreasi keluarga, baik pemandian alam maupun kolam renang di Mandailing Natal (Madina) ramai dikunjungi warga. Water Bum di Kelurahan Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan sudah ramai dikunjungi warga sejak lebaran hari ke-2. Begitu juga dengan pemandian alam lainnya seperti pemandian Air Panas di Sibanggor dan pemandian di […]

  • Mudik Dilarang, WNA Bebas Datang

    Mudik Dilarang, WNA Bebas Datang

    • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Khadijah Nelly, M.Pd Akademisi dan Pemerhati Kebijakan Publik Viral! kedatangan puluhan warga negara asing (WNA China) ke tanah air dengan menggunakan pesawat carter di saat pemberlakuan larangan mudik mendapat kritikan dan kecaman dari berbagai pihak. Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon kembali memberikan tanggapan atas bolehnya warga asing ke Indonesia. Fadli Zon secara terang-terangan menilai pemerintah telah melakukan diskriminasi […]

expand_less