Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Do’a Sakti Penangkal Berbagai Keburukan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
  • print Cetak

Oleh: Nazwar, S.Fil.I, M.Phil
Penulis Lepas Lintas Jogja Sumatera

Kenyaatan sebagaimana dipahami berupa takdir sesungguhnya wajib diyakini dalam dua kondisi yaitu baik dan buruk. Baik yang merupakan rahmat atau buah kebaikan dari Allah senantiasa diminta atau dimohonkan agar dikaruniakan baik bagi diri sendiri juga orang lain.

Adapun keburukan atau takdir buruk adalah suatu kenyataan juga yang penting dipahami agar dihindarkan darinya.

Berusaha dengan melatih diri untuk menerima ketetapan Allah yang dihadapi berupa takdir buruk penting, selain takdir baik tentu diharapkan.

Menyikapi kenyataan sebagai ketetapan Allah jika itu baik setidaknya mengucap syukur, alhamdulillah, jika buruk dengan alhamdulillah ala kulli haal atau “qaddarullahu wa maa syaa’a fa’al” yang artinya “sesuai ketetapan Allah, apa yang dikehendakiNya pasti terjadi” menyunjukkan penerimaan atas ketetapan yang merupakan bukti kekuasaan Allah.

Selain sifat, ketetapan berupa takdir buruk penting untuk dimohonkan agar terhindar. Sebab takdir tidak tunduk pada manusia, tidak juga pada takdir itu sendiri, namun sepenuhnya ditentukan Allah. Maka apa pun yang diinginkan terhadap takdir penting untuk menyadari kaidah ini dan memohon kepadaNya yang menjadi penentu secara mutlak.

Selain usaha, do’a sebagaimana yang diajarkan Nabi adalah penting khususnya bagia seorang Muslim untuk menangkal berbagai keburukan. Berikut ini satu do’a yang sangat penting lagi mujarab dalam menjalani kehidupan namun sering kali terlupakan, yaitu:

Allahumma inni a’udzubika min zawaali ni’matika, wa tahawwuli ‘aafiatika, wa fujaa’ati niqmatika, wa min jamii’i sakhotika” artinya: ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari dihilangkannya ni’matMu, dan perubahan sehat (jiwa dan fisik), dan murkaMu secara tiba-tiba (yang menjadikan hilang kesempatan untuk memohon ampun dan bertobat dari dosa-dosa) dan dari semu murkaMu” (H. R. Muslim).

Tidak mengharuskan pada waktu tertentu dan secara berulang-ulang (“taqarroro“) namun mengingat makna yang terkandung dalam do’a tersebut sekaligus merupakan dari tutur kata mulia Nabi Muhammad, makna mengamalkannya adalah suatu kepatutan terutama di waktu-waktu penuh keutamaan, semisal sepertiga atau seperempat malam. “Wallahu a’lam!”

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Dia Kasus Terminal Panyabungan Yang Menyeret Kadis Perhubungan Sebagai Tersangka Korupsi 1,7 Milyar

    Ini Dia Kasus Terminal Panyabungan Yang Menyeret Kadis Perhubungan Sebagai Tersangka Korupsi 1,7 Milyar

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Polres Madina menetapkan Kepala Dinas Perhubungan Madina sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan lahan terminal Panyabungan. Dan sejatinya Harlan ditahan pada Serlasa Malam, tetapi karena adanya surat permohonan penangguhan penahanan dari bupati Madina dan dan Plt sekda Madina dan jaminan dari istri tersangka mengakibatkan polisi tak jadi menahan Harlan. Lalu bagaiamana […]

  • DPRD Tapsel Bisa Dipidana

    DPRD Tapsel Bisa Dipidana

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel, Sikap sejumlah anggota DPRD Tapanuli Selatan Periode 2004-2009 yang hingga kini masih membandel dan belum melakukan pengembalian atas tunjangan komunikasi intensif (TKI) dan dana operasional (DO) pimpinan dinilai merupakan perwujudan tindakan melawan hukum. “Pemberian TKI dan DO itu diatur dalam Peraturan Pemerintah 37 Tahun 2006 yang telah direvisi dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun […]

  • Cara Hilangkan Dendam

    Cara Hilangkan Dendam

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Oleh: Ahmad Syafiul Anam JAKARTA – Menjadi sebuah hal yang wajar ketika seorang membalas keburukan dengan keburukan serupa sebagaimana seorang membalas kebaikan dengan kebaikan yang serupa, bahkan lebih baik lagi. Islam mengajarkan untuk senantiasa membalas kebaikan orang lain. Ketika seseorang memberi uang 10 ribu rupiah kepada kita, kemudian suatu saat kita memberikan kepadanya 20 ribu […]

  • ARONDUK – Kearifan Lokal Dengan Banyak Nilai

    ARONDUK – Kearifan Lokal Dengan Banyak Nilai

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Safar Harian Soleh Anggota Forum Komunikasi Pendidik Mandailing Natal Mandailing kekinian, dikenal sebagai wilayah yang menyebar hampir di sepanjang Sungai (Batang) Gadis, sebagai bagian dari wilayah Tapanuli Bagian Selatan Provinsi Sumatera Utara. Orang yang mendiami daerah ini dikenal dengan sebutan bangsa Mandailing, yang sangat kental dengan keislamannya. Suku ini memiliki ikatan darah, nasab, bahasa, […]

  • Ribuan Warga Simangambat Sambut Bupati Dahlan Hasan Nasution

    Ribuan Warga Simangambat Sambut Bupati Dahlan Hasan Nasution

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribuan masyarakat Kelurahan Simangambat Kecamatan Siabu menyambut kedatangan Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution didampingi Ketua TP-PKK Ny Ika Desika Dahlan Hasan, Senin (23/11). Dalam kunjungan itu, bupati menyatakan sudah saatnya masyarakat Madina agar segera meningkatkan keimanan, amal ibadah begitu juga dengan melestarikan adat budaya yang dimana saat ini sudah […]

  • Lagi, LBH Terima 2 Pengaduan

    Lagi, LBH Terima 2 Pengaduan

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Memasuki hari ketiga pengaduan yang dibuka oleh LBH Medan tentang kecurangan proses seleksi dan pengumumam CPNS Pemko Medan, LBH kembali menerima pengaduan dua orang pelamar CPNS yang semula lulus diumumkan melalui website kemudian tidak lulus setelah diumumkan di media cetak. Kedua pelamar CPNS yang mengadu ke LBH Medan yakni Lenni Marlina Sirait dan Titin […]

expand_less