Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Debat Publik Pilkada Madina, Saipullah-Atika Unggul Telak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
  • print Cetak

Saipulah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution saat Debat Publik di Pauta, Kamis (14/11/2024)

PALUTA (Mandailing Online) – Pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution lebih menguasai realita dalam acara Debat Publik Pilkada Mandailing Natal (Madina), Kamis (14/11/2024)

Debat Publik berlangsung di Sapadia Hall, Gunung Tua, Padang Lawas Utara (Paluta), Sumut.

Di sisi lain, paslon nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution-M. Ichwan Hussein Nasution gagal memanfaatkan waktu pada sesi pertama.

Bahkan sampai segmen lima dari enam segmen penyampaian debat kali ini, secara nyata menurut penilaian media BeritaHuta, tampak paslon Harun-Ichwan tak mampu mengimbangi ide dan gagasan paslon Saipullah-Atika. Hampir setiap segmen, Harun-Ichwan gagal memanfaatkannya secara maksimal. Waktu yang tersisa ada sampai 24 detik.

Saipullah-Atika tampak sangat menguasi realitas serta data tentang Madina. Sebaliknya, jawaban-jawaban yang disampaikan Harun dan Ichwan sangat monoton dan terkesan miskin pemahaman serta kurang data. Itulah sebabnya penyampain paslon nomor urut 1 ini begitu mudah dipatahkan Saipullah dan Atika.

Harun cenderung terlalu banyak berbicara mengandalkan teman-temannya di DPRD Sumut dan DPR RI dalam membangun Madina. Selain itu, tampak terlalu meng-endorse Gerindra dan Presiden Prabowo.

Ini sebenarnya bisa menjadi simbol tidak adanya rasa percaya diri dalam membangun Madina jika pada 27 Nopember 2024 nanti terpilih sebagai bupati Madina.

Paling tragis, pada acara yang dimoderatori Ahmad Fauzi alias Ray Rangkuti Harun tidak bisa memanfaatkan waktu tiga menit pertama yang diberikan panitia. Selain terlalu lambat menyampaikan kata demi kata, kalimat pembukanya juga terlalu panjang sehinga terkesan bertele-tele. Hampir 1,5 menit habis untuk narasi pembuka dari tiga menit yang disiapkan.

Alhasil Harun tidak bisa menyelesaikan membacakan visi dan misi yang sudah mereka persiapkan.

Berbeda dengan Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi (Sahata). Saipullah mampu memanfaatkan waktu tiga menit penyampaian visi dan misi secara  baik, bahkan dia dengan lugas dan tuntas membacakan 7 misi dalam melaksankaan visi mereka jika nanti terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Madina.

Demikian juga pada sesi kedua, paslon nomor urut 2 unggul dengan narasi yang mudah dipahami dan mampu memanfaatkan waktu dengan baik. Jauh berbeda dengan paslon nomor urut 1, apalagi ketika Ichwan menyampaikan kalimat tampak sempat terbata-bata. Padahal pada saat itu waktu masih tersisa 23 detik yang diberikan Harun kepada dia.

Berdasarkan penilaian BeritaHuta, segmen 1 sampai 5, tidak ada alasan untuk tak mengakui bahwa paslon Saipullah-Atika unggul telak atas Harun-Ichwan.

Sumber: Beritahuta
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langgar Aturan, Sekdes PNS Terancam Diberhentikan

    Langgar Aturan, Sekdes PNS Terancam Diberhentikan

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bupati Madina mengultimatum sekretaris desa (sekdes) yang telah menerima SK Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan menerima gaji yang melanggar aturan. Salahsatunya, apabila pengangkatannya melanggar aturan, akan diberhentikan. Hal tersebut ditegaskan Bupati Madina, HM Hidayat Batubara SE dalam surat yang disampaikannya kepada camat se Madina dan juga seluruh kepala desa terkait dengan maraknya pembicaraan di tengah-tengah […]

  • Besok DPRD Tetapkan Bupati Madina Terpilih

    Besok DPRD Tetapkan Bupati Madina Terpilih

    • calendar_month Senin, 10 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Madina akan menetapkan bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada Madina, dalam rapat paripurna, besok (Selasa, 11/4/2021). Kepastian itu diputuskan dalam rapat Badan Musyawarah DPRD Mandaililing Natal (Madina), Senin (10/5/2021) dipimpin Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis. Pihak eksekutif dihadiri Asisten I, Alamulhaq Daulay. Hasil rapat Badan Musyawarah menyutujui pelaksanaan […]

  • Tabagsel Harus Siap Ketika Moratorium Dicabut

    Tabagsel Harus Siap Ketika Moratorium Dicabut

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) harus menyiapkan diri tatkala moratorium pemekaran daerah dicabut pemerintah Indonesia. Dari banyak sisi, Tabagsel memenuhi banyak syarat menjadi satu provinsi pemekaran dari Sumatera Utara. Hingga kini posisi Tabagsel merupakan penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Sumatera Utara. Namun, kucuran APBD Sumut justru tak sampai […]

  • Sampah di Aek Mata Rusak Keindahan Kota Panyabungan

    Sampah di Aek Mata Rusak Keindahan Kota Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 12 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Kesadaran warga kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal terhadap kebersihan sungai Aek mata masih rendah. Sampah rumah tangga dan usaha dagang masih dibuang ke parit dan badan sungai. Akibatnya, aliran sungai yang membelah kota Panyabungan ini selalu kotor oleh gulungan dan sumbatan sampah. Pemandangan pun menjadi tak sedap sehingga kota panyabungan masih kotor. […]

  • Pemkab Madina Harus Akui Keberadaan Masyarakat Adat

    Pemkab Madina Harus Akui Keberadaan Masyarakat Adat

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sampai saat ini Mandailing Natal belum memiliki peraturan daerah (perda) tentang pengakuan masyarakat adat. Padahal keberadaan masyarakat adat dapat dibuktikan secara fisik dan historis. Ketiadaan perda ini merupakan hutang pemerintah daerah dan DPRD bagi masyarakatnya sendiri. Koordinator Umum Batang Pungkut Green Conservation (BPGC), Syafruddin Lubis Kamis (17/7/2014) menyatakan BPGC berkepentingan […]

  • Bupati: Tidak Ada Pemotongan Gaji ke-13

    Bupati: Tidak Ada Pemotongan Gaji ke-13

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PALAS- Bupati Padang Lawas Ali Sutan Harahap (TSO) mengatakan, pencairan gaji ke-13 PNS di Pemkab Palas yang akan segera dicairkan tidak akan mengalami pemotongan. Gaji ke-13 ini sudah menjadi hak dari pada PNS seutuhnya. Dan rencana pencairannya akan segera dilakukan sebelum bulan puasa. “Jika ada pegawai yang mendapatkan pemotongan diminta membuat laporan langsung kepada Bupati,” […]

expand_less