Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Temuan Bom di Serpong, Indonesia Siaga I

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 24 Apr 2011
  • print Cetak


Istana rapat mendadak. Seluruh elemen keamanan hadir.

Kamis pagi, 21 April 2011, pengurus gereja Christ Katedral, Desa Cihuni, Gading Serpong, Tangerang, mendapatkan kabar mengagetkan dari polisi: ada paket bom dipasang di sekitar lokasi gereja.

Polisi kemudian langsung bergerak menyisir sekitar lokasi. Sepuluh jam lebih menyisir, hingga lepas shalat Maghrib, hasilnya sembilan paket bom dengan berat bervariasi ditemukan petugas di sekitar lokasi. Berat masing-masing paket bom mulai dari 10 sampai 15 kilogram. Bila masing-masing paket memiliki bobot 10 kilogram, itu artinya paket bom keseluruhan berjumlah 90 kilogram.

Bom berdaya ledak dahsyat tersebut diletakkan tersebar di beberapa titik di dekat jalur pipa gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN), di dalam gorong-gorong.

Akibatnya tentu akan sangat fatal jika bom tersebut meledak. PGN telah menutup dan mengosongkan gas di jalur itu. Tiga perusahaan terpaksa tidak mendapat pasokan gas sementara dari PGN. Tiga perusahaan itu yakni, “Summarecon Mall Serpong, Batik Keris, dan Universitas Multimedia Nusantara,” kata Kepala Divisi Penjualan PGN, Rindang Triyono, di lokasi kejadian.

Garis polisi sudah dipasang sejauh 1 kilometer dari lokasi penemuan. Di setiap paket bom terdapat telepon selular yang sudah dipasang pengatur waktu pukul 09.00 WIB. Bom siap diledakkan bertepatan saat Jumat Agung.

Dalam situs resmi Gereja Bethel Indonesia (GBI) Basilea Christ Cathedral, rencananya Ibadah Raya Jumat Agung akan dimulai pukul 10.00 WIB bersama Pastor Billy Sindoro. Jemaat Jumat Agung menjadi target ini juga dibenarkan Markas Besar Polri. “Di Serpong itu memang rencananya akan diledakkan pada saat Paskah dengan remote [telepon seluler],” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam ketika dihubungi VIVAnews.com di Jakarta, Kamis 21 April 2011.

Mendapat laporan ini, Istana rapat mendadak. Seluruh elemen keamanan hadir, termasuk Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo, Pangdam Jaya Mayjen Waris, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Sutarman.

“Presiden memerintahkan kepada seluruh aparat yang terlibat melakukan pengaman di seluruh Indonesia,” kata Menteri Kordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis 21 April 2011.

“TNI dan Polri tadi pagi sudah siaga I di tempat-tempat yang telah ditentukan. Khususnya nanti malam, besok pagi, sampai lusa menyongsong hari raya Paskah.” Indonesia siaga satu.

Biasanya, polisi meledakkan paket bom yang ditemukan di lokasi kejadian. Seperti misalnya, paket-paket bom buku yang meneror Jakarta pada Maret lalu. Kali ini hal itu tidak dilakukan. Semua paket bom dibawa tim Gegana. “Pukul 18.25 WIB polisi menyatakan kawasan ini sudah clear dan besok, kami memastikan kegiatan ibadah tetap berjalan,” ujar Sekretaris Jenderal Geraja Christ Chatedral Serpong, Nardi Atmaja, di lokasi.

Bom itu kabarnya merupakan rentetan dari teror bom yang beberapa hari terakhir muncul. Selama ini, Nardi mengaku pengurus Gereja tidak pernah menerima teror dari pihak manapun. Info pertama yang diterima pengurus gereja menyebutkan paket bom di luar arel gereja sebanyak 5 paket bom.

Namun, aparat tidak menyebutkan secara persis titik-titik tempat bom tersebut disimpan. “Beberapa berada di sepanjang jalur pipa gas yang lokasinya cukup dekat dengan gereja,” kata Nardi.

Polisi terus meningkatkan keamanan agar pelaksanaan ibadah hari raya Paskah dan Jumat Agung bisa berjalan dengan khusyuk. Petugas sedang melakukan penanganan-penanganan, pencegahan dan mengurai agar tidak terjadi. “Untuk melihat secara utuh perlu penyelidikan,” kata Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo, yang mendampingi Menko Polhukam Djoko Suyanto di Kantor Presiden.

Pelaku Sama

Polisi berhasil mengendus paket bom berdaya ledak luar biasa itu dari penggerebekan Kamis pagi di kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur. Sekitar pukul 05.00 WIB, lebih dari lima petugas menggerebek dua lokasi kontrakan di Pondok Kopi. Di dua lokasi yang hanya berjarak sekitar 200 meter itu, polisi berhasil membekuk empat orang.

Di lokasi pertama, polisi membekuk pedagang mainan anak-anak dan penganan agar-agar bernama Kalsum, anaknya, dan seorang pedagang burger. Pedagang burger ini penghuni yang pindah dari kontrakan yang digerebek polisi di lokasi kedua.

Di lokasi penggerebekan kedua, polisi membekuk Darto, warga Cirebon, Jawa Barat. Dari kontrakan Darto, polisi menemukan empat buku tebal, yang cirinya mirip dengan paket bom buku yang meledak di Utan Kayu, Jakarta Timur.

Satu orang lainnya berhasil kabur dan dibekuk di kawasan Klender, Bekasi. Dari penggerebekan shubuh ini, polisi mendapat informasi adanya paket bom di Serpong. Polisi bergerak, sebanyak 19 tersangka dibekuk. Semua tersangka ini terkait paket bom buku, penggerebekan Pondok Kopi, dan bom Serpong.

“Pelakunya sama. Semua yang ditangkap itu ternyata juga sedang merencanakan bom di gereja,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Ansyad Mbay, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis 21 April 2011.

Tidak sampai satu minggu sebelum hari ini, tepatnya enam hari lalu, Jumat siang 15 April 2011, Indonesia dikejutkan dengan aksi bom bunuh diri di dalam masjid. Bertepatan saat salat Jumat. Tidak hanya itu, bom bunuh diri meledak di dalam Markas Polresta Cirebon, Jawa Barat.

Bom berisi material paku, mur, dan baut. Beruntung, bom ini hanya berdaya ledak rendah. Meski berjarak hanya satu barisan salat di depan pelaku, Kapolresta Cirebon, Ajun Komisaris Besar Polisi Herukoco, selamat dengan kondisi luka parah. Tim dokter berhasil mengangkat 50 material yang menancap dari punggung Herukoco.

Korban tewas hanya satu orang, pelaku yang bernama Muchamad Syarif. Jaringan Syarif belum diketahui, tapi Syarif tercatat dengan berbagai kasus kriminal. Buron kasus perusakan Alfamart, penyerangan Ahmadiyah di Kuningan, dan diduga terlibat pembunuhan anggota TNI. Apakah kasus bom di Cirebon ini terkait paket bom berdaya ledak dahsyat di Serpong? Belum bisa dipastikan.
Sumber : Vivanews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KETAKUTAN DI TANAH SENDIRI

    KETAKUTAN DI TANAH SENDIRI

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Warga Sibanggor Tak Lagi Tidur Nyenyak (Bagian 2)   Laporan : Dahlan Batubara dan Seri Aida Lubis   Hamparan sawah itu kini terbengkalai. Petaninya takut ke sawah itu. Bayangan meregang nyawa di sawah oleh sebaran racun senantiasa menghantui sanubari petani. Itu gambaran terkini di kalangan petani Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal, […]

  • Akhirnya Pejabat Dinas PMD Madina Dilantik

    Akhirnya Pejabat Dinas PMD Madina Dilantik

    • calendar_month Jumat, 21 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gozali Pulungan,SH.MM dilantik menjadi Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Mandailing Natal, Jum’at (21/4/2017). Dia menggantikan pejabat lama, Sayuti Lubis. Pelantikan Gozali ini bersama dengan 366 pejabat eselon II,III dan IV di lingkungan Pemkab Madina oleh Wakil Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution di Taman Raja Batu, Panyabungan. Jabatan Sekretraris ini […]

  • Segini Harta Wakil Bupati Madina Dari Laporan LHKPN

    Segini Harta Wakil Bupati Madina Dari Laporan LHKPN

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi dalam dua tahun berturut-turut tampak tak ada kenaikan yang terlalu signifikan. Dalam LHKPN tahun 2023 yang dilaporkan Desember 2022 dalam situs e-lhkpn.kpk tercantum mengalami kenaikan sebesar 0.95% atau sebesar 400 jutaan rupiah. Ketika Pejabat Pejabat Negara tidak melaporkan […]

  • Target Bebas Pemadaman Listrik, PLN Sumut Sewa Kapal PLTGU dari Turki

    Target Bebas Pemadaman Listrik, PLN Sumut Sewa Kapal PLTGU dari Turki

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN – PT PLN (Persero) menyewa Kapal Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) atau Marine Vessel Power Plant (MVPP) dari Karadeniz Powership Onur Sultan, Turki selama lima tahun. Ini dilakukan untuk mengatasi krisis listrik di Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Kapal super besar ini luasnya tiga kali lapangan bola kaki memiliki kapasitas 240 […]

  • Atika: KIM Sangat Strategis Bantu Warga Tentang Informasi

    Atika: KIM Sangat Strategis Bantu Warga Tentang Informasi

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menyatakan keberadaan KIM memiliki fungsi sebagai penghubung dalam proses diseminasi dan aspirasi antara pemerintah dengan masyarakat maupun antar masyarakat. “Keberadaan KIM sangat strategis, untuk membantu pengelolaan informasi di masyarakat di dalam mendukung pembangunan daerah, oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berupaya untuk menguatkan […]

  • Kalapas Panyabungan: Napi Pesan Sabu Lewat Telepon

    Kalapas Panyabungan: Napi Pesan Sabu Lewat Telepon

    • calendar_month Rabu, 24 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online ) – Kalapas Kelas IIB Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut Mustafa Kamal Simamora akui kebobolan atas tindakan salah seorang penghuni Lapas atas nama Alpin Frio Majid Tanjung ( 24 ) yang memesan narkotika jenis sabu sabu lewat telepon selular yang kasusnya saat ini ditangani Polres Madina. “Kami kecolongan adanya penghuni lapas yang […]

expand_less