Rabu, 20 Mei 2026
light_mode

Lagi, Puluhan Ayam Bermatian

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
  • print Cetak


SIDINGKAT-
Sedikitnya 34 ayam milik warga di Desa Sidingkat dan Lingkungan II, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, mati mendadak. Ayam-ayam yang bermatian diduga akibat tetelo ini merupakan kali kedua. Sebelumnya ratusan ayam di Madina juga mati mendadak.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Paluta Ir Mara Bangun Harahap didampingi Kabid Kesehatan Hewan Bukti Siregar dan drh Samsul Bahri Siregar, kepada METRO, membenarkan, ada puluhan ayam yang mati di Sidingkat dan empat ayam mati di Lingkungan I, Kelurahan Pasar Gunung Tua. “Temuan ayam mati itu dilaporkan warga sekitar, lalu langsung dilakukan pemeriksaan laboratorium. Hasilnya, semua unggas bukan mati karena virus H5N1 tetapi karena penyakit tetelo,” ujar kadis.
Disnakan, lanjut kadis, telah melakukan langkah-langkah pengamanan dengan melakukan penyemprotan untuk mencegah masuknya virus avian influenza di Paluta. “Semua lokasi di Paluta rentan terkena tetelo karena Paluta daerah terbuka. Maka kami akan memperketat pengawasan semua jalan masuk ke Paluta untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya. Mengingat kejadian ini, Mara Bangun mengingatkan masyarakat Paluta untuk tidak panik dan mengimbau warga agar segera melapor bila menemukan ayam-ayam yang bermatian lagi.
Sebelumnya, penyakit Newcastle Disease (ND) atau tetelo menyerang ternak ayam di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal. Akibatnya, sedikitnya 470 ekor ayam warga mati mendadak.
Informasi diperoleh METRO dari warga Bonan Dolok, semula ayam warga masih dalam keadaan sehat saat masuk ke kandang sore harinya. Namun pada pagi hari, ayam sudah banyak yang mati. Bahkan, jumlahnya tidak sedikit.
Kandang Disemprot, Ayam-ayam Diobati
Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madina kembali mengimbau warga untuk melaporkan bila masih ditemukan ayam-ayam yang mati mendadak. Imbauan itu merupakan rangkaian pencegahan untuk meminimalisir penyebaran penyakit tetelo.
“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap ayam mati dan yang masih hidup di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu, penyakit yang dialami ayam-ayam bukan flu burung melaninkan hanya tetelo,” kata Drh Franki, kepada METRO, Minggu (8/5).
Dikatakan Franki, pihaknya telah melakukan penanggulangan dengan melakukan penyemprotan terhadap kandang-kandang ayam warga. Hal ini untuk mengantisipasi penyakit yang diperkirakan masih ada pada tubuh ayam yang lain. “Di samping itu kita juga melakukan pengobatan terhadap ayam yang diperkirakan kena penyakit ini. Kita beri obat agar tubuh ayam lebih kebal terhadap penyakit. Sebab, kalau penanganannya terlambat dalam satu hari saja bisa ratusan ayam mati,” tambahnya. (thg/ann/dok)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • HARI INI ADA YANG MATI

    HARI INI ADA YANG MATI

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Askolani Humas DPRD Mandailing Natal Sebut saja namanya “Juang”, lelaki lajang 25-an tahun yang minggu lalu mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Menggantung diri di pintu kamar orang untuk sebuah kematian yang dipilih. Sebutlah ini takdir, suratan, karena rezeki, jodoh dan ajal adalah takdir Tuhan. Tetapi alangkah kejamnya takdir yang disuratkan kepada “Juang” karena […]

  • Gepeng Menjamur

    Gepeng Menjamur

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) bahkan orang gila (orgil) mulai terlihat dan semakin menjamur di Gunung Tua, Padang Bolak, Paluta. Keberadaan mereka sangat mengganggu ketenteraman masyarakat. Menjamurnya gepeng dan orgil ini membuat pemandangan kurang baik. Pasalnya mereka terlihat di tepat-tepat keramaian, pusat pasar, jalanan dengan wajah dan dandanan yang kurang beretika dan jotok. Dikhawatirkan apabila […]

  • Jangan Ada Main Mata

    Jangan Ada Main Mata

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sidang lanjutan keempat terdakwa pengisap ganja, Heriansyah Hanzali Dalimunte (PNS), Dedek Ispansyah Siregar (PNS), Edi Syahputra (wiraswasta) dan Samsuddin Batubara alias Manambin akan digelar, Kamis (02/12/ 2010), dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. Diharapkan Kejaksaan Negeri Panyabungan dan Pengadilan Negeri Panyabungan serius memproses kasus ini. Hal itu disampaikan Ketua LSM Republik Anti Korupsi (LSM Reaksi) Madina […]

  • Sungai Aek Mata dan Sungai Rantopuran Meluap

    Sungai Aek Mata dan Sungai Rantopuran Meluap

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sungai Aek Mata yang membelah kota Panyabungan, Mandailing Natal meluap, Selasa sore (15/11). Luapan arus cukup mengkhawatirkan, sehingga  sekira pukul 17.00 WIB masjid di Kelurahan Panyabungan III  mengeluarkan pengumuman supaya masyarakat waspada melihat naiknya debit air sungai. Warga yang bermukim di kawasan bantaran sungai terlihat panik, karena sebagian pemukiman sudah dibanjiri […]

  • 50 Persen Pengguna Narkoba Pelajar SMA

    50 Persen Pengguna Narkoba Pelajar SMA

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MASA depan bangsa ini tergantung sepenuhnya pada upaya pembebasan generasi muda dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba. Hasil penelitian Badan Narkotika Nasional menunjukan jumlah penyalahguna narkoba pada kelompok pelajar mencapai 22 persen dari total penyalahguna berjumlah 4 juta orang. Dari 22 persen itu 50 persen penyalahguna merupakan pelajar SMA/K. Menanggapi hal itu Dedi Dwitagama, praktisi dan […]

  • Fakhrizal Efendi Nasution Bantu Persatuan Wirid Yasin Hutapuli

    Fakhrizal Efendi Nasution Bantu Persatuan Wirid Yasin Hutapuli

    • calendar_month Sabtu, 4 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Kaum ibu Desa Hutapuli mengucapkan terimakasih kepada Anggota DPRD Sumut, H. Fakhrizal Efendi Nasution,SH atas bantuan peralatan dapur untuk pengajian di desa itu. Bantuan itu diserahkan melalui Kepala Desa Hutapuli, Hanafi kepada 5 organisasi Wiritan Yasin di Hutapuli, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal Jum`at (3/8/2018). “Terima kasih yang sedalam-dalam nya kami […]

expand_less