Selasa, 3 Mar 2026
light_mode

Atasi Krisis Listrik PLN akan Bangun Gardu Induk di Panyabungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
PLN akan membangun gardu induk di wilayah Panyabungan guna menambah daya di kawasan itu. Dengan pembangunan gardu induk ini, diharapkan kekurangan arus listrik yang selama ini terjadi dapat diatasi.
“Jika gardu induk tersebut berdiri, kemungkinan besar tidak ada lagi terjadi gangguan kekurangan arus yang dialami setiap pelanggan yang berada di sekitar Panyabungan ini,” kata Manager PLN Ranting Panyabungan, Aril Wijaya, didampingi Supervisor Distribusi Arliswan Pulungan, Supervisor Pelayanan K Sitompul, dalam keterangan persnya di Rumah Makan Paranginan, Panyabungan, Rabu (27/4).

Dia juga menambahkan saat ini masih ada program tambah daya gratis bagi pelanggan 450 VA dan 900 VA ke 1.300 VA atau 2.200 VA. “Jika ada pelanggan yang ingin melakukan penambahan daya dapat menghubungi kami secala langsung ke kantor PLN Ranting Panyabungan, tidak dipungut biaya,” katanya.

Menurut Aril, pihaknya berupaya mengatasi tegangan yang drop yang selama ini menjadi keluhan pelanggan. “Kita akan melakukan upaya-upaya perbaikan demi kepuasan pelanggan, di antaranya penambahan travo 160 KVA di Simpan Pagaran untuk menambah daya di wilayah Kelurahan Sipolu-polu sekitarnya, sebab daerah ini masih memakai pider III dengan tegangan yang masih minim,” sebutnya.

Selain itu, pihaknya juga akan lebih mengoptimalkan pencatatan meteran oleh petugas, sebab ada langganan yang tagihan rekening listriknya melonjak, sementara menurt pengangkuan pelanggan pemakaian normal.

Untuk itu, pihaknya akan menurunkan tim guna mengetahui penyebab peroalan itu. Menurutnya, ada dua kemungkinan yang menjadi penyebab membengkaknya tagihan rekening pelanggan, yakni kesalahan pencatatan meteran oleh petugas di lapangan, dan pencurian arus.

“PLN akan berupaya semaksimal untuk menutupi segala kelemahan dalam memberikan kepuasan pelanggan. Seperti melakukan pengecekan terhadap sejumlah travo secara rutin, pembersihan pohon yang berada di sekitar tali penyaluran arus listrik yang juga dapat mengganggu kelancaran distribusi arus,” sebutnya. (henri)
Sumber : Medanbisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Siabu Amankan 40 Ekor Landak

    Polsek Siabu Amankan 40 Ekor Landak

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Polsek Siabu, Mandailing Natal (Madina) berhasil mengamankan 40 ekor landak, satwa yang dilindungi. Landak tersebut diduga berasal dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat hendak dibawa ke Aceh. Penyitaan 40 ekor landak tersebut bermula saat polisi melakukan razia di Jalinsum depan kantor Polsek Siabu, Sabtu (29/3/2014) lalu, demikian dilansir surat kabar Mandailing Pos […]

  • Kabut Asap, Sekolah Di Madina Libur 4 Hari

    Kabut Asap, Sekolah Di Madina Libur 4 Hari

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akibat asap kian pekat, Dinas Pendidikan Madina meliburkan sekolah mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. Kebijakan meliburkan sekolah ini mulai berlaku sejak hari ini Selasa (28/10) hingga Sabtu (31/10) atau selama 4 hari. Pemberitahuan libur ini tertuang dalam surat bernomor 422.3/2145/P/2015 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina), […]

  • Saat Amankan Alat Berat Penambang Emas Ilegal di Madina, Tim Poldasu Sempat Dihadang 12 OTK

    Saat Amankan Alat Berat Penambang Emas Ilegal di Madina, Tim Poldasu Sempat Dihadang 12 OTK

    • calendar_month 12 jam yang lalu
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online) – Upaya Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menertibkan praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat perlawanan sengit. Tim gabungan dari Ditreskrimsus dan Satuan Brimob Polda Sumut mengalami intervensi oleh sekelompok orang saat berusaha mengamankan barang bukti di lapangan pada Senin (2/3/2026). Insiden ini bermula ketika […]

  • Pemkab Madina Aneh, Panggil Wartawan Karena Berita Tambang Emas Ilegal Diduga Melibatkan Kades

    Pemkab Madina Aneh, Panggil Wartawan Karena Berita Tambang Emas Ilegal Diduga Melibatkan Kades

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online: Pemkab Madina mulai berlagak aneh, untuk memenuhi unsur pemeriksaan terhadap Kepala Desa Simpang Banyak dengan dugaan keterlibatan kegiatan Penambangan Tanpa Izin (PETI) lewat Inspektorat Madina memanggil wartawan untuk dimintai keterangan. Melalui surat nomor : 700/1185/Insp/2025 Tanggal 14 Agustus 2025, bersifat Penting, memanggil Sahren Hasibuan salah satu wartawan media online di Madina. hal […]

  • Sekda Palas meringkuk di sel

    • calendar_month Minggu, 15 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Direktorat Rerserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian DaeraH Sumatera Utara (Polda Sumut) terus melakukan pemeriksaan terhadap Sekertaris Daerah (Sekda) Pemerintahan Kabupaten Padang Lawas Gusnar Hasibuan yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengadaan tiga unit mobil fiktif senilai Rp 933.639.000. Sekda Palas tersebut akhirnya dimamsukkan sel oleh penyidik Subdit III/Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Ditreskrimsus […]

  • Jubir: Tak Ada Tawar Menawar Kasus Nazaruddin

    Jubir: Tak Ada Tawar Menawar Kasus Nazaruddin

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha memastikan tidak ada tawar menawar antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin dalam kasus hukum yang kini ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis, Julian mengatakan Presiden SBY menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus hukum yang menjerat Nazaruddin kepada Komisi Pemberantasan […]

expand_less