Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

8 Istilah Unik dan Fakta Menarik Pesantren di Mandailing Natal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • print Cetak

 

 

Oleh: Azhar Nasution M.Ag

 

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang memiliki sejarah panjang di Nusantara, termasuk di wilayah Mandailing Natal, Sumatera Utara. Selain sebagai pusat pembelajaran agama, pesantren juga menjadi tempat para pelajar yang dikenal sebagai santri menjalani kehidupan sederhana, mandiri, dan penuh nilai-nilai spiritual.

Namun, ada yang unik di Mandailing Natal. Di daerah ini, pesantren memiliki sejumlah istilah khas yang tidak ditemukan di tempat lain. Istilah-istilah ini menjadi bagian dari budaya lokal yang memperkaya dinamika kehidupan pesantren. Berikut delapan istilah unik dan fakta menarik seputar dunia pesantren di Mandailing Natal:

1. Fokir dan Fatayat

Di banyak tempat, pelajar pesantren disebut santri (laki-laki) dan santriwati (perempuan). Namun, di Mandailing Natal, sebutan yang digunakan berbeda. Pelajar laki-laki disebut Fokir, sedangkan pelajar perempuan disebut Fatayat.

Kata Fokir berasal dari bahasa Arab faqir yang berarti “orang yang kekurangan”, tetapi dalam konteks pesantren, bermakna seseorang yang sedang haus ilmu. Fatayat berasal dari kata Arab fatayat yang berarti “gadis” atau “perempuan muda”.

2. Marayap

Istilah “marayap” digunakan untuk menyebut waktu libur panjang di pesantren. Ketika musim liburan tiba, para santri akan berkata, “Marayap hamu?” (Apakah kamu pulang/libur?). Kata ini sudah menjadi bagian dari kosakata sehari-hari para santri ketika libur panjang di Mandailing Natal.

3. Ta’in

Menjelang ujian semester, para santri menggunakan istilah ta’in untuk menyebut masa persiapan atau jadwal tetap menjelang ujian. Kata ini berasal dari bahasa Arab ta’yin yang berarti “penetapan” atau “penentuan”.

4. Manambang

Manambang adalah istilah yang digunakan ketika seorang santri mengambil makanan—seperti nasi, lauk, atau minuman—dari pondok teman atau rumah warga. Ini adalah bentuk solidaritas dan kebersamaan yang mengakar kuat dalam budaya pesantren di Mandailing Natal.

5. Ayah Guru

Alih-alih memanggil “ustaz” atau “pak guru”, santri di Mandailing Natal sering memanggil guru laki-laki mereka dengan sebutan Ayah Guru. Istilah ini mengandung nuansa emosional yang lebih dalam, mencerminkan hubungan dekat layaknya antara anak dan orang tua.

6. Mudzakaroh

Mudzakaroh berarti kegiatan belajar kelompok atau mengulang pelajaran bersama setelah proses belajar formal selesai. Kegiatan ini bisa dilakukan antara sesama teman sekelas, adik kelas, atau senior. Kata ini juga berasal dari bahasa Arab yang berarti “diskusi” atau “pengulangan ilmu”.

7. Mangaji

Santri di Mandailing Natal menyebut kegiatan membaca atau belajar al-Qur’an dengan istilah mangaji. Kata ini merupakan bentuk lokal dari kata mengaji yang sudah diserap dalam bahasa daerah.

8. Pondok

Berbeda dengan pengertian umum, pondok di sini merujuk pada gubuk kecil tempat tinggal santri laki-laki (fokir). Biasanya terdiri dari dua ruangan sederhana: satu untuk tidur dan satu lagi sebagai dapur kecil. Di sinilah santri tinggal selama menimba ilmu di pesantren.

Penutup

Istilah-istilah ini bukan hanya sekadar kosakata, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai lokal, budaya, dan kehidupan sehari-hari santri di Mandailing Natal. Dengan memahami istilah-istilah tersebut, kita bisa melihat bagaimana pesantren tak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai penjaga tradisi dan jati diri masyarakat.

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Madina Ziarahi Makam Para Ulama

    Wakil Bupati Madina Ziarahi Makam Para Ulama

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Menyongsong bulan suci Ramadan, Wakil Bupati Madina H.M Jakfar Sukhairi Nasution melakukan ziarah ke sejumlah makam ulama yang ada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (15/4/2020). Jakfar Sukhairi berziarah bersama rombogan lintas elemen Madina. Sebelum ke makam para ulama, Jak’far Sukhairi terlebih dahulu ziarah ke makam kedua orangtuanya yaitu makam H.Khollad Jafar […]

  • Camat Tambangan : Pengurus dan Anggota PKK Tambangan Harus Aktif Sosial Kemasyarakatan

    Camat Tambangan : Pengurus dan Anggota PKK Tambangan Harus Aktif Sosial Kemasyarakatan

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    TAMBANGAN ( Mandailing Online ) Muslih S.sos Camat Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal mengatakan, Program Sunatan masaal, operasi bibir sumbing, dan mendorong warga yang sakit untuk berobat ke Puskesmas Tambangan menjadi program ke masyarakatan yang akan di dukung oleh ibu ibu PKK Kecamatan Tambangan. Hal ini dikatakannya saat melantik Ketua dan pengurus PKK Kecamatan Rabu 26/7/2023. […]

  • PNS Dilarang Tambah Cuti Lebaran

    PNS Dilarang Tambah Cuti Lebaran

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, – Selain libur Lebaran pada 8 dan 9 Agustus, pemerintah juga memberikan cuti bersama untuk pegawai negeri sipil (PNS) selama tiga hari. Yakni 5 hingga 7 Agustus. Untuk itu, Menteri Koordinator (Menko) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Agung Laksono mengingatkan para abdi negara untuk tidak menambah jatah cuti. “Pemerintah telah menetapkan cuti bersama tanggal 5, 6, […]

  • Bank Sumut Buka Capem di Pasar Baru Panyabungan

    Bank Sumut Buka Capem di Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bank Sumut Buka Capem di Pasar Baru Panyabungan MedanBisnis – Panyabungan. Pembukaan kantor cabang pembantu (capem) Bank Sumut Pasar Baru Panyabungan yang diresmikan Pj Bupati Mandailing Natal, Aspan Sopyan Batubara, Wakil Ketua DPRD Madina Fahrizal Efendi Nasution SH, Senin (25/4) bertujuan memperluas jangkauan pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat atas jasa perbankan . “Ini merupakan komitmen kami […]

  • Silaturrahim di Hutapadang, Pemuka dan Warga Muhammadiyah Kumpul Dana untuk Masjid Taqwa

    Silaturrahim di Hutapadang, Pemuka dan Warga Muhammadiyah Kumpul Dana untuk Masjid Taqwa

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Pimpinan Ranting Muhammadiyah Hutapadang, Cabang Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) menyelenggarakan Silaturrahim Syawal 1443 H. Berlokasi di halaman masjid Taqwa, Hutapadang, Kecamatan Ulupungkut, Rabu (4/5/2022). Silaturrahim ini tergolong besar karena dihadiri banyak tokoh perantau dan pejabat Pemkab Madina. Bersama ratusan warga persyarikatan yang hadir, terlihat banyak tokoh perantauan seperti H. Baroya (Jakarta), […]

  • Pj Bupati Madina Tepungtawari Calhaj Dinas Pendidikan

    Pj Bupati Madina Tepungtawari Calhaj Dinas Pendidikan

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pj Bupati Mandailing Natal (Madina) Ir Aspan Sofian Batubara MM menepungtawari pegawai Dinas Pendidikan yang akan berangkat menunaikan ibadah haji di di Gedung Serba Guna Parabungan, Kecamatan Panyabungan, Ahad (03/10/2010). Kepala Dinas Pendidikan Madina Drs Musaddad Daulay MM dalam sambutannya mengatakan, tepung tawar bagi pegawai Dinas Pendidikan dan guru-guru yang berangkat menunaikan ibadah haji […]

expand_less