Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Kasus Oknum Ortu Siswa Laporkan Guru ke Polisi di Madina Jadi Sorotan

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • print Cetak

Aksi bela guru Sukoco di Madina yang dilaporkan oknum orang tua siswa pada polisi ( ist )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Iyusan Sukoco, guru sekolah  dasar negeri (SDN) 328 di Sinunukan IV, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) minggu terakhir menjadi pusat perhatian banyak kalangan. Ia Sukoco yang akrab sisapa itu dilaporkan oknum orang tua murid SD dimana Sukoco menjadi guru dengan tuduhan tibdakan kekerasan pada siswa.

Laporan polisi nya sendiri dilakuka pada 24 september 2025 lewat. Berdasarkan Informasi yang beredar di tengah masyarakat kasus ini berawal dari sepulang sekolah pada Tanggal 23 September seorang siswa kelas V SD N 328 Sinunukan mengadu kepada ayahnya yang diketahui bernama Parmin yang beralamat di perumahan PT Palmaris Airapa. Siswi itu mengadu bahwa dia ditendang oleh gurunya yakni Iyusan Sukoco saat latihan baris berbaris disekolah.

Dari aduan siswi pada orang tuanya, sang ayah langsung membuat laporan polisi tanpa terlebih dahulu mengkonfirmasi kesekolah atau mendalami kebenaran hal demikian. Bahkan, sebanyak 5 orang siswa teman siswi yang diduga kena tindakan kekerasan itu sudah diperiksa dipolres Madina. Dan tidak ada seorang pun yang menerangkan bahwa anak Pelapor atau Parmin ditendang Iyusan Sukoco saat latihan di SD tersebut.

Diawal laporan itu disampaikan kepolisi pihak pak Iyusan Sukoco sudah berupaya mediasi secara kekeluargaan namun keluarga anak tersebut bersikeras dan meminta kasus ini harus diproses hukum.

Persoalan itupun mencuat ke publik, orang orang pun bereaksi termasuk Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis. Pada wartawan ia mengatakan ke prihatinannya dan berharap kasus ini diselesaikan dengan baik.

“Kalau guru itu tidak salah, saya akan membela nya. Ia juga berharap pemerintah daerah harus ambil sikap dalam hal ini,” jelas Erwin.

Erwin menyesalkan tindakan orang tua siswa tersebut, sebab persoalan ini seharusnya tidak masuk ke ranah hukum, sebab cara mendidik siswa apalagi kegiatan ekstrakulikuler ke pramukaan. Hal seperti yang dituduhkan itu biasa untuk menguji mental anggota pramuka asal tidak melukai.

” saya akan berkomunikasi dengan Pak Kapolres demikian juga dengan Bupati dan Dinas Pendidikan untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Erwin yabg juga ketua Partai Gerindra Madina itu.

Di Kecamatan Sinunukan sendiri rekasi warga pun terus muncul pasca persoalan itu. Dari unsur Kecamatan,dan organisasi guru serta organisasi pemuda san masyarakat membuat suatu kesepekatan untuk membela Sukoco guru yang dilaporkan ke polisi tersebut

Peri Eka Saputra tokoh pemuda pantai barat juga bersuara terkait kasus ini. Ia berpendapat tindakan oknum orang tua siswa itu berlebihan.

“Tenaga pendidik harus mendapat dukungan dan perlindungan dalam menjalankan tugasnya. Sebab ditangan merekalah kita menaruh harapan tumbuh kembangnya anak bangsa. Saya secara pribadi sangat prihatin dan menyayangkan sikap orang tua siswa yang terkesan gegabah,” Kata Peri menyampaikan dukungannya pada Iyusan.

Ia berharap pihak-pihak terkait dan semua eleman masyarakat harus turut mengawal kasus ini. Jangan sampai ada kriminalisasi terhadap guru. Apalagi pada tuduhan yang belum ada bukti dan saksi sampai saat ini.

Sejauh ini kasus Sukoco belum menemui jalan keluar, sampai tadi malam, pihak Camat Sinunukan, tokoh masyarakat, dinas pendidikan serta seorang anggota DPRD Madina melakukan pertemuan dengan Bupati Madina Saipullah Nasution. Belum diketahui pasti apa hasil pertemuan tersebut. Kasus ini sendiri masih bergulir di Polres Madina. Sejumlah saksi sudah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. ( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 785 Guru Pontren & 1.308 Guru MDA Terima Insentif

    785 Guru Pontren & 1.308 Guru MDA Terima Insentif

    • calendar_month Kamis, 3 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA, (MO) – Bersyukur bagi para guru-guru pondok pesantren dan Madrasah Diniyah Awaliah (MDA). Sebab Pemkab Mandailing Natal (Madina) menyerahkan dana insentif atau bantuan bagi guru Pontren sebanyak 785 orang dan guru MDA sebanyak 1.308 orang. Besaran dana yang mereka terima Rp100 ribu per bulan. Bupati Madina HM Hidayat Batubara melalui Kepala Bagian Kesra M […]

  • Baru Diaspal Sudah Mulai Mengelupas

    Baru Diaspal Sudah Mulai Mengelupas

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pembangunan jalan menuju Kecamatan Panyabungan Timur perlu dipertanyakankan. Sebab, baru diaspal, terlihat ada yang sudah terkelupas. Demikian pantauan MedanBisnis di Panyabungan Timur, Jumat (22/10). Aspal yang terkelupas mulai terlihat dari titik 2+950 yang baru beberapa hari dilaksanakan penghamparan aspalnya. Dari pengakuan masyarakat setempat, jalan Panyabungan Timur yang baru dikerjakan itu sering dilewati truk pengangkut […]

  • Bupati Tapsel Minta Pejabat Tingkatkan Etos Kerja

    Bupati Tapsel Minta Pejabat Tingkatkan Etos Kerja

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tapsel –  Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sahrul M Pasaribu mengatakan, para pemilik jabatan baru agar meningkatkan etos kerja sehingga capaian target kerja dapat dicapai. "Mari lakukan yang terbaik untuk membangun daerah ini lebih baik," kata Bupati Tapsel, Sahrul Pasaribu saat melantik pejabat eselon III dan IV di Kantor Sipirok, Rabu (11/2). Dikatakan, pelantikan jabatan […]

  • Sipir Lapas Pemukul Santri Dipindah ke Polres Madina

    Sipir Lapas Pemukul Santri Dipindah ke Polres Madina

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Sipir penjara Lembaga Pemasyarakatan Natal, Derman Gultom ditengarai akan ditahan di Polres Mandailing Natal. Sejumlah polisi berpakaian preman terlihat menggiring Derman Gultom keluar dari sel tahanan Polsek Natal, Rabu (22/9/2021). Derman ditahan karena dugaan menganiaya Said Rahman, pelajar Pondok Pesantren Mustafawiyah beberapa waktu lalu. Dengan tangan diborgol, Derman Gultom terlihat menunduk […]

  • Laskar Jembatan Merah

    Laskar Jembatan Merah

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Satu adegan drama “Laskar Jembatan Merah”. Drama yang disutradarai Askolani Nasution ini bersetting tahun 1945-1949 di kawasan Mandailing, satu epik para pejuang yang membentuk laskar-laskar sendiri dalam menumpas penjajahan. Laskar itu juga ada yang berbasis di titik Jembatan Merah, persimpangan jalan Kotanopan-Natal. Dipentaskan oleh Jeges Art kerjasama dengan TP PKK Mandailing Natal di Taman […]

  • Pesawat RI-1 beda dengan Air Force One

    Pesawat RI-1 beda dengan Air Force One

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sekretaris Menteri Sekretaris Negara Lambock V Nahattands menegaskan interior kabin yang terdapat pada pesawat kepresidenan tidak akan menjadi semewah yang banyak diperkirakan. “Pesawat ini memang tidak dirancang untuk menjadi sebagaimana sebuah pesawat pribadi khusus,” katanya tadi malam. Menurut Lambock, pesawat kepresidenan memang dipastikan akan dirancang untuk menempatkan ruangan khusus untuk presiden ataupun wakil […]

expand_less