Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Teguh Nilai Pernyataan Bupati yang Akui Tau Siapa Dibelakang Aksi Demo Dinilai ” nyeleneh “

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak

Aliansi Masyarakat Desa Tabuyung saat menyerahkan berkas ke Bupati Madina Saipullah Nasution usai pertemuan di ruang Asisten II Pemkab Madina ( fikri )

MADINA-Mandailing Online : Teguh W Hasahatan Nasution Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) menilai pernyataan bupati Saipullah Nasution yang mengaku mendapat informasi siapa dibelakang aksi demo perkebunan adalah pernyataan ” nyeleneh ”

” Ini adalah sebuah penyataan ‘nyeleneh’ dari seorang kepala daerah. Unras itu di atur dalam UU No.9 thn 1998. Relevan atau tidak tuntutan masarakat, itu bisa di kaji dan di uji, bukan sibuk nyari siapa di belakangnya. Jika ada pihak di belakangnya rupanya mau diapakan. Penjarakan ?” Kata Teguh yang juga ketua PDIP Madina pada Mandailing Online Rabu 5/11/2025

Ia menyarankan Bupati agar mengerjakan tugas dan tanggung jawab sebagai kepala daerah. Kalau tak mampu “lambaikan tangan”.

Pernyataa bupati terkait ia mendapatkan info siapa dibelakang aksi demo itu berawal dari pertemuan bupati dengan aliansi masyarakat desa tabung yang aksi demo di kantor bupati siang tadi. Dalam pertemuan masyarakat di ruang asiste II yang dihadiri Bupati dan Wakil Bupati serta Sekda, Kadis Koperasi, Kadis Pertanian dan Kadis Kominfo. Bupati mengeluarkan pernyataan ke masyarakat bahwa dirinya selalu dapat info lewat WhatsApp siapa dibelakang setiap aksi demo.

Pernyataan Bupati tersebut lantas di perkuat saat beliau di wawancarai wartawan usai acara pertemuan itu kelar.

Saat wartawan meminta pandangannya apakah demo tersebut dugaan di desain karena dari berbagai Kecamatan di Pantai Barat Madina secara bruntun melakukan aksi dengan tuntutan yang sama yakni plasma. Bupati dengan tegas mengatakan tidak mau berandai andai karena bupati sebagai pasilitator.

” saya tidak mau berandai andai, pak bupati kan pasilitator dan pembina. Setiap orang mengajukan aspirasi ya silahkan saja,” kata Saipullah

Ia mengaku bahwa setiap aksi masalah perkebunan selalu mendapat informasi siapa dibelakangnya

“bahkan tiap malam ada info lewat aplikasi WhatsApp ke saya siapa dibelakangnya disetiap aksi. Artinya kita positif tingking saja. Setiap masalah yang diajukan ke kita, kita akan liat data yang ada dan apabila data itu tidak sama kita akan pertemukan maayarakat/ koperasi dengan perusahaan,” jelas Bupati.

Diketahui memang dua pekan terakhir warga dari berbagai kecamatan di wilayah pantai barat madina mendatangi DPRD dan Pemkab Madina. Perwakilan masyarakat menyampaikan aspirasi mereka terkait perusahaan perkebunan kelapa sawit  di wilayahnya yang dianggap belum menunaikan kewajiban Plasma sebanyak 20 persen dari total HGU yang perusahaan perkebunan miliki.

Dari data yang didapat warga yang sudah mendatangi Kantor DPRD dan Pemkab Madina dua pekan terakhir yakni warga Kecamatan Natal menuntut PT. Gruti yang menurut mereka belum menunaikan kewajiban plasma, hal sama datang dari masyarakat Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis menuntut PT DIS , demikian halnya dengan masyarakat Tapus Kecamata Ranto Baek. Bahkan informasi terakhir akan ada gelombang unjuk rasa dari masyarakat Batahan dan Natal dengan tuntutan yang sama namun peruaahaan perkebunan berbeda.( napi )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biaya Pembuatan KTP di Madina Mancapai Rp50.000

    Biaya Pembuatan KTP di Madina Mancapai Rp50.000

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merasa keberatan. Pasalnya, biaya pembuatan Kartu Keluarga (KK) disebut mencapai Rp20.000 dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Rp50.000. Mahalnya biaya pembuatan KK dan KTP tersebut terungkap saat puluhan massa tergabung dalam Barisan Muda Mandailing Natal (Madina) terdiri dari PC PMII Madina, Madina Institute, Pantai Barat Mandailing Foundation, PMP Madina, IMA […]

  • Penanganan Kasus Dugaan Penipuan Teras Brilink di Polres Madina Dinilai Lamban

    Penanganan Kasus Dugaan Penipuan Teras Brilink di Polres Madina Dinilai Lamban

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus dugaan penipuan yang merugikan jasa transfer Teras Brilink yang yang diadukan korban Syawaluddin ke Polres Mandailing Natal (Madina) hingga kini belum diketahui progresnya. “Belum ada konfirmasi dari Polres Madina sampai sekarang atas laporan saya,” kata Syawaluddin, warga Panyabungan, Rabu (2/4/2025), di Panyabungan. Kasus itu diadukan Syawaluddin ke Polres Madina tanggal […]

  • KPK Punya Bukti Amrun Daulay Terlibat

    KPK Punya Bukti Amrun Daulay Terlibat

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ferry Wibisono, menegaskan punya bukti kuat keterlibatan politisi Demokrat, Amrun Daulay, dalam korupsi mesin jahit, sapi import dan pengadaan sarung di Departemen Sosial. Daulay turut bekerja sama dengan Mantan Menteri Sosial yang kini jadi terdakwa Bachtiar Chamsyah. Sebelumnya JPU KPK dalam dakwaannya menyebut nama Amrun […]

  • Bupati Saipullah Nasution Minta Ketua Gordang Sambilan Meminta Maaf.Miswar Daulay Nilai Bupati Keliru

    Bupati Saipullah Nasution Minta Ketua Gordang Sambilan Meminta Maaf.Miswar Daulay Nilai Bupati Keliru

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution melalui kuasa hukumnya, Achmad Sandry membantah pernyataan Miswaruddin Daulay dalam konferensi pers, Senin lewat (24/11/2025) terkait hutang pada masa kampanye pilkada 2024 lalu. Dikutip dari laman StartNews, Achmad Sandry Kuasa hukum Saipullah Nasution menuding tim gordang sambilan yang diketuai Miswaruddin Daulay telah melanggar asas praduga […]

  • Konflik Antar Petani Dipicu Irigasi Batang Gadis Sakit Parah (2)

    Konflik Antar Petani Dipicu Irigasi Batang Gadis Sakit Parah (2)

    • calendar_month Minggu, 18 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Jurnalis/Petani di Gunung Tua Jae Kekurangan air terjadi hampir di mana-mana. Bukan di Gunung Tua Jae saja. Desa Saba Jambu, Iparbondar, Mompang, Sarak Matua, Panyabungan Jae hingga Sipolu-Polu. Itu akibat saluran-saluran sekunder Irigasi Batang Gadis tak mengalirkan volume air yang banyak. Kasus gerilya malam para petani Desa Iparbondar juga terjadi. Akhiruddin […]

  • Lahan PTPN IV Masih Rancu

    Lahan PTPN IV Masih Rancu

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Badan Pertanahan Nasinoal (BPN) Kabupaten Mandailing Natal menyatakan bahwa lahan-lahan yang dikuasai PTPN IV di Kecamatan Batahan masih banyak yang rancu. Kerancuan itu menyebabkan perpanjangan izin lokasi PTPN IV belum diterbitkan Pemkab Mandailing Natal (Madina) setelah berakhir masa berlakunya sejak tahun 2010 lalu. Itu diungkap Kepala Seksi Hak Tanah […]

expand_less