Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Pelayanan Dinilai Pilih Kasih, Notaris Demo BPN Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Sejumlah Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Madina di Komplek Perkantoran Bupati Payaloting, Rabu (11/05/2011). Para PPAT (Notaris) mengecam pelayanan BPN Madina yang dinilai pilih kasih.

Fitrisna Borotan, salah seorang notaris yang merasa keberatan atas kinerja BPN mengatakan, kedatangan mereka karena merasa tidak senang atas kinerja BPN Madina. Ia menilai pegawai BPN ada “bermain” dengan salah satu notaris di Panyabungan.

“Apa perbedaan kami dengan salah satu PPAT yang berkantor di Dalan Lidang? Mengapa PPAT yang dipimpin oleh HRP urusannya bisa cepat. Sedangkan kami bisa sampai berbulan-bulan baru siap urusan kami di kantor ini,” tegas Fitrisna.

Masih kata Fitrisna, notaris lain di Panyabungan merasa dirugikan dan dikecewakan akibat adanya perbedaan pelayanan yang diberikan BPN Madina.

“Akibat perbedaan ini, kita merasa banyak pelanggan yang akan mengurus segala sesuatu mengenai surat menyurat yang berhubungan dengan BPN akan berpindah ke PPAT yang dipimpin oleh HRP,” papar Fitrisna

Sondank Mathiur, notaris lainnya di Panyabungan juga menyampaikan kekesalannya kepada pegawai BPN yang ada didepannya. “Saya sendiri sudah hampir setahun surat sertifikat yang saya urus di kantor ini sampai sekarang belum siap. Sedangkan PPAT yang ada di Dalan lidang dalam dua hari surat menyuratnya langsung siap. Bukankah ini menjadi pertanyaan besar bagi kita,” ungkap Sondank.

“Kita akan mengklarifikasi hal ini langsung kepada Kepala Kantor BPN Madina, karena kita menilai hal-hal yang diduga melanggar hukum telah terjadi di sini. Apalagi Kantor PPAT yang beralamat di Dalan lidang tersebut ternyata suaminya bekerja dan mempunyai jabatan di kantor ini,” jelas Sondank.

Sementara itu Kepala Kantor BPN Madina Juharnel SH saat dikonfirmasi menampik semua tuduhan yang dilontarkan para notaris yang mendatangi kantornya.

“Tidak mungkin kita membeda-bedakan PPAT yang ada di Kota Panyabungan ini, karena mereka semua adalah mitra kerja kita. Kemudian perihal yang katanya adanya urusan surat menyurat yang bisa siap dalam beberapa hari, itu tidak benar karena kita di sini memakai system online ke pusat. Yang pasti, semua harus sesuai dengan prosedur yang ada,” jelas Juharnel. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Georgette Lepaulle Tak Pernah Merasa Terlambat Ucapkan Syahadat

    Georgette Lepaulle Tak Pernah Merasa Terlambat Ucapkan Syahadat

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ia memutuskan menjadi seorang Muslimah karena tertarik dengan keramahan Muslim di sekelilingnya. Dalam usianya yang menginjak 91 tahun, Georgette Lepaulle memutuskan masuk Islam. Meski sudah tua nan renta, ia tidak pernah merasa terlambat dalam membuat langkah terbaik dalam hidupnya. Georgette sebenarnya sudah lama tahu tentang Islam karena ia mempunyai tetangga Muslim. Rumahnya yang berada di […]

  • Warga Gunungtua Jae Cek Penanganan Kasus Kepdes di Polres Madina

    Warga Gunungtua Jae Cek Penanganan Kasus Kepdes di Polres Madina

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Gunungtua Jae, Panyabungan mendatangi Polres Madina untuk menanyakan progres penanganan kasus kepala desa yang diberhentikan sementara. Sekitar 6 warga menemui pejabat kepolisian di ruang Tipikor Polres Madina, Selasa (2/6/2020). “Alhamdulillah, kami diterima dengan baik,” ujar Daud Lubis salah satu warga. Dikatakan, pihak penyidik polres hingga saat ini terus melanjutkan […]

  • PKB Buka Pendaftaran Calon Bupati, Faslah Sedia Maju Jika Diminta

    PKB Buka Pendaftaran Calon Bupati, Faslah Sedia Maju Jika Diminta

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mandailing Natal, Sumut  membuka penjaringan dan pendaftaran bagi bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada 2024. Pada temu pers di Aula Gusdur, Kantor PKB Mandailing Natal (Madina), Jl. Willem Iskander, Pidoli Lombang, Panyabungan, Kamis (25/4), Ketua DPC PKB Madina Khoiruddin Faslah Siregar didampingi Direktur […]

  • 2 Kali Juara, SMA Negeri 1 Kotanopan Kembali Ikuti RMMBC III

    2 Kali Juara, SMA Negeri 1 Kotanopan Kembali Ikuti RMMBC III

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) –  Selain MAN Panyabungan, SMA Negeri 1 Kotanopan juga akan mengikuti konser Raja Majestic Marching Band yang akan berlangsung dari tanggal 7-9 Oktober 2016 di Unimed Medan. Ini kali ketiga SMA Negeri Kotanopan mengkuti even bergengsi itu. sekolah itu pun mengadakan acara Konser Pamit, Kamis (29/9) di lapangan SMA Negeri 01 […]

  • Pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara Diprediksi Gagal

    Pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara Diprediksi Gagal

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan yang hingga kini belum menjalankan amanah Undang Undang Nomor 37 dan 38 Tahun 2007 terkait perpindahan ibukota Tapanuli Selatan ke Sipirok diperkirakan bakal menjadi batu sandungan terwujudnya pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara. Hal itu diungkapkan tokoh masyarakat Sipirok Parmonangan Ritonga kepada wartawan di Padang Sidimpuan, Rabu (09/02/2011). “Sejujurnya kita sangat menginginkan […]

  • Selamat Jalan Dai Sejuta Ummat

    Selamat Jalan Dai Sejuta Ummat

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kabar duka kembali menyelimuti umat Islam. Dai kondang sejuta ummat, KH Zainuddin MZ meninggal dunia, hari ini, Selasa (5/7/2011) pagi. Mantan Ketua Umum PBR ini meninggal di rumah sakit Pusat Pertamina, Jakarta dikarenakan sakit. Zainuddin meninggal sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelumnya diberitakan, KH Zainuddin M.Z beberapa kali dilarikan ke rumah sakit. Saat berpolemik […]

expand_less