Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara Diprediksi Gagal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
  • print Cetak


Tapsel,

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan yang hingga kini belum menjalankan amanah Undang Undang Nomor 37 dan 38 Tahun 2007 terkait perpindahan ibukota Tapanuli Selatan ke Sipirok diperkirakan bakal menjadi batu sandungan terwujudnya pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara.

Hal itu diungkapkan tokoh masyarakat Sipirok Parmonangan Ritonga kepada wartawan di Padang Sidimpuan, Rabu (09/02/2011). “Sejujurnya kita sangat menginginkan terwujudnya Provinsi Sumteng karena itu sangat kita harapkan agar Pemkab Tapsel segera melaksanakan perpindahan ibukota Tapsel ke Sipirok sehingga tidak menjadi batu sandungan berdirinya Provinsi Sumteng,” ujarnya.

Dikatakannya, perpindahan ibukota Tapsel itu merupakan amanah undang-undang. “Jika undang undang yang satu saja belum dilaksanakan, konon lagi pemerintah pusat mau melahirkan undang-undang terkait pemekaran yang berkaitan dengan wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, Padanglawas Utara dan Padanglawas maupun Kabupaten lainnya yang ingin mewujudkan berdirinya sebuah provinsi. Ini akan menjadi pertimbangan yang diperkirakan akan menciderai perjuangan tokoh tokoh maupun pemrakarsa pembentukan Provinsi Sumteng,” tukasnya.

Menurutnya, para pemimpin di Kabupaten Tapanuli Selatan saat ini hendaknya segera merealisasikan perpindahan ibukota tersebut sehingga tidak menjadi komoditi politik selama pilkada saja tetapi hendaknya dibuktikan dengan perbuatan. “Bahkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tapsel 2011-2015 sendiri tidak mengakomodir rencana perpindahan ibukota ke Sipirok,” ketus Ritonga.

Sebelumnya, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Ike Taken Hasibuan dalam penyampaian pandangan fraksi atas RPJMD Tapsel 2011-2015 di gedung dewan, Selasa (08/02/2011) mempertanyakan perpindahan ibukota Tapsel ke Sipirok tersebut sejalan dengan UU 37 dan 38 Tahun 2007. “Bupati Tapsel diharapkan memberikan penjelasan terkait belum direalisasikannya perpindahan ibukota pemerintahan Tapsel ke Sipirok sejalan dengan undang-undang dan dengan sudah adanya ijin prinsip pembebasan lahan untuk perkantoran pemerintahan Tapsel di Sipirok dari kementerian terkait,” ujarnya.

Demikian halnya Fraksi Nasional DPRD Tapsel yang disampaikan Ali Imran juga mempertanyakan pelaksanaan perpindahan ibukota Tapsel ke Sipirok. (BS-029)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DOKUMEN KOPASSUS Wikileaks dari Papua

    DOKUMEN KOPASSUS Wikileaks dari Papua

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DUA pekan lalu, dua dokumen itu diunggah ke dunia maya. Yang pertama 25 halaman, dengan tulisan “Laporan Triwulan I Pos Kotaraja” dicetak tebal dengan huruf kapital di halaman satu. Yang kedua lebih sedikit, hanya 8 halaman. Dari judulnya, “Laporan Harian, Nomor: R/02/Laphar/IX/2007”, tampaknya ini adalah lampiran dokumen pertama. Inilah versi Indonesia dari heboh Wikileaks, situs […]

  • Siap-Siap, Tengah Malam Nanti Harga BBM Non-Subdidi Naik Lagi

    Siap-Siap, Tengah Malam Nanti Harga BBM Non-Subdidi Naik Lagi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Pertamina kembali menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Pertamina Region III, terhitung mulai Jumat (15/5) pukul 00.00 nanti harga BBM non-subsidi mengalami kenaikan cukup signifikan. Harga Pertamax yang semula dibanderol Rp 8.800 akan naik menjadi menjadi Rp 9.600 per liter. Sedangkan Pertamax Plus naik dari […]

  • Parkir Tak Jelas, Pasar Panyabungan Semrawut

    Parkir Tak Jelas, Pasar Panyabungan Semrawut

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Kesemrawutan di jalan protokol Kota Panyabungan sebagai pusat kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina) disebabkan areal parkirnya tidak jelas. Sehingga, di jam lalulintas padat, pengendara akau sulit melewati ruas jalan tersebut. Amatan METRO, Selasa (24/1) Kabupaten Madina mekar dari Kabupaten Tapsel tahun 1998 lalu, kondisi jalinsum Kota Panyabungan masih tetap seperti dulu. Di kiri kanan […]

  • Kejari Tetapkan Dua Tersangka, Dugaan Korupsi Dinas Kelautan Perikanan Madina

    Kejari Tetapkan Dua Tersangka, Dugaan Korupsi Dinas Kelautan Perikanan Madina

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Pos) – Kejari Madina menetapkan dua tersangka dugaan korupsi penggunaan anggaran dan kegiatan tahun 2012 di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Madina. Salah seorang diantaranya Kadis Kelautan dan Perikanan. Namun Kejari belum memperjelas Kadis yang menjabat sekarang atau sebelumnya. “Tersangka sudah ada, yang ditetapkan dua orang. Cuma identitasnya belum bisa kita publikasikan, karena […]

  • Pendataan Pasar Selesai, Mahasiswa Peroleh Piagam Penghargaan dari Bupati Madina

    Pendataan Pasar Selesai, Mahasiswa Peroleh Piagam Penghargaan dari Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sepuluh mahasiswa dari dua perguruan tinggi memperoleh piagam penghargaan dari bupati Mandailing Natal (Madina) atas partisipasi mereka melakukan pendataan pluktuasi jumlah pedagang di seluruh pasar tradisional dan pasar rakyat yang ada di Madina. Piagam penghargaan diserahkan para pejabat Dinas Perdagangan Madina usai buka puasa bersama yang diselenggarakan Dinas Perdagangan Madina di […]

  • Pengungsi Sinabung Segera Terima Bantuan Rp 12,8 M

    Pengungsi Sinabung Segera Terima Bantuan Rp 12,8 M

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tanahkaro  – Sebanyaka 3.084 kepala keluarga (KK) pengungsi Sinabung dari 9 desa, akan menerima bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekitar Rp12,8 miliar. Bantuan ini terbagi dalam tiga item seperti sewa rumah lanjutan, sewa rumah dan sewa lahan tambahan serta pendanaan padat karya disalurkan melalui BRI Cabang Kabanjahe, setelah dokumen identitas kepala keluarga 9 […]

expand_less