Jumat, 12 Jun 2026
light_mode

Pemilihan Putri Tabagsel dan Lomba Dangdut Khas dibuka

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 3 Jun 2013
  • print Cetak

Paluta, – Pemilihan Putri Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) tahun 2013, dan lomba menyanyi lagu Dangdut khas Tapsel, Madina, Palas dan Paluta se-Tapanuli Bahagian Selatan (Tabagsel) telah dibuka. Pendaftaran dimulai 1 Juni hingga 23 Juni 2013, dan pelaksanaannya direncanakan pada pertengahan Juli.

Panitia pelaksana juga Pimpinan Batamindo Cafe, Bakhtiar Harahap, kepada Analisa mengatakan, seleksi pemilihan Putri Tabagsel dan lomba Dangdut khas Tapsel, Palas, Paluta dan Madina terbuka untuk semua lapisan masyarakat yang berdomisili di wilayah Tabagsel dan sekitarnya, dimana ajang bergengsi dalam rangka menjaring Putri Tabagsel tersebut bekerjasama dengan Parfi Sumut.

” Ajang ini dihelat untuk membuka kesempatan bagi putra-putri (Naposobulung, red) di seluruh wilayah Tabagsel yang ingin mengeksplor kreatifitasnya, terutama yang perempuan serta mampu menunjukkan kemampuannya dalam kompetisi ini.

Bagi mereka yang berhasil menjadi pemenang di audisi ini, akan diikutsertakan mengikuti ajang lainnya yang lebih bergengsi, baik tingkat provinsi maupun Nasional termasuk ajang Pemilihan Putri Sumut maupun Putri Indonesia,” terangnya.

Baktiar yang juga pengurus Gardu Prabowo ini menambahkan, selain menggelar kontes ajang bakat menyanyi dan pemilihan Putri Tabagsel, pihaknya juga menyelenggarakan berbagai kegiatan bergengsi seperti Turnamen Biliard antar Pelajar/Umum Se-Tabagsel, Festival Qasidah antar Pesantren/Umum Se-Tabagsel.

Khusus Turnamen billiard ini direncanakan akan dibuka Ketua Koni Sumatera Utara Bapak H Gus Irawan Pasaribu.

Persyaratannya yang harus dipenuhi calon Putri Tabagsel, katanya, adalah pria dan wanita warga negara Indonesia, berusia 17-25 tahun, belum menikah, mahasiswa/karyawati dengan tinggi badan minimal 150 cm, memiliki KTP di wilayah Tabagsel. Selain itu, peserta harus memiliki pengetahuan umum dan berwawasan luas tentang pariwisata dan kebudayaan di Tabagsel . Kemudian berpenampilan menarik, cerdas dan berkepribadian.

“Yang terpilih, akan kami bekali lagi dengan wawasan kebahasaan dan kesastraan serta potensi kebudayaan Sumatera Utara,” katanya.

“Bagi para pemenang berbagai lomba tersebut akan mendapat Tropi dan uang pembinaan. (analisa)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Karet Terendah Dalam Lima Tahun Terakhir

    Harga Karet Terendah Dalam Lima Tahun Terakhir

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Tekanan terhadap harga karet di pasar dunia belum berakhir. Memasuki awal Oktober, harga karet diperdagangkan di bawah US$1,38 per kg yang merupakan harga terendah dalam 69 bulan terakhir atau sekitar lima tahun terakhir. Sekretaris Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut, Edy Irwansyah mengungkapkan, khusus selama sepekan terakhir, melemahnya harga karet dipicu turunnya harga […]

  • Lapas Jabar waspada agar tak tertular kerusuhan Tanjung Gusta

    Lapas Jabar waspada agar tak tertular kerusuhan Tanjung Gusta

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jabar, – Kerusuhan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta Medan Kamis (11/7) kemarin, dikhawatirkan dapat menular ke Lapas lainnya. Pascainsiden itu Kakanwil Kemenkumham Jabar, I Wayan K Dusak akan meningkatkan kewaspadaan mengantisipasi kericuhan serupa. “Sepertinya bukan cuma di Jabar saja, tapi semua Kanwil juga akan meningkatkan kewaspadaan agar jangan sampai menular kemana-mana,” kata […]

  • Kampanye caleg mencapai Rp 20 M
    Tak Berkategori

    Kampanye caleg mencapai Rp 20 M

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Mandailing online) – Politisi senior PDI Perjuangan Pramono Anung menilai biaya kampanye calon anggota legislatif (caleg) bervariasi mulai dari ratusan juta rupiah hingga mencapai Rp 20 miliar. “Ada caleg yang mengeluarkan biaya kampanye hingga Rp 20 miliar, pada pemilu 2009,” kata Pramono Anung pada diskusi peluncuran buku “Basa Basi Dana Kampanye” di Jakarta, tadi malam. […]

  • Kontraktor Akui, Disain Aula Kantor Bupati Madina Paling Megah di Tabagsel

    Kontraktor Akui, Disain Aula Kantor Bupati Madina Paling Megah di Tabagsel

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Pembangunan Aula Kantor Bupati Mandailing Natal ( Madina ) bernilai kontrak Rp.2,4 miliar lebih saat ini progres pekerjaan sudah 60 persen, aula baru itu seauai kontrak akan selesai dikerjakan diakhir tahun 2023 ini. Plt Kepala Dinas PUPR Madina Elpiyanti Harahap mengatakan, Aula ini akan dimanfaatkan sebagai tempat pertemuan seluruh Organisasi […]

  • Gegara Tak Adakan RAT, KUD Kuala Tunak Tabuyung Terancam Bubar

    Gegara Tak Adakan RAT, KUD Kuala Tunak Tabuyung Terancam Bubar

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    TABUYUNG -Mandailing Online: tak pernah diundang untuk mengikuti rapat anggota tahunan ( RAT), Koperasi Unit Desa (KUD) Kuala Tunak di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batanggadis, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) terancam dibubarkan oleh pemerintah setempat. Ancaman pembubaran tersebut terungkap setelah Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menangah Kabupaten Madina mengirimkan surat peringatan kepada pengurus KUD Kuala […]

  • Pancasila, Antara Ideologi atau Falsafah Negara

    Pancasila, Antara Ideologi atau Falsafah Negara

    • calendar_month Sabtu, 3 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      “HARI PANCASILA” Oleh: Yusril Ihza Mahendra (Ahli Hukum Tata Negara) Sebagian orang menyebut tanggal 1 Juni adalah Hari Lahirnya Pancasila, yang sekarang sebagian orang menyebutnya dengan istilah Hari Pancasila. Pancasila adalah landasan falsafah negara sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945, khususnya alinea ke 4. Saya lebih suka menyebut Pancasila sebagai “landasan falsafah negara” bukan […]

expand_less