Kamis, 13 Agu 2026
light_mode

Pendaftaran IPDN Ditutup Minggu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
  • print Cetak


MADINA-
Pendaftaran calon praja Institut Pemerintah Dalam Negeri atau IPDN akan ditutup Minggu (15/5). Lalu, hingga kemarin baru enam pelamar yang mendaftar ke Badan Kepegawaian Daerah Madina.
Kepala BKD Madina Asrul Daulay SIP melalui Kabid Pendidikan dan Pelatihan, Hamdan Syukri Siregar menyebutkan, calon praja IPDN ini terbuka untuk umum dan seluruh alumni SMA dan MA berhak untuk mendaftar.
“Seluruh siswa tamatan SMA dan MA bisa mendaftar asal mencukupi persyaratan yang ada, karena yang menyeleksi berkasnya bukan BKD Madina. Kita hanya menerima berkas pendaftaran dan itu berlangsung sejak 2 Mei lalu,” ujar Hamdan.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi calon praja dari umum, yakni berusia maksimal 21 tahun sedangkan calon praja dari PNS maksimal 24 tahun, tinggi badan untuk laki-laki minimal 160 centimeter sedangkan untuk perempuan tinggi minimal 155 centimeter, berijazah SMA dan MA untuk semua jurusan dengan nilai rata-rata minimal 7,00.
“Kemudian tak ada tato atau bekas tato di tubuhnya dan tak memakai kacamata, berkelakuan baik dibuktikan dengan SKCK dari kepolisian setempat, belum pernah menikah, berbadan sehat dan tak memiliki cacat jasmani dan rohani. Lalu menyatakan sanggup tak menikah selama pendidikan, bersedia mengikuti proses pendidikan di kampus IPDN baik di pusat maupun di daerah, calon praja harus memenuhi persyaratan itu,” beber Hamdan.
Disebutkannya, tahapan seleksi mulai dari lulus persyaratan administrasi, lulus tes psikologi, lulus tes kesehatan, lulus tes kesamaptaan, dan lulus tes akademis dengan materi gabungan seperti Pancasila, UUD 1945, pengetahuan umum, dan lainnya.
“Dan apabila berkas administrasi yang tak lengkap maka tidak dapat diikutsertakan untuk testing, sedangkan penentuan akhir bertempat di kampus IPDN Jatinagor,” tambahnya. Sedangkan lokasi ujian seleksi atau penyaringan akan diadakan di Medan dengan melewati beberapa tahapan dan lokasi testingnya diunjuk oleh Kemendagri sedangkan pengambilan nomor peserta ujian akan dibagikan BKD Provinsi Sumut pada 27 Mei.
Masih dijelaskan Hamdan, sejak dibukanya pendaftaran calon praja IPDN ini hingga hari kesepuluh, Kamis (12/5), BKD Madina baru menerima 6 berkas pendaftar dengan rincian, dua dari SMAN 1 Panyabungan, tiga dari SMA Matauli Pandan Sibolga, dan satu dari SMA Plus Sipirok. “Tak ada masalah di mana siswanya sekolah baik di dalam Madina maupun di luar Madina, pastinya dia memiliki surat keterangan domisili,” tukasnya.
Sejauh ini, sambung Hamdan, BKD Madina telah menyurati Disdik Madina untuk memberitahukan kepada seluruh kepala sekolah SMA negeri maupun swasta dan juga kepada kepala MA se-Kabupaten Madina.
“Kami imbau kepada seluruh siswa SMA dan MA yang ingin mengikuti pendidikan sebagai calon praja IPDN dan memenuhi persyaratan supaya mendaftar ke BKD, dan untuk diketahui pendaftaran ini tetap dibuka pada Sabtu dan Minggu,” tandasnya. (wan)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saat Jamaah Pengajian MT Puncak Barokah Rebutan Photo dengan Istri Cabup dan Cawabup Madina

    Saat Jamaah Pengajian MT Puncak Barokah Rebutan Photo dengan Istri Cabup dan Cawabup Madina

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Bukit Malintang ( Mandailing Online ) : Usai mendengarkan kajian islam di Majlis Taklim Puncak Barokah di Desa Bange, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal Minggu 13/10. emak emak pengajian Puncak barokah rebutan photo bareng dengan Ibu Calon Bupati dan Ibu Calon Wakil Bupati Madina Devi Sibayang dan Andini Surya Pravista. ” mana istrinya calon […]

  • Penambang Emas di Sungai Batang Natal Resahkan Warga

    Penambang Emas di Sungai Batang Natal Resahkan Warga

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Aktivitas tambang biji emas di Sungai Batang Natal titik Desa Lancat, Dusun Batu Gajah, Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal (Madina) sangat meresahkan bagi masyarakat. Sebab air sungai menjadi keruh. “Air sangat keruh, padahal sungai tersebut masih dibutuhkan oleh masyarakat untuk keperluan sehari-hari, untuk mandi, mencuci dan lainnya. Sementara pembuangan dari mesin […]

  • Pola tanam serentak perlu diperhatikan

    Pola tanam serentak perlu diperhatikan

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Pemkab Madina sudah sepantasnya melakukan terobosan baru dalam program pola tanam serentak di kalangan petani khususnya petani di kawasan Panyabungan, karena langkah ini salah satu upaya untuk meningkatkan produksi tanaman pangan di samping penggunaan benih unggul. Demikian Koordinator II Ikatan Petani Pengendali Hama Terpadu Indonesia (IPPHTI) Kabupaten Madina Dahlan Batubara, pagi ini. Menurutnya, […]

  • Siapakah Orang Kaya Itu?

    Siapakah Orang Kaya Itu?

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Kekayaan merupakan tema yang menarik diperbincangkan. Sedikit sekali penghuni dunia ini yang tidak ingin kaya dalam hidupnya. Hidup kaya bisa dikatakan impian setiap orang. Kesuksesan orang baru diakui kalau dia sudah menjadi orang kaya. Keberhasilan pendidikan juga sering dilihat dari sejauh mana hasil pendidikan itu dapat mengantarkan peserta didiknya menjadi orang kaya. Lawan dari kaya […]

  • Golkar Akan Perjuangankan Anggaran Untuk Desa Rp 1 M

    Golkar Akan Perjuangankan Anggaran Untuk Desa Rp 1 M

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIMALUNGUN : Partai Golkar akan memperjuangkan anggaran untuk setiap desa sebesar Rp 1 miliar per tahunnya, yang diharapkan bertujuan mempercepat pembangunan pedesaan. Ini disampaikan Anggota DPR Ali Wongso Sinaga didampingi Ketua Fraksi Golkar DPRD Simalungun, Timbul Jaya Sibarani, kemarin saat meninjau proyek Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (P2IP) tahun 2010 di Kabupaten Simalungun. Politisi dari Partai […]

  • Dubes di Kamboja Vs Dubes di Kolombia. Beda Citarasa Soal Si “Burung Nazar”

    Dubes di Kamboja Vs Dubes di Kolombia. Beda Citarasa Soal Si “Burung Nazar”

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada dua orang Dubes yang paling disoroti dalam minggu ini. Mereka disorot bukan karena “berhasil” meredam pergolakan pemberontak FARC yang terkenal ganas di pedalaman Kolombia itu, juga bukan karena berhasil membuat gencatan senjata antara Kamboja dan Thailand memperebutkan posisi strategis Kuil Preah Vihear, tapi mereka terkenal karena peranan keduanya dalam kasus “perburuan Nazaruddin” si burung […]

expand_less