Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Survei Indo Barometer: Kepuasan Terhadap SBY Jatuh

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
  • print Cetak


JAKARTA-
|Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan pemerintahannya mendapatkan alarm serius. Kepuasan publik terhadap kinerjanya terus bergerak turun menembus batas “aman”, yakni di bawah 50 persen. Saat ini, hanya 48,9 persen publik yang menyatakan puas dengan kinerja Presiden SBY.

“Ini agak membahayakan, karena angkanya sudah di bawah 50 persen,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari saat mempresentasikan hasil survei lembaganya di Hotel Atlet Century, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat, kemarin (15/5).

Turut berbicara ekonom dari Universitas Indonesia Faisal Basri dan Direktur Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti.
Menurut Qodari, tren kepuasan publik terhadap SBY terus menurun sejak pilpres. Data survei Indo Barometer menunjukkan kepuasan terhadap SBY pada Agustus 2009 masih 90,4 persen. Selanjutnya terjun bebas menjadi 74,5 persen per Januari 2010, 50,9 persen pada Agustus 2010, dan sekarang menjadi 48,9 persen.

Kepuasan publik terhadap kinerja Wapres Boediono juga tidak lebih baik. Hanya 36,1 persen publik yang menyatakan puas. “Ini lampu kuning yang sudah agak kemerah-merahan bagi SBY dan Boediono untuk segera memperbaiki kinerja pemerintahan,” katanya.

Dia menyebut turunnya kepuasan terhadap kinerja SBY ini otomatis akan memperlemah dukungan publik terhadap berbagai program pemerintah. “Begitu juga dukungan kepada parpol beliau (Partai Demokrat, Red),” tegas Qodari.
Ketidakpuasan terhadap kinerja SBY yang paling menonjol tampak pada bidang ekonomi. Sebanyak 55,8 persen publik mengaku tidak puas. Hanya 41,2 persen yang memiliki penilaian sebaliknya. Meskipun tidak terlalu jauh jaraknya, gejala yang sama juga terlihat pada aspek penegakan hukum, yakni 47,8 persen tidak puas dan 46,7 persen puas.

“Kedua hal ini yang perlu dijadikan prioritas terobosan, bukan hanya perhatian, SBY-Boediono,” katanya.
Faisal Basri mengatakan langkah perbaikan yang dikerjakan pemerintahan SBY -Boediono tidak menyentuh lapisan terbesar masyarakat. Karena itu, meskipun indikator ekonomi makro meningkat, ketidakpuasan publik juga terus menanjak.

“Saya dengar banyak orang bilang,di mana -mana, tidak hanya jakarta, tapi juga daerah, bahwa periode pertama SBY agak lumayan. Tapi, periode kedua ini terasa lebih mengecewakan. Makanya, ketidakpuasan meningkat intensitasnya di periode kedua ini,” katanya.

Dia menyebut sektor ekonomi yang mengalami pertumbuhan tinggi di antaranya sektor jasa modern, keuangan, dan asuransi di perkotaan. Sekator manufaktur juga lebih ke otomotif yang dekat dengan kalangan menengah atas.
“Namun, sebagain besar rakyat justru masih terseok -seok,” ujar pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, 6 November 1959, itu.

Dia menduga ketidakpuasan terhadap kinerja SBY semakin membesar karena penurunan jumlah orang miskin di desa berjalan lamban. Padahal, dua pertiga penduduk miskin berada di desa. Ini terdeteksi dari perkembangan sektor pertanian yang tertatih -tatih. Menanggapi hasil survei tersebut, Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana Andi Arief menyatakan, menghargai hasil survei tersebut. “Hasil survei apapun kami tetap menghargai,” ujar Andi, di sela acara diskusi, di warung Daun, Jakarta, kemarin.

Namun, secara khusus, Andi menyatakan tidak begitu saja mempercayai hasil survei Indobarometer terakhir. Terutama, terkait penurunan kepuasan terhadap presiden dan kerinduan terhadap orde baru. (pri/dyn/jpnn)
|Sumber : |||Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arief Tampubolon Minta Kajari Madina Mundur Jika Dugaan Korupsi Smart Village Takterungkap

    Arief Tampubolon Minta Kajari Madina Mundur Jika Dugaan Korupsi Smart Village Takterungkap

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Aktivis anti korupsi Sumatera Utara (Sumut), Arief Tampubolon menilai ada salah persepsi dari tim penyidik di Kejaksaan Negeri Kabupaten Mandailing Natal (Kejari Madina). Hal ini dikarenakan pelimpahan kasus dugaan korupsi dana desa Smart Village 2023 kembali dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut). Demikian ditegaskan Arief Tampubolon dalam siaran […]

  • 6 Penduduk Tewas Dibantai Harimau Sejak Tahun 2006

    6 Penduduk Tewas Dibantai Harimau Sejak Tahun 2006

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar data yang dikumpul Sumatra Rainforest Institute (SRI), terror dan pembunuhan oleh harimau terhadap manusia di Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis sudah berlangsung sejak tahun 2006. Hingga Maret 2013 jumlah manusia tewas dikalangan penduduk mencapai sekitar 5 orang. Dan bertambah satu orang lagi di Juni 2013. Pada tahun 2006 […]

  • Kadis Ketapang Madina : B2SA Menunjang Kegiatan Makan Bergizi Gratis

    Kadis Ketapang Madina : B2SA Menunjang Kegiatan Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) –Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) laksanakan sosialisasi beragam bergizi seimbang dan aman (B2SA) Go To Schol yang berlangsung di Kecamatan Panyabungan Timur. Kegiatan B2SA yang merupakan edukasi pada pangan beragam seimbang serta atensi keamanan dan kesehatan makanan ini sendiri dilaksanakan ke 4 kalinya di tahun 2025 ini. […]

  • Molor Sejak April, LKPJ Bupati Madina Dibahas Selasa Depan

    Molor Sejak April, LKPJ Bupati Madina Dibahas Selasa Depan

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Molor sejak April lalu, akhirnya Badan Musyawarah DPRD Madina menetapkan jadwal pembahasan LKPJ Bupati Madina TA 2018. Penetapan jadwal itu menandai berakhirnya kebekuan di tubuh Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Mandailing Natal (Madina). Rapat Bamus DPRD Madina, Kamis (1/8/2019) berhasil menetapkan jadwal pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madina Tahun Anggaran […]

  • Perkuat Argumentasi Hukum. Kuasa Hukum Cabup-Cawabup Madina Serahkan Puluhan Alat Bukti ke MK

    Perkuat Argumentasi Hukum. Kuasa Hukum Cabup-Cawabup Madina Serahkan Puluhan Alat Bukti ke MK

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    JAKARTA( Mandailing Online ): – Ketua Tim Kuasa Hukum Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal Nomor Urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Muhammad Ichwan Husein Nasution, Salman Alfarisi Simanjuntak menyerahkan puluhan alat bukti baru ke Mahkamah Konstitusi (MK). Alat bukti tersebut, kata Salman dalam rangka memperkuat argumentasi paslon nomor urut 1 […]

  • Ricuh Tolang Berdampak Pada Perekonomian Madina

    Ricuh Tolang Berdampak Pada Perekonomian Madina

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ricuh di Desa Tolang Jae Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan, berdampak pada sejumlah kegiatan ekonomi dan pasokan bahan bakar minyak jenis bensin dan solar terhenti di Mandailing Natal (Madina). Ricuh yang berujung pada pemblokiran jalan negara di Tolang pada Rabu kemarin selama sekitar 12 jam menyebabkan aktivitas pedagang yang yang […]

expand_less