Sabtu, 20 Jun 2026
light_mode

Anggaran Puluhan Miliar, Mimpi RSUD Panyabungan Jadi RS Rujukan Dipertanyakan

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • print Cetak

RSUD Panyabungan

PANYABUNGAN | Mandailing Online – RSUD Panyabungan menganggarkan Rp15,92 miliar dari dana BLUD 2026 untuk obat, bahan medis habis pakai, dan kimia. Tapi di saat bersamaan, pengelolaan sampah rumah sakit itu amburadul. TPS jorok, limbah medis meluber, dinding kotor bekas tangan.

Kondisi ini kontras dengan ambisi RSUD Panyabungan jadi rumah sakit rujukan regional Madina. Sebab syarat utama RS rujukan layanan prima dan lingkungan steril.

Data yang didapat mencatat di tahun 2026 ini ada 4 paket BLUD jumbo RSUD Panyabungan yakni Pengadaan Obat-obatan senilai Rp10.100.000.000, pengadaan Bahan Medis Habis Pakai Rp3.405.609.742. Kemudin ada pengadaan Bahan Habis Pakai Kimia senilai Rp2.220.000.000 dan Pembuatan Grounding Rp200.000.000. Total keseluruhan berjumlah Rp15.925.609.742.

Pantauan pada Rabu (6/5/2026), TPS RSUD Panyabungan justru jadi ironi. Tumpukan sampah plastik, botol infus, dan limbah medis menggunung di dalam bangunan TPS hingga meluber ke tanah. Dinding kotor, sampah berserakan, padahal tong hijau bertutup di samping kosong.

Permenkes 7/2019 tegas  limbah medis infeksius wajib tertutup, terpisah, dan diangkut maksimal 2×24 jam. Akreditasi RS rujukan pun mensyaratkan manajemen limbah B3 ketat.

RSUD Panyabungan beli bahan kimia Rp2,22 M dan BMHP Rp3,4 M tahun 2026. Artinya limbah B3 yang dihasilkan juga makin banyak. Tapi TPS yang ada tak sanggup menampung. Hasilnya  limbah menumpuk terbuka.

Rekomendasi Pansus DPRD Madina 4 Mei 2026 sudah ingatkan benahi kebersihan lingkungan rumah sakit. Tapi anggaran BLUD Rp15,9 M ternyata tak satu pun menyentuh perbaikan TPS atau insinerator. Justru ada Rp200 juta untuk Pembuatan Grounding.

Publik mendesak Bupati evaluasi total. Sebab percuma anggaran obat miliaran jika pasien takut dirawat di RS tersebut.

“Mau jadi RS rujukan, Beresin dulu sampah. Percuma alat canggih dan obat lengkap kalau ujungnya pasien kena hepatitis dari lingkungan RS,” tegas keluarga pasien. (*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Narasi Jahat Mengkaitkan Perempuan dengan Terorisme

    Narasi Jahat Mengkaitkan Perempuan dengan Terorisme

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban Aksi terorisme belum lama ini kembali terjadi di Indonesia, kali ini menyasar Katedral Makassar dan Mabes Polri, Jakarta. Dari tiga pelaku, dua diantaranya berjenis kelamin perempuan. Peneliti hukum dan HAM LP3ES sekaligus dosen Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang, Milda Istiqomah mengatakan, ada peningkatan tren aksi teror yang melibatkan perempuan dalam beberapa […]

  • Film Mandailing “Marina” Masuk Pasar

    Film Mandailing “Marina” Masuk Pasar

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Tympanum Novem Films kembali merilis satu film Mandailing, berjudul “Marina”. Film berbahasa Mandailing yang berdurasi nyaris 2 jam itu telah beredar di toko-toko kaset di pasaran dalam bentuk VCD. Film “Marina” ini digarap dengan plot cerita lebih lentur agar penonton lebih terhibur. Rodang Tinapor di Desa Bonandolok, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal […]

  • Harapkan Pilkada Madina Berjalan Tanpa Money Politic

    Harapkan Pilkada Madina Berjalan Tanpa Money Politic

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masyarakat Mandailing Natal harapkan Pilkada Madina putaran Ke II tanggal 24 April 2011 berjalan dengan aman serta jauh dari politik uang ( MOL)

  • Jika Pemkab Mandul, Sengketa KP USU – PT ALN Akan ke KPK

    Jika Pemkab Mandul, Sengketa KP USU – PT ALN Akan ke KPK

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Kecamatan Muara Batang Gadis akan mengadukan kasus izin lokasi perkebunan yang tumpang tindih ke KPK jika Pemkab Mandailing Natal tak mampu menuntaskannya. Ancaman itu dicuatkan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat MBG Bersatu, Selasa, (15/7/2014) terkait izin lokasi untuk PT ALN di atas tanah kadasteral KP USU di wilayah Kecamatan […]

  • Pj Bupati Madina akan Panggil PT GLP

    Pj Bupati Madina akan Panggil PT GLP

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pj Bupati Mandailing Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofyan akan memanggil PT Gruti Lestari Pratama (GLP) terkait belum jelasnya kebun plasma terhadap masyarakat. Demikian disampaikan Kabag Humas Taufik Lubis kepada MedanBisnis, Rabu (27/10), di Panyabungan. Menurut Taufik, persoalan plasma merupakan hal yang wajib bagi setiap perusaan perkebunan yang diperuntukkan untuk mesyarakat sekitar. Apalagi, perusahaan itu […]

  • Beasiswa Miskin, Kenangan dari Hidayat Batubara

    Beasiswa Miskin, Kenangan dari Hidayat Batubara

    • calendar_month Rabu, 1 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Tahun ini Pemkab Mandailing Natal (Madina) menghapus anggaran dana beasiswa untuk mahasiswa miskin berprestasi. Kebijakan itu sangat pahit. Terutama bagi mahasiswa cerdas dari keluarga miskin. Tak diketahui apa alasan penghapusan itu. Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal belum mengeluarkan statemen alasannya. Bahkan 2 tahun terakhir tak terdengar lagi kabar beasiswa itu. Padahal, sejak digulirkan tahun 2013 lalu, […]

expand_less