Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Komunitas Pengusul Willem Iskander Pahlawan Nasional Garap Dokumen

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komunitas Pengusul Willem Iskander Pahlawan Nasional menggelar rapat, Kamis (11/6/2026) di Panyabungan.

Rapat membahas langkah-langkah ke depan, diskusi beberapa tajuk. Dokumen-dokumen pendukung juga digarap, seperti naskah dan buku yang diperoleh secara langsung dari ahli waris maupun dari hasil pencarian lainnya.

Komunitas ini melibatkan akademisi, budayawan, ahli waris, dan kalangan profesional.

“Progresnya terus berlanjut, sampai hari ini ada beberapa buku dan dokumen pendukung yang telah terkumpul. Ada juga lencana sebagai tanda bukti penghargaan dari kementerian,” kata Ketua Komunitas Subuh Iskandar Batubara.

Dia menjelaskan, latar belakang berdirinya komunitas tersebut melihat adanya nama besar di Mandailing dengan jasa yang luar biasa bagi kemajuan pendidikan.

“Kondisi pemerintah saat ini sedang membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat dan daerah untuk mengusulkan pahlawan nasional,” sebut Subuh.

Dia menilai, ada beberapa nama di Madina yang patut dipertimbangkan dan peluang yang dibuka pemerintah harus dimanfaatkan. “Dari diskusi informal dengan beberapa orang yang menjadi pendiri komunitas ini sepakat mengajukan nama Willem Iskander,” jelas Subuh terkait latar belakang gerakan ini.

Sementara itu, Ludfan Nasution menyebutkan ketokohan Willem Iskander selama ini cenderung hanya bergema di daerah. Hal tersebut, kata dia, harus menjadi perhatian bersama agar cita-cita menempatkan tokoh pendidikan itu sebagai pahlawan nasional terwujud. “Itu makanya pertemuan ini melibatkan banyak unsur, termasuk pihak eksekutif dan legislatif,” sebut dia.

Dr. Muhammad Daud Batubara menerangkan proses pengusulan seorang tokoh menjadi pahlawan nasional melewati banyak tahapan. Untuk itu, dia menyarankan agar lebih banyak diskusi terkait Willem Iskander.
“Sehingga nanti kita bisa meyakinkan tim penelaah di tingkat pemerintah pusat bahwa nama ini, tokoh ini, layak menjadi pahlawan nasional. Kita juga harus pikirkan bagaimana caranya agar usulan ini tidak hanya bergema di Madina,” kata dia.

Senada dengan itu, Rahmat Zubarkah Nasution, akademisi lainnya, menerangkan perlunya data yang lebih rinci. Termasuk mendapatkan keterangan yang memberikan penjelasan ilmiah dari kontroversi setiap tokoh yang diajukan. “Kita harus bisa meyakinkan panitia bahwa ketokohan Willem Iskander ini memang layak dijadikan pahlawan nasional,” tegas dia.

Pantauan di lokasi, diskusi berjalan alot dengan tetap fokus pada tujuan awal, menyiapkan dokumen dan syarat-syarat yang dibutuhkan untuk mengajukan Willem Iskander menjadi pahlawan nasional.

Sebelum menutup rapat, Subuh mengungkapkan akan ada rapat lanjutan dan agenda-agenda penting seperti audiensi dengan kepala daerah maupun legislatif, persiapan seminar nasional, dan kajian proposal pengajuan daerah lain. (roy/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Izin Operasional SMGP Menciderai Hati Rakyat Madina

    Izin Operasional SMGP Menciderai Hati Rakyat Madina

    • calendar_month Senin, 1 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online) – Izin pengoperasian kembali sebagian aktivitas PT SMGP di Mandailing Natal, Sumut menuai protes dan kecaman dari sejumlah elemen masyarakat. Izin dari Kementerian ESDM dinilai produk yang premateur, suatu kebijakan yang tidak populis atau tidak berpihak kepada kepentingan rakyat. Bahkan pengoperasian secara terbatas PT SMGP diduga kuat telah melanggar standar dan aturan baku […]

  • Anggota DPRD Binjai Diisukan Hamili Gadis Tionghoa

    Anggota DPRD Binjai Diisukan Hamili Gadis Tionghoa

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Sepekan terakhir, Anggota DPRD Binjai berinsial MM diterpa kabar tak sedap. MM diisukan berhubungan dengan gadis berdarah tionghoa hingga hamil 4 bulan. Namun, MM yang merasa tidak pernah melakukan perbuatan tersebut kepada wartawan koran ini, Minggu (14/11) di kantor advokad Surya Keadilan, Jalan Kawi Kecamatan Medan Area, membantah kabar itu. Lebih jauh dijelaskan MM […]

  • Pemda Madina Diharapkan Fasilitasi Pendirian Koperasi Petani Kopi

    Pemda Madina Diharapkan Fasilitasi Pendirian Koperasi Petani Kopi

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal dalam hal ini Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Pasar diharapkan dapat memfasilitasi para petani kopi didalam koperasi kopi. Pendirian badan koperasi ini selain melindungi para petani kopi dari permainan harga para tengkulak juga berpungsi untuk menampung hasil panen masyarakat Salah seorang penggiat kopi Ali Musa […]

  • Warga Pertanyakan Tenaga Kerja China di Mandailing Natal

    Warga Pertanyakan Tenaga Kerja China di Mandailing Natal

    • calendar_month Kamis, 12 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah diminta memberikan penjelasan kepada publik terkait dugaan keberadaan pekerja asing berbahasa Cina di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Pasalnya, banyak warga Panyabungan yang mempertanyakan keberadaan pria-pria bermata sipit itu yang diduga bekerja di lokasi pembangunan Pembangkit Litrik Tenaga Panas Bumi atau geothermal di kawasan Sibanggor. Sejauh ini belum diketahui berapa […]

  • Madina Rampungkan 2.300 Ha Oplah Rawa

    Madina Rampungkan 2.300 Ha Oplah Rawa

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Optimalisasi Lahan (Oplah) Rawa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut seluas 2.300 hektar sudah rampung. Oplah tersebut termasuk dalam strategi mencapai swasembada pangan di Indonesia. Kepala Dinas Pertanian Madina Siar Nasution, SP mengatakan seluas 2.300 Hektare lahan masyarakat di dua kecamatan di Madina sudah dilakukan pematangan. Lokasinya yakni di Kecamatan Siabu […]

  • Mahasiswa Kutuk Intervensi Aparat di Pilpres

    Mahasiswa Kutuk Intervensi Aparat di Pilpres

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Mahasiswa mengutuk keras intervensi dan tekanan yang dilakukan aparat pemerintah kepada rakyat terkait pilihan politik di Pilpres 2019. Kutukan itu disuarakan mahasiswa dari BEM Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) bersama aktivis muda Rahman Simanjuntak dalam aksi unjukrasa di Padangsidempuan, Jum’at (12/4/2019). Aksi puluhan mahasiswa ini dilangsungkan di dua lokasi. […]

expand_less