Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Balita Penderita Jantung Bocor Butuh Bantuan Dermawan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Nov 2017
  • print Cetak

Rizky Halomoan Lubis di pangku ibunya

 

PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) : Bayi penderita jantung bocor sejak lahir membutuhkan bantuan biaya operasi di rumah sakit.

Bayi itu bernama M. Rizky Halomoan Lubis (1,8 tahun) anak dari pasangan Napjali Lubis dengan Nuriah Siregar warga Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara, Madina.

Kondisi keluarga ekonomi yang sangat terbatas menyebabkan kendala untuk mengobati Rizky di rumah sakit.

Pihak RSU Panyabungan telah melakukan diagnosa terhadap Rizky dan merujuknya ke rumah sakit yang memiliki peralatan cukup di Medan.

Orangtua Risky tak mampu membawanya ke Medan karena ketiadaan dana. Napjali hanya tukang jahit yang berpenghasilan pas-pasan.

Nuriah Siregar kepada wartawan, Selasa (14/11/2017)  dIbunda dari M. Rizky Halomoan kepada wartawan, Selasa (14/11) di salah satu warung yang ada di sekitar Dinas Kependudukan Kabupaten Mandailing Natal ketika hendak mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Nuraimah menerangkan bahwa saat kumat,  anaknya menjerit menahankan sakitnya, bibir biru, serta muka pucat dan detak jantungnya semakin kencang.

“Saat seperti itu saya tidak dapat berbuat apa-apa selain menangis melihatnya menahankan sakit,” katanya.

Dia dan suaminya sangat mengharapkan uluran tangan dari para dermawan sehingga mereka dapat membawa anaknya berobat ke rumah sakit yang lebih layak.

“Memang sekarang ini ada program Kartu Indonesia Sekat (KIS), tapi kami tidak dapat. Kalau mengurus BPJS rasanya untuk membayar iurannya saja kami tidak sanggup karena pendapatan keluarga kami jauh dibawah kebutuhan rumah tangga,” katanya.

“Bagaimanalah kami membawa anak kami ini untuk berobat sementara BJS kami tidak ada,” kata Nuriah Siregar kepada wartawan, Selasa (14/11/2017) di halaman Dinas Kependudukan Madina saat hendak menurus KTP.

Ibu dua anak ini menyatakan hanya mampu membawa anaknya ke RSU Panyabungan. Namun, pihak dokter merujuk ke rumah sakit di Medan.

Penghasilan suaminya hanya sekitar Rp 50.000 sehari.

“Untuk itu kiranya kami sangat mengharapkan ada orang yang peduli terhadap anak saya yang menderita jantung bocor agar penyakit yang dideritanya dapat sembuh,” ujarnya.

“Kalau ada harta yang bisa dijual memang sudah kami jual demi untuk biaya perobatan anak saya ini, namun apa yang hendak dijual, rumah saja masih menumpang di rumah orang,” katanya.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Proyek Pustu Pastab Jae,    DPRD Madina : Dinas Kesehatan Melanggar Peraturan Daerah.  Kadis Kesehatan : Itu Tanggungjawab Saya, Yang Penting Dibangunkan

    Kasus Proyek Pustu Pastab Jae, DPRD Madina : Dinas Kesehatan Melanggar Peraturan Daerah. Kadis Kesehatan : Itu Tanggungjawab Saya, Yang Penting Dibangunkan

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus dugaan pengalihan lokasi proyek rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) dari Desa Pastap Julu ke desa Pastap Jae terus bergulir. Pihak DPRD Mandailing Natal (Madina) menilai pengalihan lokasi itu perbutan melanggar Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Madina TA 2015.  “Itu sudah jelas-jelas menyalahi, kalau mau dipindahkan, ada prosedurnya. […]

  • SUKA Menang

    SUKA Menang

    • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon (paslon) Ja’far Sukhairi-Atika Azmi Utammi (SUKA) memenangkan Pilkada Madina 2020 setelah mendapat perolehan suara fantastis pada pelaksanaan PSU, Kamis (24/4-2021). Pasangan SUKA diusung PKS, PKB dan Hanura. Di sisi lain pasangan Dahlan Hasan-Aswin (Dahwin) kalah dengan skor meyakinkan, yaitu: 154 suara. Dilansir dari BeritaHuta, di TPS-001 Kampung Baru sekaligus […]

  • Agincourt Kantongi Izin Eksplorasi di Tapteng

    Agincourt Kantongi Izin Eksplorasi di Tapteng

    • calendar_month Jumat, 15 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Medan, (MO) – PT Agincourt Resources (AR), pengelola tambang emas Martabe di Desa Aek Pining, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan (Tapsel) menegaskan sudah mengantongi izin melakukan kegiatan eksplorasi dan izin pinjam pakai kawasan hutan untuk kegiatan eksplorasi (penelitian) di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Izin tersebut persisnya dikeluarkan pemerintah pusat melalui Kementrian Pertambangan dan Kementerian […]

  • Daerah Tidak Bisa Lepas dari Pers

    Daerah Tidak Bisa Lepas dari Pers

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis mengatakan semua daerah tidak bisa terlepas dari pers atau media. Hal itu disampaikan Erwin usai memberikan kejutan dengan mendatangi kantor PWI di Jl. Willem Iskander, Aek Galoga, Panyabungan pada Rabu (9/2). “Seperti yang saya sampaikan tadi, di semua daerah tidak bisa terlepas dari […]

  • Material Candi Abad 9 Kembali Ditemukan di Mandailing

    Material Candi Abad 9 Kembali Ditemukan di Mandailing

    • calendar_month Kamis, 3 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Sejumlah gerabah tanah liat yang diyakini material candi abad 9 hingga 11 Masehi ditemukan di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. “Kepingan gerabah tanah liat ini diyakini berasal dari masa sebelum masuknya pengaruh teknologi Asia Tengah di kawasan ini,” ungkap CEO Tympanum Novem Multimedia, Askolani Nasution menjawan Mandailing Online, Kamis (3/3) di Desa […]

  • Tahun 2009, Penderita Malaria di Madina Capai 23.242 Orang

    Tahun 2009, Penderita Malaria di Madina Capai 23.242 Orang

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Angka penderita penyakit malaria yang disebabkan gigitan nyamuk malaria (Aides aegypti) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Tahun 2009 mencapai angka 23.242 pasien sesuai dengan catatan yang berobat pada tiga klinik malaria yang terdapat di daerah itu. Demikian disampaikan Kepala Pusat Penanggulangan Malaria Madina Arifin Fauzi Lubis kepada wartawan, Jum’at (19/11). “Madina merupakan daerah […]

expand_less