Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Balita Penderita Jantung Bocor Butuh Bantuan Dermawan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Nov 2017
  • print Cetak

Rizky Halomoan Lubis di pangku ibunya

 

PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) : Bayi penderita jantung bocor sejak lahir membutuhkan bantuan biaya operasi di rumah sakit.

Bayi itu bernama M. Rizky Halomoan Lubis (1,8 tahun) anak dari pasangan Napjali Lubis dengan Nuriah Siregar warga Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara, Madina.

Kondisi keluarga ekonomi yang sangat terbatas menyebabkan kendala untuk mengobati Rizky di rumah sakit.

Pihak RSU Panyabungan telah melakukan diagnosa terhadap Rizky dan merujuknya ke rumah sakit yang memiliki peralatan cukup di Medan.

Orangtua Risky tak mampu membawanya ke Medan karena ketiadaan dana. Napjali hanya tukang jahit yang berpenghasilan pas-pasan.

Nuriah Siregar kepada wartawan, Selasa (14/11/2017)  dIbunda dari M. Rizky Halomoan kepada wartawan, Selasa (14/11) di salah satu warung yang ada di sekitar Dinas Kependudukan Kabupaten Mandailing Natal ketika hendak mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Nuraimah menerangkan bahwa saat kumat,  anaknya menjerit menahankan sakitnya, bibir biru, serta muka pucat dan detak jantungnya semakin kencang.

“Saat seperti itu saya tidak dapat berbuat apa-apa selain menangis melihatnya menahankan sakit,” katanya.

Dia dan suaminya sangat mengharapkan uluran tangan dari para dermawan sehingga mereka dapat membawa anaknya berobat ke rumah sakit yang lebih layak.

“Memang sekarang ini ada program Kartu Indonesia Sekat (KIS), tapi kami tidak dapat. Kalau mengurus BPJS rasanya untuk membayar iurannya saja kami tidak sanggup karena pendapatan keluarga kami jauh dibawah kebutuhan rumah tangga,” katanya.

“Bagaimanalah kami membawa anak kami ini untuk berobat sementara BJS kami tidak ada,” kata Nuriah Siregar kepada wartawan, Selasa (14/11/2017) di halaman Dinas Kependudukan Madina saat hendak menurus KTP.

Ibu dua anak ini menyatakan hanya mampu membawa anaknya ke RSU Panyabungan. Namun, pihak dokter merujuk ke rumah sakit di Medan.

Penghasilan suaminya hanya sekitar Rp 50.000 sehari.

“Untuk itu kiranya kami sangat mengharapkan ada orang yang peduli terhadap anak saya yang menderita jantung bocor agar penyakit yang dideritanya dapat sembuh,” ujarnya.

“Kalau ada harta yang bisa dijual memang sudah kami jual demi untuk biaya perobatan anak saya ini, namun apa yang hendak dijual, rumah saja masih menumpang di rumah orang,” katanya.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana razia dompeng tak jelas

    Dana razia dompeng tak jelas

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Dana razia dompeng (alat penambang liar) di Madina Tahun 2010 untuk triwulan II di Kantor Satuan Polisi Pamong Paraja Kabupaten Mandailing Natal (Pol-PP Madina) sebesar Rp40 juta diduga “kabur” atau tidak jelas penyalurannya terhadap anggota. Akibatnya, sejumlah anggota Satpol PP Madina yang tidak mau disebutkan identitasnya merasa dipermainkan dan dirugikan. Padahal mereka sudah […]

  • Hidayat Minta Dibebaskan

    Hidayat Minta Dibebaskan

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Bupati Mandailing Natal (Madina) non aktif Hidayat Batubara meminta kepada majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan untuk membebaskan dirinya dari dakwaan serta tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Melalui penasehat hukumnya, John K Azis, dalam pembacaan pledoi (pembelaan) terdakwa membantah telah menyuruh Khairul Anwar untuk meminta fee proyek sebesar Rp1,5 miliar dari kontraktor Surung Panjaitan. Di […]

  • Jalan di Sumut 60% Rusak, Pendapatan Sumut Dihisap APBN

    Jalan di Sumut 60% Rusak, Pendapatan Sumut Dihisap APBN

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi menyebut jalan yang ada di Provinsi Sumatera Utara merupakan jalan terpanjang di dunia. Namun sayangnya, 60% dari jalan tersebut rusak. “Jalan terpanjang di dunia setingkat provinsi, panjangnya 3.005 kilometer, terpanjang. Jawa Timur aja 1.700 kilometer. Sumatera Utara ini 3.005 kilometer, dan 60 persen jalannya rusak semua,” […]

  • Warga Desa Jambur Padang Matinggi Datangi Gedung DPRD

    Warga Desa Jambur Padang Matinggi Datangi Gedung DPRD

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN:  Karena tuntutan warga Desa Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal kurang di tanggapi oleh Pemerintah yang dalam hal itu Bupati dan juga DPRD terkait dengan tuntutan warga untuk memekarkan diri dari Jambur Padang Matinggi menjadi Desa Jambur Manunggal , Senin ( 26-9) lima ( 5 ) warga sebagai perwakilan dari 450 […]

  • Adelin Lis Dibebaskan Setelah Jalani Hukuman dan Bayar UP

    Adelin Lis Dibebaskan Setelah Jalani Hukuman dan Bayar UP

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Terpidana perkara pembalakan liar hutan di Mandailing Natal, Sumatera Utara, Adelin Lis, keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta Medan, Sabtu (6/9/2025) setelah beberapa tahun menjalani vonis dan membayar uang pengganti kerugian negara. Kepala Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan Herry Suhasmin mengungkapkan jika terpidana kasus pembalakan liar di Kabupaten Mandailing Natal […]

  • Kontraktor Diminta Timbun Bekas Galian Jalan Tanotiris

    Kontraktor Diminta Timbun Bekas Galian Jalan Tanotiris

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Bekas galian jalan di jalur Sinonoan-Muara Batang Angkola Kecammatan Siabu, Mandailing Natal dikeluhkan warga. Sebab, bekas galian itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Pihak kontraktor yang mengerjakan peningkatan badan belum menimbun bekas galian. Untuk itu warga meminta kepada kontraktor dari CV Putra Setia untuk menimbun bekas galian di pinggir jalan itu. […]

expand_less