Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Balita Penderita Jantung Bocor Butuh Bantuan Dermawan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Nov 2017
  • print Cetak

Rizky Halomoan Lubis di pangku ibunya

 

PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) : Bayi penderita jantung bocor sejak lahir membutuhkan bantuan biaya operasi di rumah sakit.

Bayi itu bernama M. Rizky Halomoan Lubis (1,8 tahun) anak dari pasangan Napjali Lubis dengan Nuriah Siregar warga Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara, Madina.

Kondisi keluarga ekonomi yang sangat terbatas menyebabkan kendala untuk mengobati Rizky di rumah sakit.

Pihak RSU Panyabungan telah melakukan diagnosa terhadap Rizky dan merujuknya ke rumah sakit yang memiliki peralatan cukup di Medan.

Orangtua Risky tak mampu membawanya ke Medan karena ketiadaan dana. Napjali hanya tukang jahit yang berpenghasilan pas-pasan.

Nuriah Siregar kepada wartawan, Selasa (14/11/2017)  dIbunda dari M. Rizky Halomoan kepada wartawan, Selasa (14/11) di salah satu warung yang ada di sekitar Dinas Kependudukan Kabupaten Mandailing Natal ketika hendak mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Nuraimah menerangkan bahwa saat kumat,  anaknya menjerit menahankan sakitnya, bibir biru, serta muka pucat dan detak jantungnya semakin kencang.

“Saat seperti itu saya tidak dapat berbuat apa-apa selain menangis melihatnya menahankan sakit,” katanya.

Dia dan suaminya sangat mengharapkan uluran tangan dari para dermawan sehingga mereka dapat membawa anaknya berobat ke rumah sakit yang lebih layak.

“Memang sekarang ini ada program Kartu Indonesia Sekat (KIS), tapi kami tidak dapat. Kalau mengurus BPJS rasanya untuk membayar iurannya saja kami tidak sanggup karena pendapatan keluarga kami jauh dibawah kebutuhan rumah tangga,” katanya.

“Bagaimanalah kami membawa anak kami ini untuk berobat sementara BJS kami tidak ada,” kata Nuriah Siregar kepada wartawan, Selasa (14/11/2017) di halaman Dinas Kependudukan Madina saat hendak menurus KTP.

Ibu dua anak ini menyatakan hanya mampu membawa anaknya ke RSU Panyabungan. Namun, pihak dokter merujuk ke rumah sakit di Medan.

Penghasilan suaminya hanya sekitar Rp 50.000 sehari.

“Untuk itu kiranya kami sangat mengharapkan ada orang yang peduli terhadap anak saya yang menderita jantung bocor agar penyakit yang dideritanya dapat sembuh,” ujarnya.

“Kalau ada harta yang bisa dijual memang sudah kami jual demi untuk biaya perobatan anak saya ini, namun apa yang hendak dijual, rumah saja masih menumpang di rumah orang,” katanya.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Bally Rantopuran Harus Kaji Ulang

    Jembatan Bally Rantopuran Harus Kaji Ulang

    • calendar_month Minggu, 28 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Truk Fuso Banyak Bertonase Diatas 18 Ton PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kalangan supir mulai mengeluhkan jembatan sementara Rantopuran di Jalur Lintas Sumatera titik Desa Gunung Tua, Panyabungan, Mandailing Natal yang sudah teramat rawan karena lantainya sering patah. Para pengguna jalan merasa terancam keselamatannya melewati jembatan jenis bally tersebut jika pemerintah tidak cepat mengkaji kembali kebijakan […]

  • Bupati Diminta Evaluasi Kinerja SKPD

    Bupati Diminta Evaluasi Kinerja SKPD

    • calendar_month Jumat, 27 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Bupati Madina Hidayat Batubara dan Wakil Bupati Dahlan Hasan Nasution didesak sesegera mungkin melakukan evaluasi kinerja para pimpinan SKPD. Terutama pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah ) yang kinerja tidak mendukung langkah dan kebijakan yang telah dibuat oleh bupati dalam mengisi pembangunan lima tahun ke depan. Sekretaris Komisi I DPRD Mandailing Natal […]

  • Oknum Guru PPPK yang Jadi Anggota BPD di Madina Akhirnya Mundur

    Oknum Guru PPPK yang Jadi Anggota BPD di Madina Akhirnya Mundur

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah diberi pilihan menjadi guru PPPK atau Anggota BPD Desa Hutarimbaru, Gempar Alama guru PPPK yang ditugaskan di SDN 378 Sikara Kara, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) akhirnya mengambil sikap untuk tetap menjadi guru PPPK dan mundur sebagai anggota BPD Desa Hutarimbaru, Panyabungan Timur. Lewat surat yang ditandatangani Gempar […]

  • Urus Paspor di UKK Imigrasi Mompang, Bupati Sukhairi: Pelayanannya Baik

    Urus Paspor di UKK Imigrasi Mompang, Bupati Sukhairi: Pelayanannya Baik

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Jafar Sukhairi Nasution menilai pelayanan Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga di Desa Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Madina, Sumut, baik. Bupati Sukhairi menyampaikan hal tersebut usai mengurus paspor bersama keluarganya, Senin (16/1). “Dari pantauan kami pelayanannya baik,” katanya. Atas pelayanan […]

  • Lagi, Puluhan Ayam Bermatian

    Lagi, Puluhan Ayam Bermatian

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDINGKAT- Sedikitnya 34 ayam milik warga di Desa Sidingkat dan Lingkungan II, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, mati mendadak. Ayam-ayam yang bermatian diduga akibat tetelo ini merupakan kali kedua. Sebelumnya ratusan ayam di Madina juga mati mendadak. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Paluta Ir Mara Bangun Harahap didampingi Kabid Kesehatan Hewan Bukti […]

  • Ketidakpastian Nasib Honorer

    Ketidakpastian Nasib Honorer

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – Ketidakpastian nasib sedang menyelimuti honorer Tenaga Suka Rela (TKS) di Mandailing Natal (Madina). Situasi ini bermula saat kepala OPD mengeluarkan surat edaran pada awal januari 2022 yang menyebutkan masa bakti tenaga honorer untuk tahun 2021 telah berakhir. Sejak saat itu sampai hari ini, Rabu (20/4) baik gaji maupun SK penugasan untuk […]

expand_less