Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode

Material Candi Abad 9 Kembali Ditemukan di Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 3 Mar 2016
  • print Cetak
Tim Balai Arkeologi Medan dan Tympanum  meneliti material candi di Aek Milas Siabu

Tim Balai Arkeologi Medan dan Tympanum meneliti material candi di Aek Milas Siabu

SIABU (Mandailing Online) – Sejumlah gerabah tanah liat yang diyakini material candi abad 9 hingga 11 Masehi ditemukan di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal.

“Kepingan gerabah tanah liat ini diyakini berasal dari masa sebelum masuknya pengaruh teknologi Asia Tengah di kawasan ini,” ungkap CEO Tympanum Novem Multimedia, Askolani Nasution menjawan Mandailing Online, Kamis (3/3) di Desa Simaninggir, Siabu.

Material itu ditemukan tim Tympanum Novem bersama Tim Balai Arkeologi Medan, Rabu (2/3) di kawasan Aek Milas, Siabu.

Askolani menyatakan bahwa kawasan ini diyakni menyimpan satu situs candi Hindu-Budha yang diperkirakan antara abad 9 – 11 Masehi, tertimbun di kedalaman yang belum bisa diprediksi. Dan sepanjang sungai Aek Badan Simaninggir – Siabu – Bonandolok, adalah daerah aliran sungai yang disucikan pemeluknya.

Penelitian tim Balai Arkeologi Medan itu menindaklanjuti temuan adanya jejak fragmen batu candi sekitar 300 meter arah barat dari Aek Milas Siabu oleh Tympanum pada Desember 2015 yang lalu.

 “Karena itu Balai Arkeolog menindaklanjutinya dengan mengirimkan tim beranggotakan enam orang peneliti” Askolani.

Eksplorasi pada radius lebih kurang 100 meter persegi, tim menemukan beberapa tambahan pragmen batu bata candi yang tidak terstruktur. Selain itu, juga ditemukan beberapa pecahan gerabah (semacam kendi berbagai ukuran)  dari tanah liat yang dari bentuk dan strukturnya diyakini berasal dari masa sebelum masuknya pengaruh teknologi Asia Tengah ke kawasan ini.

Struktur garabah terlihat masih menggunakan teknologi yang amat sederhana. Dengan berbagai ukuran, diyakini bahwa kawasan ini memang menjadi bagian dari peradaban penting di masa lalu. Apalagi kawasan ini tidak jauh jaraknya dari Candi Saba Siabu.

“Tentu butuh eksplorer lebih lanjut. Tapi temuan ini makin menambah keyakinan kita bahwa jauh sebelum priodisasi marga-marga, kawasan ini telah dihuni oleh satu entitas sosial yang belum bisa diidentifikasi ras dan asal migrasinya. Dan Tympanum tentu tidak akan berhenti sampai di sini, kita akan terus melakukan studi dan eksplorasi, termasuk mengunjungi satu arca baru yang diinformasikan ada di hulu sungai. Insya allah minggu ini kita akan ke sana lagi,” katanya.

Peliput : Holik Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MAMBAYU YANG MAKIN SEDIKIT

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Omline) – Meski jumlahnya tak banyak, masa sekarang aktivitas “mambayu” (mengayam tikar) di kalangan kaum ibu di Mandailing masih dijumpai di beberpa desa. Faktor ekspansi produk-produk tikar pabrikan, aktivitas mambayu di kalangan wanita Mandailing juga berfaktor mulai berubahnya pola hidup dan pola pandang masyarakat Mandailing secara umum kepada hal-hal yang bersifat pragmatis. Berbeda […]

  • Kantor Imigrasi di Madina Diresmikan 26 Januari

    Kantor Imigrasi di Madina Diresmikan 26 Januari

    • calendar_month Kamis, 6 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Jika tak ada kendala, kantor imigrasi di Madina akan diresmikan tanggal 26 Januari 2022. Kantor ini adalah Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga di Madina. Sejenis cabang. Di Madina kantornya berlokasi di Mompang Julu, Panyabungan Utara. Warga Madina yang hendak mengurus dokumen perjalanan ke luar negeri sudah bisa di sini […]

  • LBH: Dahlan berbohong

    LBH: Dahlan berbohong

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2014
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    MEDAN – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menilai, Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan dan PT PLN Wilayah 1 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) telah melakukan pembohongan publik terkait penyataan keduanya yang berjanji mengakhiri pemadaman listrik bergilir di Sumut. Hal itu yang membuat LBH Medan melayangkan somasi kepada kedua instansi tersebut.”Kita mencatat ada dua kali pernyataan yang […]

  • Lencana Pancawarsa Harus Akhiri Kevakuman Pramuka

    Lencana Pancawarsa Harus Akhiri Kevakuman Pramuka

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sembilan penggerak pramuka di Mandailing Natal (Madina) memperoleh Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa. Tanda Penghargaan itu berdasar Surat Keputusan Kwartir Daerah Sumatera Utara Nomor 42 Tahun 2021 tentang Penganugerahan Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa tanggal 24 Agustus 2021 ditandatangani Ketua Kwarda Pramuka Sumut, H. Nurdin Lubis, SH.MM. Penyematan dilakukan Asisten II Pemkab […]

  • Pengolahan Kakao Bagian 2

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Fermentasi menggunakan keranjang bambu •Keranjang bambu terlebih dahulu dibersihkan dan dialasi dengan daun pisang baru kemudian biji kakao dimasukkan (keranjang dapat menampung ± 50 kg biji kakao basah). •Setelah biji kakao dimasukkan keranjang ditutup daun pisang. •Pada hari ke 3 dilakukan pembalikan biji dan pada hari ke 6 biji-biji dikeluarkan dan siap untuk dijemur. Perendaman […]

  • Ical Sambangi Amru Daulay

    Ical Sambangi Amru Daulay

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sebelum kembali ke Jakarta usai membuka Rakerda Partai Golkar Sumut di Hotel Polonia, Medan, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie singgah ke kediaman Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sumut Amru Daulay di Jalan Samanhudi, Medan, Sabtu (27/11/2010). Aburizal yang biasa disapa Ical itu tampak akrab dengan mantan Bupati Mandailing Natal tersebut. Didampingi […]

expand_less