Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Madina Habiskan 6 Milyar Per Bulan Beli Sayur Dari Luar Daerah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 22 Sep 2012
  • print Cetak

Angkutan sayur 220912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebutuhan sayur mayur dan buah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih lebih banyak dipasok dari luar daerah seperti Bukit Tinggi, Tapsel dan Karo. Nilai transaksi oleh para pedagang pemasok mencapai sekitar 6 milyar per bulan.

Jika petani lokal mampu memproduksi dan menyuplai ragam sayur mayur, maka uang sebesar itu tidak perlu melayang ke luar daerah.

Itu diungkapkan Wakil Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution kepada puluhan petani di Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu, pekan lalu didampingi Kepala dinas pertanian dan peternakan Madina Taufik Zulhandra Ritonga.

Untuk itu, sejauh ini Pemkab Madina terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan, misalnya penyuluhan bagi para petani agar lebih kreatif dan produktif dalam menjalankan usaha taninya.

Sebab, kata Dahlan, hal yang paling kecil di lingkungan sendiri apabila dibiarkan sudah memeroleh keuntungan yang cukup besar bagi orang lain padahal masyarakat sendiri yang terkadang tidak serius mengerjakannya.

”Misalnya sayur-mayur, bayangkan saja bapak-ibu sekalian kita sudah menghabiskan uang ke daerah lain hanya untuk memenuhi kebutuhan sayur dan buah kita sehari-hari, untuk sebulan 6 miliar, atau sekira 72 miliar setahun. Itu jumlah yang sangat besar kita hamburkan hanya karena kemalasan kita sendiri,” ucap Dahlan.

Kata Dahlan, pada dasarnya Madina termasuk alam yang subur dan makmur dan diyakini bisa mengubah kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik dan sejahtera dan untuk mewujudkan itu tidak hanya tugas dan pekerjaan pemerintah saja tetapi masyarakat juga harus berpartisipasi dengan pemerintah.

“Saya kasihan melihat masyarakat kita sekarang, hanya untuk kebutuhan daun singkong, kangkung, sawi, dan jenis palawija lainnya kita harus mengeluarkan uang. Padahal dari kesuburan tanah Madina sepantasnya bisa memproduksi sayur-mayur untuk dijual ke luar daerah tetapi yang ada sebaliknya,” ungkapnya.

Cara yang lebih tepat, kata Dahlan, adalah bagi masyarakat petani agar tidak mengosongkan lahan pertaniannya dan mengisinya dengan tanaman lain yang tidak merusak tanaman pokok. “Seperti di sawah kan bisa ditanami sayur di sepanjang pinggir lahannya, dan begitu juga di kebun. Kita jangan berpikir lagi sebagai konsumen tetapi harus bisa menjadi produsen di bidang kita masing-masing demi kesejahteraan dan peningkatan taraf ekonomi kita semua,” pesannya.

Di tempat terpisah, salah seorang petani. Nurul (45) mengaku sadar kalau selama ini dia sendiri sudah lama tidak lagi menanami sayur-mayur seperti yang disampaikan wabup tersebut. Padahal sekitar 5 tahun lalu dia bisa memeroleh uang ratusan ribu rupiah setiap minggu dari tanaman sayur di pinggir sawahnya.

”Ada juga sedikit kendala karena selama ini banyak lahan kami yang tidak bisa digunakan lagi, karena itulah kami tidak mengerjakannya lagi selama bertahun-tahun. Padahal apabila terus dikerjakan tetap bisa menghasilkan uang,” katanya.(mt)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • M. YUNAN NASUTION, Perintis Kemerdekaan Asal Botung

    M. YUNAN NASUTION, Perintis Kemerdekaan Asal Botung

    • calendar_month Jumat, 17 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan: Askolani Nasution   Puluhan tahun foto close-up beliau ada di lemari kami. Beliau Amantua kami. Karena itu banyak kisah-kisah beliau yang saya dengar. Dan namanya ada di Tugu Perintis Kemerdekaan Kotanopan. Suka berjas, berpeci miring. Kalau berbicara tidak tampak kesan “tajam” sebagaimana tulisan-tulisannya. Beliau lahir di Botung, Kotanopan, tanggal 22 Nopember 1913. Wafat […]

  • Pemkab dan DPRD Madina Akan Bahas Perubahan Sewa Pasar Baru Panyabungan

    Pemkab dan DPRD Madina Akan Bahas Perubahan Sewa Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) dan DPRD akan duduk bersama mengevaluasi peraturan daerah tentang Pasar Baru Panyabungan terutama poin peluang penurunan besaran sewa kios. Itu dikatakan bupati Madina Saipullah Nasution menjawab wartawan usai melakukan dialog dengan pedagang di Pasar Baru Panyabungan, Selasa (30/9/2025). Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis serta wakil ketua […]

  • Sejumlah OKP Dukung Alhasan

    Sejumlah OKP Dukung Alhasan

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang rencananya akan dilaksanakan, Senin (07/02/2011) pekan depan, sejumlah nama kandidat sudah muncul. Salah satunya Muhammad Alhasan Nasution yang telah mendapat dukungan dari sejumlah organisasi kemasayarakatan pemuda (OKP). Mereka menilai dari sekian nama yang muncul, Alhasan merupakan figur yang tepat dan […]

  • Bupati Madina: Pramuka Harus Dimasyarakatkan

    Bupati Madina: Pramuka Harus Dimasyarakatkan

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bupati Mandailing Natal selaku Ketua Majelis Pembina Kwartir Cabang Mandailing Natal Ir Aspan Sofyan Batubara mengharapkan kepada Saka Bhayangkara Polres Mandailing Natal untuk memasyarakatkan Pramuka dan membhayangkarakan Pramuka. Hal itu disampaikan Bupati Madina Ir. Aspan Sofyan Batubara MM selaku majelis Pembimbing cabang pada acara pelantikan Kapolres Mandailing Natal AKBP Hirbak Wahyu Setiawan menjadi Kamabisaka, di […]

  • Panitia Pilkades Diangkat Oleh BPD dan Bertanggungjawab Kepada BPD

    Panitia Pilkades Diangkat Oleh BPD dan Bertanggungjawab Kepada BPD

    • calendar_month Rabu, 26 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panitia Pemilihan Kepala Desa (Panitia Pilkades) dibentuk oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Pertanggungjawaban Panitia Pilkades juga kepada BPD, bukan kepada kepala desa. Topik kepanitiaan ini diangkat Mandailing Online untuk edisi ini, karena di sejumlah desa muncul kerancuan di kalangan warga yang beranggapan bahwa kepala desa yang membentuk Panitia Pilkades. Di dalam Pasal 11 Peraturan Bupati […]

  • H. Maraganti Batubara Dilantik Jadi Ketua DPRD Madina

    H. Maraganti Batubara Dilantik Jadi Ketua DPRD Madina

    • calendar_month Senin, 6 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUGAN (Mandailing Online) – H. Maraganti Batubara dilantik menjadi ketua DPRD Mandailing Natal, Senin (6/8/2018). Pelantikan dilakukan Ketua Pengadilan Negeri Mandailing Natal di ruang paripurna, DPRD Mandailing Natal. Maraganti Batubara menduduki jabatan ketua DPRD ini menggantikan Hj. Leli Artati, rekan separtainya, Partai Hanura. Pengangkatan Maraganti sebagai ketua DPRD Mandailing Natal berdasar Surat Keputusan Gubernur Sumatera […]

expand_less