Rabu, 12 Agu 2026
light_mode

Pemkab Madina Kembangkan Portal SADATA 

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) meluncurkan dan mengembangkan portal SADATA MADINA untuk penguatan statistik sektoral serta sebagai wadah pengelolaan dan publikasi data daerah.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Madina Muhammad Syail Lubis saat membuka acara Sosialisasi Portal Sadata Madina di Aula Kantor Badan Perancanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida), Panyabungan, Kamis (25/6/2026).

Langkah tersebut, kata Syail, merupakan tindak lanjut atau implementasi Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019. ” Di tingkat daerah, Kabupaten Mandailing Natal telah menindaklanjutinya melalui Peraturan Bupati Mandailing Natal Nomor 52 Tahun 2023 tentang Satu Data Kabupaten Mandailing Natal serta pembentukan Tim Forum Satu Data Daerah,” kata Syail.

Kadis Kominfo menjelaskan, Portal ini bukan hanya sekadar aplikasi, tetapi merupakan sarana kolaborasi antara Pembina Data, Wali Data, dan seluruh Produsen Data. Dia pun meminta agar setiap OPD tidak menganggap pengelolaan data sebagai pekerjaan tambahan.

“Data yang berkualitas akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran, pelayanan publik yang lebih baik, dan pembangunan yang lebih efektif,” lanjut Syail.

Maka dari itu, dia berharap peserta sosialisasi ini dapat:
1. ​Memahami kebijakan dan tata kelola Satu Data Indonesia.
2. ​Memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam penyelenggaraan statistik sektoral.
3. ​Mampu melakukan penginputan, pengelolaan, dan pemutakhiran data pada Portal SADATA Madina.
4. ​Meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antar perangkat daerah dalam penyediaan data yang valid dan terintegrasi.
5. ​Membangun komitmen bersama untuk mewujudkan satu data yang berkualitas sebagai dasar pembangunan Kabupaten Mandailing Natal.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Madina Dedi Kintoro memastikan pihaknya berkomitmen mendampingi peserta dalam pengolahan data. Dia juga mengatakan kantor BPS terbuka bagi para produsen data untuk berkoordinasi maupun menanyakan berbagai hal yang berkaitan dengan data.

Di sisi lain, Dedi mengungkapkan, portal SADATA MADINA bukan milik Dismominfo semata. “Ini rumah kita bersama. Diskominfo sebagai Wali Data, Bapperida sebagai Koordinator dan Sekretaris Data, dan BPS sebagai Pembina Data Statistik,” pungkas dia. (dab/rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Pertanian: 20 Hektar Gagal Panen di Huraba

    Dinas Pertanian: 20 Hektar Gagal Panen di Huraba

    • calendar_month Kamis, 25 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina) memastikan 15 hingga 20 hektar lahan persawahan di Desa Huraba Kecamatan Siabu gagal panen akibat terrendam banjir. “Untuk sementara ini kita dapat memperkirakan sekitar 15-20 hektar padi yang gagal panen dimana umur padi masyarakat tersebut sekitar 100-110 hari, sehingga untuk itu masyarakat sudah dipastikan mengalami kerugian,” […]

  • Dibuka Penerimaaan 20 Ribu CPNS Pemerintah Pusat dan 40 Ribu CPNS Pemda

    Dibuka Penerimaaan 20 Ribu CPNS Pemerintah Pusat dan 40 Ribu CPNS Pemda

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, — Pemerintah akan melakukan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai September mendatang untuk merekrut sekitar 60 ribu pegawai baru. Menteri PAN-RB Azwar Abubakar mengemukakan, dari total 60 ribu CPNS baru itu, sebanyak 20 ribu CPNS direkrut oleh instansi pusat dan 40 ribu CPNS akan direkrut oleh pemerintah daerah. Deputi SDM Aparatur Kementerian […]

  • Guru SD Ditemukan Tewas di Sungai

    Guru SD Ditemukan Tewas di Sungai

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Seorang guru SD Negeri 246 Silatung, Koto Beringin Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal (Madina) bernama Nurhelmi (37), Kamis pagi (2/4) ditemukan tewas di Sungai Aek Sipongi, Desa Koto Beringin. Sejauh ini pihak kepolisian belum mengetahui penyebab kematian almarhumah. Pihak medis juga tak menemukan bekas penganiayaan di tubuhnya. Informasi yang […]

  • Gelar Muscab, PPP Madina Siap Menyongsong Pemilu 2024

    Gelar Muscab, PPP Madina Siap Menyongsong Pemilu 2024

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Program partai yang jelas akan menentukan perolehan suara pada Pemilu sehingga perlu dilaksanakan musyawarah di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota. Dewan Pengurus Cabang Partai Persatuan Pembangunan ( DPC PPP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam menghadapi perhelatan Pemilu serentak tahun 2024 kembali mempersiapkan pelaksanaan program partai dan membentuk kepengurusan untuk masa bakti […]

  • Ketua KPU Madina : Gaji KPPS Tidak Dibebani Pajak

    Ketua KPU Madina : Gaji KPPS Tidak Dibebani Pajak

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Adanya Oknum Ketua KPPS di Kabupaten Mandailing Natal menyunat gaji KPPS dengan dalih pajak, Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dengan tegas mengatakan, anggota KPPS yang menerima gaji tidak dibebani pajak. Kalaupun ada Ketua KPPS yang memotong gaji anggota KPPS, itu diluar perintah KPU. […]

  • Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (2)

    Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (2)

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    EKSPANSI KE BONJOL, PASAMAN DAN TAPANULI SELATAN Disunting: Dame Ambarita Akan halnya Dr Gusti Asnan, pengajar Jurusan Sejarah Fakultas Sastra Universitas Andalas, Padang, menganggap tidak semua sumber Belanda yang digunakan Parlindungan mengandung bias. Dari 100 laporan, ada 20-50 persen data yang benar. Menurut dia, historiografi Perang Padri sendiri dimulai pada 1950-an. “Saat itu terjadi dekolonialisasi […]

expand_less