Minggu, 18 Okt 2026
light_mode

Kapolresta Medan Minta Maaf Atas Penembakan Office Boy BRI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
  • print Cetak

MEDAN:
Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga menyampaikan turut berdukacita dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat khususnya keluarga almarhum Darmawan (23) warga Tembung, Kabupaten Deli Serdang yang tertembak Selasa kemarin.

Dalam pernyataan yang disampaikannya melalui pesan singkat SMS di Medan, Rabu, 1 Juni 2011, Kapolresta mengatakan, penegakan hukum terhadap oknum petugas kepolisian itu akan tetap berjalan.

Bahkan, tegas orang pertama di Polresta Medan itu, oknum petugas tersebut sudah diproses secara hukum dan ditahan di Mapolresta setempat.

“Pelaku penembakan tersebut sudah kita tangkap,” kata Tagam yang mantan Kapolsekta Medan Sunggal.

Sebelumnya, Darmawan (23), petugas kebersihan Bank Rakyat Indonesia Medan, Selasa (31/5) sekitar pukul 15.30 WIB tertembak hingga tewas oleh oknum Briptu PP (23), anggota Kepolisian Resor Kota Medan,Sumatera Utara.

Kapolsekta Medan Barat, Kompol AF Ambat kepada pers di Medan, Selasa, 31 Mei 2011 mengatakan, peristiwa penembakan tersebut belum diketahui motifnya, dan masih sedang diselidiki.

Senjata yang dimiliki oknum polisi tersebut jenis senjata laras panjang.

Kronologisnya menurut dia, saat itu korban Darmawan warga Tembung, Kabupaten Deli Serdang, sedang membersihkan sepeda motor miliknya di ruangan parkir lantai dasar gedung Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Jalan Putri Hijau Medan.

Namun entah bagaimana dan tidak diketahui secara pasti, katanya, tiba-tiba saja Darmawan tertembak di bagian dada sebelah kiri oleh oknum petugas kepolisian tersebut.

“Kebetulan pada saat itu, oknum Briptu PP juga sedang berada di tempat kejadian perkara (TKP) tersebut,” kata Ambat.

Kemudian, setelah mengetahui korban mengalami luka tembak dan kritis, oknum Briptu PP mengangkat Darmawan dan membawanya ke RSU PTPN 2 Tembakau Deli Jalan Putri Hijau Medan.

“Korban sempat mendapat perawatan di rumah sakit tersebut, namun beberapa menit kemudian nyawa korban tidak tertolong lagi dan meninggal dunia,” katanya.

Selanjutnya Ambat mengatakan, setelah peristiwa tersebut, oknum Briptu PP langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolresta Medan dan oknum tersebut kemudian diamankan.

“Oknum Briptu PP, saat ini masih ditahan Mapolresta Medan,” tegasnya.

Ketika ditanya mengenai penembakan tersebut, Ambat mengatakan, pihaknya belum mengetahui motifnya, masih sedang diselidiki.

“Barang bukti (BB) berupa satu buah proyektil peluru dan satu unit sepeda motor milik korban sudah diamankan di Mapolresta Medan,” katanya.(an)
Sumber : EKSPOSnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baru Berumur 1,5 Bulan, Bagunan Jarigan Irigasi Hancur

    Baru Berumur 1,5 Bulan, Bagunan Jarigan Irigasi Hancur

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bangunan jaringan irigasi di Gunung Baringin, Panyabungan Timur sudah hancur, padahal baru selesai dibangun 1,5 bulan lalu. Irigasi ini sangat dibutuhkan petani untuk mengairi persawahan di kawasan itu. Hancurnya bangunan itu berdampak terganggunya pasokan air ke areal pertanian. Proyek pembangunan jaringan irigasi tersebut diduga bersumber dari APBD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) […]

  • Paripurna DPRD Madina Setujui Bahas 14 Ranperda

    Paripurna DPRD Madina Setujui Bahas 14 Ranperda

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA : Seluruh fraksi di DPRD Mandailing Natal (Madina) menyetujui 14 rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang diajukan Pemkab untuk dibahas. Persetujuan itu diputuskan dalam siding paripurna pandangan fraksi-fraksi atas pengajuan ranperda tersbeut, di geudng dewan, Panyabungan,sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD As Imran Khatamy Daulay SH, dihadiri Pejabat Bupati Ir.Aspan Sopian Batubara. Fraksi PKS lewat juru […]

  • KIOS DISEGEL BERTAMBAH Plus Pemutusan Aliran Listrik

    KIOS DISEGEL BERTAMBAH Plus Pemutusan Aliran Listrik

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penyegelan kios di Pasar Sangkumpal Bonang terus berlanjut. Sebelumnya kios yang disegel hanya 11 unit, kemarin (27/5) jumlahnya bertambah menjadi 73 kios. Ironinya, penyegelan itu disertai pemutusan aliran listrik di masing-masing kios. Menurut Penasehat Himpunan Pedagang Pasar Sangkumpal Bonang Erwin Saleh Nasution didampingi Wakil Ketua Lukman, Sekretaris Ashari Siregar, dan pedagang lainnya, jumlah itu sesuai […]

  • PDIP  Dukung Kajari Usut Kasus Korupsi Dinkes Madina

    PDIP Dukung Kajari Usut Kasus Korupsi Dinkes Madina

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PDI Perjuangan Mandailing Natal mendukung sepenuhnya langkah kejaksaan negeri yang akan melakukan pengusutan dan membongkar berbagai dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Mandailing Natal. Langkah Kejakasan Negeri Mandailing Natal (Madina) itu, menyusul adanya gerakan pengaduan Aliansi Rakyat Peduli Madina (ARPM) ke Kejaksaan Agung di Jakarta beberapa waktu lalu, dan kini pihak Kejaksaan […]

  • Anak Madina Ipong Brothers Ikut Seleksi IMB 2 ke Jakarta

    Anak Madina Ipong Brothers Ikut Seleksi IMB 2 ke Jakarta

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anak-anak Madina Ipong Brothers akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti seleksi terahkir setelah lulus seleksi di Medan dalamajang bergengsi Indonesia Mencari Bakat 2 (IMB 2) yang di adakan di Jakarta dan akan di gelar beberapa hari lagi di saluran televise swasta TransTV. Masyarakat Sumatera Utara umumnya dan Kabupaten Madina Khususnya di minta untuk mendukung Ipong […]

  • 2 Tersangka Penyuap Bupati Madina Ditahan Terpisah
    Tak Berkategori

    2 Tersangka Penyuap Bupati Madina Ditahan Terpisah

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Dua tersangka kasus dugaan suap terkait proyek alokasi bantuan dana dari pemerintah provinsi Sumatera Utara, Khairil Anwar (KA) dan Surung Panjaitan (SP) akhirnya ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (16/5/2013) dini hari. Keduanya ditahan di rumah tahanan terpisah setelah menjalani pemeriksaan intensif penyidik KPK. Surung Panjaitan yang diketahui sebagai kontraktor ditahan di Rutan […]

expand_less