Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Oknum TNI Miliki Kafe Prostitusi di Siantar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN – Prostitusi di Kafe Nasional di tikungan manis Kelurahan Tong Simarimbun, Kecamatan Siantar Simarimbun, Pematangsiantar, berjalan mulus lantaran keterlibatan oknum TNI. Pekerja seks komersil (PSK) yang ditemui Tribun di Kafe Nasional mengaku aman lantaran ada beking dari oknum berseragam.

”Bahkan pemiliknya juga seorang oknum tentara. Makanya, banyak oknum petugas berpakaian loreng yang datang kemari melakukan penjagaan,” ujar Rd, saat ditemui Tribun, Selasa (25/1/2011) malam. Rekan Rd, Ay mengamini pendapat rekannya.

”Tidak takut karena tempat ini punya tentara yang setiap bulan memberikan setoran kepada aparat lainnya,” ujar PSK asal Medan ini.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0207 Simalungun Letkol (ARM) Anton Arianto Popang berjanji akan mengecek kebenaran anggotanya mengoperasikan dan membekingi kegiatan prostitusi di Kafe Nasional.
“Saya akan lihat dulu kebenarannya di lapangan dan akan memanggil anggota yang membekinginya untuk diberi nasihat. Kalau sudah dinasihati tetap saja menjalankan usaha yang menyalahi aturan, jangan salahkan saya bila dilakukan razia dan menutup tempat itu,” kata Anton, kemarin.

Ia berjanji akan berkoordinasi ke Pemko Siantar untuk mencabut izin Kafe Nasional bila benar losmen tersebut menjadi ajang prostitusi.

Ketua Komisi A DPRD Pematangsiantar Ibnu Harbani mengaku tidak mengetahui ada kegiatan prostitusi di Kafe Nasional, sebab selama ini dewan tidak pernah merestuinya kegiatan ini.

“Saya akan selidiki dan dibahas di Komisi A. Ini sudah mencoreng nama baik Kota Siantar. Dalam waktu dekat saya akan meyurati Pemko khususnya Satpol PP untuk melakukan razia dan pembongkaran,” kata Ibnu, kemarin.

Ia berjanji akan membahas prostitusi di Kafe Nasional dalam agenda paripurna dewan.
”Kalau benar di tempat itu ada prostitusi, maka harus ditertibkan dan dibongkar. Kalau memang losmen tersebut memiliki izin, maka izinnya akan dicabut,” katanya.
Ibnu juga berjanji akan mencari identitas oknum tentara yang menjadi beking kafe ini.

Kakak Beradik PSK Ay (18), PSK di Kafe Nasional, tikungan manis Kelurahan Tong Simarimbun, Kecamatan Siantar Simarimbun, mengatakan tarif per kamar di losmen ini beragam yaitu Rp 50 ribu, Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu. Kamar di losmen ini ada sekitar 20 ruangan.

“Walau pun ada tempat tidur yang disediakan tapi saya lebih memilih tinggal di kos. Di kos lebih nyaman dan teratur hidupnya, kalau tinggal di barak makanannya sesuka hati yang memasak jadi tidak sehat untuk di badan,” katanya, saat ditemui Tribun, Rabu (25/1/2011) malam.

Ia mengaku bekerja di tempat itu sekitar dua tahun bersama adik kandungnya.
”Hasilnya lumayanlah untuk memenuhi kehidupan sehari-hari,” ujar warga Medan ini.
Dia menyebut di setiap kamar sudah ada wanita yang menunggu pelanggan. Tarifnya tergantung negoisasi, ada Rp 350 ribu, dan paling rendah Rp 100 ribu.

Rekannya, Rd (22), mengaku pernah dikejar-kejar polisi saat razia bulan puasa lalu. Dia tertangkap, tapi kemudian dibebaskan.

“Saat razia saya lari lewat jendela dan dalam kondisi tanpa busana,” katanya.
Ia mengatakan semua PSK yang ada di lokasi ini selalu disuntik anti HIV/AIDS setiap bulan.
Sekali suntik Rp 50 ribu dan bagi yang tidak disuntik akan dikenakan denda Rp 300 ribu. Dokter yang menyuntik datang kemari dua kali dalam sebulan.

Rd mengaku menjadi PSK karena sudah cerai dari suami sekitar 2008 lalu.
Pantauan Tribun, losmen Kafe Nasional tidak terlihat seperti tempat prostitusi umumnya. Pagarnya juga tinggi.

Untuk masuk ke losmen tersebut tidak dipungut biaya hanya saja harus minum bir minimal sepasang.
Di lantai bawah disediakan musik yang berdentang keras dan lampu kelap-kelip.
Untuk urusan melepas syahwat, pelanggan harus ke lantai atas. (bey/rif)
Sumber : Tribun

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunakan Sepeda Motor Modifikasi, Petugas Antar Logistik Pemilu ke Desa Terpencil di Panyabungan Timur

    Gunakan Sepeda Motor Modifikasi, Petugas Antar Logistik Pemilu ke Desa Terpencil di Panyabungan Timur

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online)- Untuk mendistribusikan logistik pemilu ke dua desa terpencil di Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal, Petugas dari Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) terpaksa menggunakan sepeda motor yang di modifikasi agar mampu melewati jalan yang medannya extrim untuk menuju Desa Aek Nabara dan Banjar Lancat. ” Desa Aek Nabara merupakan desa terjauh […]

  • Paskibraka Madina Dikukuhkan

    Paskibraka Madina Dikukuhkan

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah dikukuhkan, Senin (15/8). Pengukuhan yang berlangsung di Parkir Timut BKD, Kompleks Perkantoran Payaloting, Desa Parbangunan, disaksikan langsung oleh Bupati H. M. Jafar Sukhairi Nasution, Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, Kapolres AKBP HM Reza CAS, Ketua TP-PKK Eli Mahrani, Kesubdenpom Kapten CPM […]

  • Liberalisasi di Bidang Energi Buah dari Sistem Demokrasi

    Liberalisasi di Bidang Energi Buah dari Sistem Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ross A.R Aktivis Dakwah Medan Johor   Dua perusahaan besar BUMN mengalami kerugian yang cukup besar. Seharusnya, sebagai seorang Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir lebih fokus untuk mengurus PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) yang diambang kerugian. Namun, justru sangat disayangkan karena Erick Thohir justru asik berkampanye di berbagai daerah, […]

  • Asset Pemerintah Dirusak, Kades Jambur Baru di Madina Terancam Sangsi Pidana

    Asset Pemerintah Dirusak, Kades Jambur Baru di Madina Terancam Sangsi Pidana

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA (Mandailing Online ) – Aset pemerintah daerah di Desa Jambur Baru, Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), dirusak oleh Kepala Desa Jambur Baru, Riswan Haedy. Proyek pembangunan jalan lingkungan tahun 2022 senilai Rp.147.674.010 tersebut dirusak tanpa mempertimbangkan konteks dan keadaan yang ada. Menurut sumber yang minta identitasnya dirahasiakan, pengrusakan proyek jalan lingkungan itu diduga […]

  • Warga dan Muspika Tinjau Lahan Sangketa Yang Digarap PT.PSU

    Warga dan Muspika Tinjau Lahan Sangketa Yang Digarap PT.PSU

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Warga 4 Desa bersama camat, Danramil dan Polsek Muara Soma kembali melakukan peninjauan lahan adat yang dikuasi PT. PSU di Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal (Madina). Laha-lahan tersebut telah ditanami sawit oleh PT. PSU (PT.Perkebunan Sumatera Utara), padahal lahan-lahan itu sudah bersertifikat atas nama masyarakat. Ke-empat desa itu adalah Desa […]

  • Presiden Undang Dua Orang Guru Madina Ikuti HUT RI di Jakarta

    Presiden Undang Dua Orang Guru Madina Ikuti HUT RI di Jakarta

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua orang guru SD dari Mandailing Natal (Madina) akan mengikuti HUT RI di Istana Negara Jakarta atas undangan Presiden SBY pada 17 Agustus mendatang. Nama kedua guru itu masing-masing Ismar AMPd, guru SD Negeri 347 Kecamatan Batahan dan Annaita Siregar S.Pd.SE guru di SD 352 Bintungan Bejangkar II Kecamatan Batahan. Kepastian […]

expand_less