Jumat, 4 Sep 2026
light_mode

Job Fair Madina Bakal Dibuka, 13 Perusahaan Siapkan 245 Lowongan Kerja

  • account_circle Dahlan Batubara
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

Rahmad Hidayat, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mandailing Natal. (Foto: MO/Dahlan Batubara)

 

 

Ini kabar gembira. Program baru di Mandailing Natal (Madina) bagi para generasi muda pencari kerja. Juga terobosan penting Pemkab Madina dalam menjawab tantangan angka pengangguran.

Kabar gembira itu adalah Dinas Tenaga Kerja Madina akan menyelenggarakan Job Fair di Madina.

Dalam Job Fair, perusahaan-perusahaan membuka stan dan menawarkan lowongan kerja. Pencari kerja membawa CV/lamaran.
Ada wawancara langsung atau proses seleksi awal. Ada juga informasi posisi, syarat, gaji, dan jenjang karier.

Job Fair itu direncanakan berlangsung tanggal 23 hingga 24 September 2026 di gedung Serba Guna, Parbangunan, Panyabungan.

Program Job Fair ini tercatat kali pertama sejak Kabupaten Mandailing Natal berdiri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Madina, Rahmat Hidayat menjawab Mandailing Online di Panyabungan, Jum’at (4/9/2026) menyatakan Job Fair adalah bursa atau lowongan kerja, tempat perusahaan bertemu langsung dengan pencari kerja.

“Sesuai arahan dan petunjuk Bupati Mandailing Natal, Pak Saipullah Nasution, kita akan menggelar Job Fair insyaallah tanggal 23 sampai 24 September 2026,” katanya.

Program ini penting dan perlu serta strategis sebagai upaya Pemkab Madina memfasilitasi pencari kerja terhadap perusahaan perusahaan yang ada di Madina.

Sekitar 13 perusahaan menyatakan siap memajang stan dan berbagai informasi lowongan kerja di Job Fair tersebut. 10 diantaranya adalah perusahaan perkebunan dan 3 lainnya perusahaan kesehatan atau rumah sakit.

Dari 13 perusahaan itu, yang datanya masuk ke Disnaker Madina, terdapat 245 lowongan kerja yang disiapkan bagi pencari kerja, khususnya pencari kerja yang berdomisili di Madina.

“Untuk itu, kami dari pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja Mandailing Natal mengajak saudara-saudara yang saat ini belum mendapat pekerjaan untuk hadir di Job Fair,” imbau Rahmad.

Job Fair ini adalah kegiatan bersama antara Pemkab Madina dengan banyak pihak perusahaan. Pemkab Madina sebagai fasilitator, sedangkan perusahaan penyedia lapangan kerja. Job Fair ini dilaksanakan secara terbuka, tidak ada intervensi, sehingga para pencari kerja memiliki hak yang sama dalam lowongan kerja yang ditawarkan di Job Fair.

Rahmad juga perlu menyampaikan bahwa Dinsnaker tidak bisa mengintervensi perusahaan. “Kita hanya memfasilitasi agar perusahaan membuka lowongannya itu secara terbuka dan dilaksanakan bersama di suatu tempat yakni Job Fair,” imbuh Rahmad.

Di Job Fair itu para pencari kerja dapat mencari informasi seluas-luasnya tentang lowongan kerja di tiap-tiap stan perusahaan yang menawarkan lowongan kerja tersebut.

Disamping itu, Disnaker Madina juga akan memosting lowongan kerja mana yang disediakan di Job Fair itu dari 246 lowongan tersedia.

“Misalnya, perusahaan A lowongannya ini ini dan ini, syaratnya begini dan begini. Itu akan ada. Itu akan mempermudah pencari kerja memperoleh informasi secara terbuka. Sehingga tidak ada lagi kesan bahwa perusahaan mengandalkan orang di sekitarnya atau ordal (orang dalam). Inilah sistem keterbukaan untuk lowongan kerja,” katanya.

Di Job Fair itu, lanjut Rahmad, para pencari kerja sebaiknya membawa dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam lamaran kerja. Kalau memungkinkan waktunya bisa langsung wawancara di tempat antara pencari kerja dengan pihak perusahaan. Dan Disnaker akan melakukan pengawalan. “Itulah inti dari Job Fair” imbuh Rahmad.

Rahmad berharap kegiatan Job Fair dilaksanakan saban tahun, sehingga setiap perusahaan di Madina dapat membuka lowongan kerja secara terbuka kepada masyarakat luas yang difasilitasi pemerintah.

Dia menyatakan bahwa Pemkab Madina memiliki kewajiban mengurangi angka pengangguran. Namun, perlu ditegaskan bahwa posisi pemerintah tidak bisa memberikan pekerjaan bagi pencari kerja, melainkan sebagai fasilitator bagi pencari kerja. Fasilitator itulah tugas pemerintah.

“Salah satu program fasilitasi itu adalah menyelenggarakan Job Fair,” jelasnya.

Disamping itu Disnasker Madina juga menyediakan pelatihan-pelatihan kepada generasi muda yang mau menekuni bidang yang dilatihkan.

Setiap tahun terdapat 10 ragam bidang keterampilan kerja yang dilatihkan. Tiga sampai empat bidang dibiayai dari APBD Madina, selebihnya didanai APBN melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas yang berada dibawah Kementerian Ketenagakerjaan.

Di sisi lain Rahmad juga mengimbau generasi muda pencari kerja untuk rajin menelusuri informasi-informasi ketenagakerjaan melalui berbagai platfrom media sosial, sebab era terkini informasi ketenagakerjaan disebarkan melalui medsos agar mudah menjangkau seluruh kawasan. Baik di tingkat nasional, provinsi maupun tingkat kabupaten.

Rahmad menjelaskan, agar masyarakat luas mengetahui pelaksanaan Job Fair tersebut, pihaknya akan mengumumkannya melaui media mainstream maupun media sosial. Termasuk juga menginformasikannya melaui para camat untuk disebarkan ke desa desa dan kelurahan. (dab)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara
  • Editor: Dahlan Batubara

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Tapsel : KEK Batahan Positif di Tabagsel

    DPRD Tapsel : KEK Batahan Positif di Tabagsel

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAPANULI SELATAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Tapsel, Sogot Simatupang menyambut positif rencana pebukaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan. Kehadiran KEK Batahan dipandang akan mempe garuhi perekonomian di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Itu diungkapkan Sogot di hadapan rombongan Komisi 1 DPRD Mandailing Natal (Madina) yang melakukan kunjungan kerja ke Tapanuli Selatan (Tapsel), Selasa […]

  • Dana Bos Di Panyabungan Timur seakan jadi Rahasia bagi Public

    Dana Bos Di Panyabungan Timur seakan jadi Rahasia bagi Public

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sekolah SD/SLTP Dikecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal belum sepenuhnya memberikan informasi penggunaan dana Bos bagi sekolah. Padahal undang-undang nomor 14 tahun 2008 mengamanatkan Setiap Informasi Publik bersifat terbuka dan dapat diakses oleh setiap Pengguna Informasi Public. Ketertutupan informasi ini seakan pemantauan dan pemonitoringan dari insatansi terkait dinilai terkesan masih kurang maksimal.

  • Willem Iskander "belajar dari sejarah masa lalu"

    Willem Iskander "belajar dari sejarah masa lalu"

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Resensi buku Di negeri penjajah: orang Indonesia di negeri Belanda sejarah Willem Iskander dinegeri orang yang di bukukan semoga menjadi pelajaran terbaik bagi putra mandailing di negeri orang.

  • Potret Buram Sekolah di Labuhanbatu Siswa Belajar Beralaskan Tikar dan di Ruang Guru

    Potret Buram Sekolah di Labuhanbatu Siswa Belajar Beralaskan Tikar dan di Ruang Guru

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Labuhanbatu. Kasus siswa-siswi belajar tanpa dilengkapi sarana dan prasarana proses belajar mengajar (PBM) yang memadai, mulai terungkap di Kabupaten Labuhanbatu. Kalau siswa SMA Negeri 1 Kecamatan Panai Hilir, belajar beralaskan tenda biru, di SMP Negeri 2 (satu atap) Dusun Tanjung Harapan, Kecamatan Pangkatan, harus belajar dengan beralaskan tikar. Siswa-siswi SMPN 2 sebanyak 44 orang terpaksa […]

  • Dicekal, Syamsul Arifin mau coba kabur?

    Dicekal, Syamsul Arifin mau coba kabur?

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Syamsul Arifin, Senin (11/10) kemarin, tidak menghadiri panggilan pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Langkat TA 2000-2007 sebesar Rp102,7 miliar. Ketidak hadiran itu karena Syamsul Arifin ada rapat paripurna dengan DPRD Sumut terkait penyampaian nota keuangan RAPBD Sumut TA 2011. Isu beredar mantan Bupati Langkat itu akan […]

  • Komisi I DPRD Madina Sidak ke SDN 116 Percontohan

    Komisi I DPRD Madina Sidak ke SDN 116 Percontohan

    • calendar_month Rabu, 10 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Madina sidak ke SDN 116 Percontohan Desa Pidoli Lombang, Panyabungan pada Selasa (9/11) kemarin. Sidak ini merupakan tindak lanjut dari masuknya surat Pernyataan Mosi Tidak Percaya kepada Kepala SDN 116 Percontohan Ajawani. Surat yang ditujukan kepada Ketua DPRD Madina dengan tembusan Komisi I itu memuat 7 alasan munculnya […]

expand_less