Jumat, 30 Okt 2026
light_mode

Muksin Nasution : Rendahnya Anggaran BPBD Madina akibat Dampak Efisiensi Anggaran. DPRD Sebut Ada Dana Tanggap Darurat

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Terkait Anggaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang dari data LKPP Madina sumber dana APBD tahun 2026 yang hanya tercatat Rp 489.843.470 yang dibagi menjadi 31 pos anggaran.  Binsar Nasution Anggota DPRD Madina mengungkap, selain dari APBD Madina, BPBD dapat anggaran bencana dari pusat, dan APBD Madina juga sudah anggarkan dana darurat yang siap digunakan kapan saja sesuai dengan kondisinya.

” Bahkan BPBD/Pemkab masih punya anggaran sisa bencana tahun lalu yang tidak boleh digunakan kecuali untuk bantuan langsung pada masnyarakat dan ini saatnya digunakan sama BPBD kalau banjirnya sudah dianggap bencana sesuai dngan ketentuan,” kata Binsar Nasution

Binsar mengungkap Anggaran untuk bencana kurang lebih sisa tahun lalu hampir 3 miliar, tidak boleh di alihkan untuk yang lain karena itu bantuan pusat dan propinsi.

” Itu nggak di masukkan ke APBD karena dana bantuan saat bencana seingatku, karena sebelum datang uang itu BPBD sudah belanjakan lebih dahulu pakai APBD,” kata Binsar Nasution Jumat 30/10/2026

Ia mengungkap anggaran bantuan itu tidak dimasukkan rincian pengeluarannya dalam APBD. Anggaran tanggap darurat juga diposkan di Dinas Keuangan karena Setiap OPD tidak boleh lagi buat rekening, rekening pemkab hanya ada 2, rek pendapan dan rek belanja.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Muksin Nasution yang dikonfirmasi mengatakan rendahnya anggaran APBD di BPBD Madina dampak dari kebijakan efisiensi anggaran melalui pemerintah pusat ruang gerak pemerintah daerah ketika terjadi bencana jadi terbatas.

“Ya tau sendirilah dampak dari efisiensi anggaran ini, penanganan bencana ketika terjadi seperti ini hanya dilakukan semaksimal mungkin. Namun kita sudah berkoordinasi dengan pihak atau instansi terkait untuk melakukan mitigasi,” Ujar Mukhsin Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pada Mandailing Online Melalui sambungan telepon WhatsApp. Jum’at (30/10).

Terkait alokasi sekitar 480jt di BPBD Madina Muksin mengungkapkan memang nominal ada di kisaran 480jt an, klasifikasinya beragam. Ia mencontohkan Ada, Belanja Jasa Konsultansi Perencanaan Penataan Ruang Jasa Perencanaan Wilayah senilai 75jt.

Saat ini kata Muksin Pemerintah Daerah bersinergi melakukan mitigasi diantara beberapa instansi yang terlibat yakni Dinas PUPR Madina melakukan mengatasi tanggul jebol akibat luapan banjir hingga menurunkan alat berat, disekitaran pemukiman warga atau wilayah terdampak lainnya. Dinas Pertanian dalam sektor pertanian, rehabilitasi infrastruktur sungai serta instansi lainnya yang terlibat.( fikri/red )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakyat Malaysia Tuntut Pemilu Bersih Besok

    Rakyat Malaysia Tuntut Pemilu Bersih Besok

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Meski dinyatakan sebagai perhimpunan haram oleh pemerintah Malaysia minggu lalu dan belum mendapatkan izin dari pihak Stadium Merdeka Kuala Lumpur, Gerakan Bersih akan tetap melancarkan unjuk rasa menuntut pemilu bersih di stadium tersebut besok, 9 Juli 2011. Gerakan yang dimulai pada tahun 2006 ini adalah koalisi 62 NGO yang menuntut pelaksanaan pemilu yang bersih dan […]

  • Tak Mampu Bayar, Meteran Listrik Kantor BPM Madina Diputus PLN

    Tak Mampu Bayar, Meteran Listrik Kantor BPM Madina Diputus PLN

    • calendar_month Kamis, 13 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meteran listrik di kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat  Mandailing Natal (Madina) telah diputus pihak PLN. Pemutusan itu sudah berlangsung sepekan. Itu artinya, arus listrik tak masuk ke instansi Pemkab Madina itu selama sepekan ini. Pantauan Mandailing Online, Kamis (13/4/2017), meteran listrik di pintu masuk kantor itu telah ditempel segel berlogo PLN denga […]

  • Pondok Santri  di Mustofawiyah Purba Baru Terbakar

    Pondok Santri di Mustofawiyah Purba Baru Terbakar

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Diperkirakan sebanyak 6 pondok santri di kawasan komplek pesantren Musthofawiyah, Purba Baru, Mandailing Natal (Madina) terbakar, Rabu, (1/7). Kebakaran berada di banjar Assuja. Pondok-pondok itu umumnya berbahan kayu dan bambu. Sejauh ini tidak ada korban jiwa maupun korba luka. “Hanya pondok santri saja yang terbakar. Kebetulan santri sedang libur […]

  • Jejak Harimau Sumatera Ditemukan di Kebun Warga Kawasan Kotanopan

    Jejak Harimau Sumatera Ditemukan di Kebun Warga Kawasan Kotanopan

    • calendar_month Selasa, 22 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Jejak harimau ditemukan di kawasan kebun lokasi aktivitas berkebun penduduk Desa Sabadolok dan Desa Gunungtua Simandolam, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber pada Selasa (22/11/2022), jejak itu sudah muncul sejak dua pekan terakhir. Hingga kini, sebagian warga masih enggan berangkat ke kebun. Wakil […]

  • Modernisasi Pada Bentuk dan Tema Dalam Prosa-Prosa Willem Iskander (1840-1876) (bagian 2)

    Modernisasi Pada Bentuk dan Tema Dalam Prosa-Prosa Willem Iskander (1840-1876) (bagian 2)

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

              Oleh: HARIS SUTAN LUBIS Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara    3. PEMBAHASAN Memberikan pengertian serta batasan-batasan apa dan bagaimana sebenarnya yang dikatakan sebuah cerita pendek adalah suatu pekerjaan yang rumit dan bahkan menjurus kepada kesia-siaan belaka. Ukuran panjang atau pendeknya sebuah cerita pun ternyata belum bisa memastikan apakah cerita tersebut […]

  • Gordang Sambilan Budaya Mandailing

    Gordang Sambilan Budaya Mandailing

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masyarakat Mandailing terkenal dengan masyarakat yang menjunjung tinggi adat istiadat dan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadikan berbeda dari suku–suku yang ada di Sumatera Utara. Salah satu kesenian khas suku Mandailing adalah Gordang Sambilan. Gordang artinya gendang atau bedug, sedangkan sambilan artinya sembilan. Jadi Gordang Sambilan merupakan gendang atau bedug yang mempunyai panjang dan diameter yang […]

expand_less