Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Diperkosa Majikan, Ancam Bunuh Diri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
  • print Cetak


TKI di Arab Saudi

BANYUWANGI-
Lagi – lagi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi mengalami perlakuan yang tidak layak oleh majikannya. Siti Ratih Purnamasari namanya. Perempuan remaja berusia 19 tahun asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini acap menerima siksaan dan ancaman perkosaan dari majikannya. Makanya, Siti terus mengancam akan bunuh diri andai dirinya tak segera dipulangkan.

Siti adalah anak kedua dari pasangan Irianto dan Desak Siti Asiah. Tepatnya, ia adalah warga Lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Menurut pihak keluarga, ancaman tersebut disampaikan Siti kepada orang tuanya empat hari yang lalu lewat telepon.

Sampai kini, Siti bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di keluarga Abu Kholid, seorang purnawirawan polisi di Kota Riyadh Arab Saudi. Ia mengaku sering kali dipukul dan dicekik oleh majikannya.

Tak hanya berlaku kasar, sang majikan juga sering melakukan tindakan tidak senonoh. Selain menggerayangi tubuh Siti, sang majikan juga sering masuk ke kamar dan berusaha memerkosanya.

Karena sering mengalami pelecehan seksual macam itu, saat ini, setiap hariSiti selalu membawa pisau untuk melindungi dirinya. Rencananya pisau tersebut akan digunakan untuk mengakhiri hidupnya jika sang majikan tetap nekat memerkosanya.

Siti juga pernah meminta ke majikannya untuk dipulangkan. Tapi naas, sang majikan malah minta uang ganti rugi sebesar Rp 11 juta kalau sang pembantu nekat ingin pulang.

Ihwal perlakuan tak layak tersebut, kedua orang tuanya pun kebingungan. Bahkan, lantaran kabar tersebut, sang ibu, Desak Siti Asiah langsung jatuh sakit. Bahkan, karena terlalu khawatir, ibunda Siti saat ini mengalami gangguan jiwa.
Sementara, setelah menerima telepon dari anaknya, Irianto langsung mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja Banyuwangi. Bapak tiga anak ini mengadukan nasib anaknya ke salah satu staf kantor tersebut.

Bukannya menaruh peduli dan membantu memecahkan persoalan, salah satu staf kantor itu, Yazid namanya, malah mengatakan kalau Siti berangkat melalui penyalur tenaga kerja yang tidak terdaftar di Dinas Tenaga Kerja Banyuwangi. Padahal menurut Irianto, anaknya waktu itu berangkat melalui PT. Rajasa yang beralamat di Jalan Batu Ampar, Jakarta Timur. “Wong saya pernah menjenguk anak saya di sana kok, waktu itu anak saya masih didalam penampungan PT,” ujarnya sambil meneteskan air mata.

Sementara itu Iriyanto hanya bisa berharap supaya anaknya cepat dipulangkan. “Saya tidak ingin terjadi sesuatu terhadap anak saya. Saya berharap Pemerintah Indonesia bisa secepatnya menangani permasalahan ini. Bapak Presiden harus bisa melindungi warga Negara Indonesia yang bekerja di Arab Saudi” ungkapnya.(net/jpnn)
Sumber : hariansumutpos.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ja’far Sukhairi Nasution Hadiri Pelantikan Erwin Efendi Lubis Sebagai Ketua DPRD Madina

    Ja’far Sukhairi Nasution Hadiri Pelantikan Erwin Efendi Lubis Sebagai Ketua DPRD Madina

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Madailing Online) : Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Erwin Efendi Lubis hari ini jum’at 25/10 resmi dilantik menjadi Ketua DPRD Madina periode 2024-2029 . Pelantikan Erwin sendiri dihadiri H. M. Ja’far Sukhairi Nasution selalu Bupati. Selain Erwin Efendi Lubis, dua wakil pimpinan DPRD juga dilantik yakni Indah Anisa dari […]

  • Pemkab Harus Gerak Cepat Stop Penularan AIDS di Madina

    Pemkab Harus Gerak Cepat Stop Penularan AIDS di Madina

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dihimbau melakukan langkah-langkah strategis menyetop penularan virus HIV (human immunodeficiency virus) penyebab penyakit AIDS. Langkah cepat dan tepat dibutuhkan agar virus itu tidak menyebar di daerah ini terkait ditemukannya 3 pria terindikasi HIV di Madina oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Madina saat proses pemeriksaan darah sebelum […]

  • Konflik Lahan Warga Tapus Vs PT.M3 Ditangani Poldasu

    Konflik Lahan Warga Tapus Vs PT.M3 Ditangani Poldasu

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      LINGGA BAYU (Mandailing Online) – Konflik antara warga Kelurahan Tapus,  Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal (Madina) versus PT. Madina Madani Mining (M3) soal klaim lahan di kelurahan itu mulai ditangani Polda Sumut. Lahan itu seluas 4 hektar berada di sisi timur Kelurahan Tapus. Menurut warga, lahan itu merupakan tanah adat dan memiliki sertifikat yang […]

  • Sudah 5 Hari Suplai Air dari Tirta Madina Mati di Parbangunan

    Sudah 5 Hari Suplai Air dari Tirta Madina Mati di Parbangunan

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Konsumen Tirta Madina di kawasan Parbangunan, Panyabungan, Madina, kecewa karena sudah 5 hari suplai air tak mengalir alias mati. “Sudah 5 hari,” ungkap Nasution kepada Mandailing Online di samping masjid Al-Muhajirin Desa Parbangunan, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Jum’at (8/4/2022). Warga tak tahu mengapa aliran air mati. Mereka tidak memperoleh pemberitahuan dari […]

  • DPRD Minta Tunta Penerbitan HGU Kepada PT Randy

    DPRD Minta Tunta Penerbitan HGU Kepada PT Randy

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    foto gedung DPRD Madina PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ilyas Siswadi meminta pemkab menunda penerbitan HGU kepada PT. Rendy Permata Raya sebelum status lahan tuntas. Pasalnya, kondisi di lapangan diduga terjadi tumpang tindih lahan antara yang diklaim perusahaan itu dengan lahan Trans Singkuang di Kecamatan Muara Batang Gadis. […]

  • Dahlan Hasan Nasution, Mengabdi Ditengah Kritikan dan Hujatan

    Dahlan Hasan Nasution, Mengabdi Ditengah Kritikan dan Hujatan

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      (Bagian 1 dari 2 tulisan) Dimensi kepemimpinan telah lama menjadi kajian yang menarik terutama terhadap keberhasilan kepemimpinan dalam suatu organisasi. Kompetensi kepemimpinan dapat diketahui dari keberhasilan seseorang dalam kepemimpinannya bagi pencapaian tujuan organisasi apalagi bagi seorang pemimpin aparatur memang harus dituntut untuk mampu membawa organisasi publik yang dipimpinnya dalam pemberian pelayanan yang berkualitas. Hudges […]

expand_less