Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Jual Tape Ubi, Awalnya Modal 5 Juta, Kini Omzet 450 Juta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Mei 2022
  • print Cetak

Tamat kuliah jangan berfikir melamar kerja. Itu bukan lagi zamannya.

Jangan mau jadi pekerja. Sebab, pekerja itu tak ada bedanya pegawai, karyawan, buruh, kuli, jongos.

Jangan menggantungkan hidupmu pada gaji.

Jadilah enterpreneur. Mandiri. Membuka usaha. Jadilah pengusaha.

Tak usah dulu modal besar. Mulailah dengan yang kecil, modal kecil.

Peluang usaha menabur di hadadapan Anda. Kuncinya hanya satu: Anda mau atau tidak..!!

Danny Waskita (41) memilih jadi pengusaha.

Bapak dua anak asal Malang, Jawa Timur itu awalnya hanya memiliki modal 5 juta rupiah.

Modal itu diperolehnya dari menjual laptop, printer. Uang itu digunakan untuk membeli singkong, peralatan dapur seadanya hingga kemasan box.

Usaha yang digelutinya dengan modal 5 juta itu adalah memproduksi tape berbahan baku singkong.

Sebelum memulai usaha, dia belajar mendirikan perusahaan, manajemen perusahaan, membangun ekosistem di perusahaan.

Kepada detikcom, Senin (2/5/2022) Danny menceritakan, sebelum membuka produksi tape singkong ini berbagai usaha memang pernah dijalani dengan jatuh bangun seperti counter handphone (HP), e-commerce, kafe, aplikasi jasa, hingga terakhir produk minuman, semua berakhir dengan alami kerugian dan gulung tikar.

Semua itu dijalani Danny dengan pantang menyerah dan tetap bertekad menjadi wirausaha, hingga akhirnya September 2020 memulai bisnis pia tape yang diberi nama ‘MisterPia’.

Danny bisa dibilang cukup berani membuka usaha pia tape karena dilakukan saat pandemi COVID-19. Dia pede produknya cukup unik karena biasanya pia lebih sering ditemui berisi kacang hijau. Tape sendiri dipilih karena merupakan khas Jawa Timur.

“Akhirnya aku coba cari petani singkong dan alhamdulillah dapat. Tape kan ada dua jenis yaitu warna putih dan kuning, kita pilih warna kuning karena ini yang paling bagus selain rasanya yang manis tapi nggak terlalu legit banget, tapi dia bisa nge-blend akhirnya kita bikin tuh pia tape,” ujarnya.

Butuh waktu 3-4 bulan hingga akhirnya jadi produk baru seperti pia tape yang dibantu oleh juru masak khususnya. Tak disangka ternyata antusiasme masyarakat sangat besar hingga jadi salah satu oleh-oleh favorit di Malang. Dari awalnya 1 outlet di sebuah perumahan, kini ada 5 outlet MisterPia.

MisterPia yang diproduksi Danny Waskita

Rata-rata dapurnya kini bisa produksi 1.000 pcs per hari dengan omzet Rp 480-an juta per bulan. Hal itu bisa didapatkan karena penjualannya yang aktif lewat media sosial, 27 reseller, mitra toko, sales point, hingga menerima pesanan acara pernikahan.

“Alhamdulillah mungkin omzetnya yang tadinya Rp 70 juta sekarang bisa Rp 480-an juta per bulan. Kalau penjualannya sudah sampai Hong Kong, kebetulan ada salah satu customer orang Hongkong. Pertamanya cuma beli 2 box, jadi setiap Kamis kita mesti kirim ke Hong Kong sekarang ini, sampai di sana hari Sabtu. Awal-awal kirim cuma 2, akhirnya naik jadi 100, 200, 250, 300,” jelasnya.

Produk MisterPia juga banyak dikenal berkat dipromosikan oleh beberapa influencer yang dikenalkan lewat teman Danny. Hal itu dilakukan secara cuma-cuma alias gratis karena keterbatasan modal saat itu.

“Karena saya benar-benar sudah nggak ada modal saya ngomong ke beberapa teman yang punya kenalan influencer, buzzer, selebgram Malang, saya ngomong ‘pengin promosi tapi beneran nggak ada uang, mau nggak kira-kira kalau mereka imbal baliknya kita kasih produk, goodie bag gitu’. Alhamdulillah banyak yang support,” tuturnya.

Mendirikan usaha memang membutuhkan komitmen yang tinggi. Jika ditarik ke awal dia mendirikan MastetPia itu, saat omzet membuka usaha MisterPia sekitar Rp 5 juta itu. Modal yang terbatas itu didapat dari hasil menjual laptop, printer, untuk digunakan membeli tape, peralatan dapur seadanya hingga kemasan box.

“Rp 5 juta juta kurang sebenarnya, bisa karena kekuatan relationship. Kita kan pasti punya kolega, punya teman entah sahabat. Jadi dengan dana yang terbatas, saya mau cetak box untuk MisterPia kan minimal 2.000 box, sudah Rp 4 juta sendiri waktu itu. Saya bilang ke kolega saya ‘boleh nggak bayarnya Rp 2 juta dulu, uang saya kurang nanti kalau sudah laku saya bayar lagi sisanya’. Masaknya pun saya nggak banyak dulu waktu itu, tape sendiri murah ya karena saya ngambilnya dari petani langsung,” ujarnya.

Bagi yang mau berbisnis seperti Danny, tipsnya adalah jangan malu untuk berjualan dan menawarkannya kepada orang lain. Jangan ragu dan takut gagal dalam memulai karena itu bisa jadi awal kesuksesan kita.

“Mulai aja dari yang kecil-kecil dulu, jangan keluarkan modal yang gede-gede dulu, sederhana dulu karena kita harus tes market. Pastikan produk yang kita keluarkan itu pasarnya ada, jadi jangan sampai kita sudah mengeluarkan produk, marketnya nggak ada,” tambahnya.

Selain pia tape original yang dijual seharga Rp 25.000, kini MisterPia tersedia berbagai varian seperti pia tape blueberry Rp 30.000, pia tape kacang Rp 30.000, pia tape tiramisu Rp 30.000, pia tape cappuccino Rp 30.000, pia tape cokelat Rp 33.000, pia tape keju Rp 33.000 dan pia tape durian Rp 33.000.

Sumber: Detik Finance
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertahun Atap Pasar Baru Panyabungan Hancur, Lantai Tergenang, Pedagang Kecewa

    Bertahun Atap Pasar Baru Panyabungan Hancur, Lantai Tergenang, Pedagang Kecewa

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Atap Pasar Baru Panyabungan gedung sisi belakang, Mandailing Natal (Madina) telah hitungan tahun hancur, namun tak jua diperbaiki. Akibatnya, para pedagang mengeluh. Sejumlah pedagang di lantia II kepada Mandailing Online, Selasa (24/3/2015) mengaku jika hujan turun maka lantai kios dan lantai lorong akan digenangi air. Tak hanya itu, barang dagangan […]

  • Jika ini Ramadan Terakhirku

    Jika ini Ramadan Terakhirku

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nurhabibah   Tuhan…. Aku bersimpuh di hadapanmu Aku takut dengan semua dosa dosaku Jika ini Ramadan terakhirku Terimalah amalanku Tuhan… Terimalah linangan air mataku Tanda keinsyafan atas segala salahku Aku takut ini Ramadan terakhirku Berilah aku ampunan-Mu Tuhan… Aku bersimpuh di hadapan-Mu Bersimpuh dengan balutan salah dan dosa Aku menghadap memohon ampunan-Mu Ampunan […]

  • NU dan Muhammadiyah Kompak Lebaran 8 Agustus

    NU dan Muhammadiyah Kompak Lebaran 8 Agustus

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1434 H dipastikan akan jatuh pada Kamis, 8 Agustus 2013. Dengan demikian, tidak akan terjadi perbedaan hari raya Lebaran antara pemerintah dan Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah yang sudah jauh hari menetapkan Idul Fitri pada 8 Agustus. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin mengatakan, bahwa […]

  • Pembajak Akun Facebook Toni Darius Sitorus Ditangkap

    Pembajak Akun Facebook Toni Darius Sitorus Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    TAPANULI SELATAN (Mandailing Online) – Polres Tapsel akhirnya berhasil mengungkap pembajak akun facebook Toni Darius Sitorus. Pembajak akun itu seorang remaja berinisial ABS. ABS ditangkap di Desa Purbatua, Kecamatan Tana Tombangan Angkola, Kabupaten Tapsel, Kamis (20/10) dinihari. Akun facebook Toni Darius Sitorus yang dihacker atau diretas atau dibajak itu sempat memicu kerusuhan antara muslim Desa […]

  • Kapoldasu Akui Kompol Hasan Dicopot

    Kapoldasu Akui Kompol Hasan Dicopot

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Medan –  Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Polisi Drs Ngadino, membenarkan soal pencopotan Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M. Hasan. “Iya benar ada TR baru keluar, Kasat Lantas Polresta Medan dimutasi. Semalam sudah keluar TR-nya,” jelas Jenderal Bintang Dua itu, kepada wartawan saat dikonfirmasi lewat via telepon seluler, Sabtu (17/10). Diketahui ini […]

  • Pengerjaan Bahu Jalinsum di Madina

    Pengerjaan Bahu Jalinsum di Madina

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Satu unit beko dan pekerja melakukan pekerjaan di bahu jalan raya jalur Lintas Tengah Sumatera di titik Dalan Lidang, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Selasa (1/11/2022). Pemerintah Indonesia saat ini sedang melakukan pemeliharaan jalan raya (preservasi) jalur Lintas Tengah Sumatera (jalinsum) di lintasan wilayah Mandailing Natal (Madina) yang dikerjakan PT Jaya Konstruksi. Menteri PUPR Basuki […]

expand_less