Minggu, 8 Mar 2026
light_mode

DPRD Sumut : SKPD Jangan Taunya Minta Tambahan Anggaran Saja

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Aduhot Simamora, meminta para pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemerintahan Daerah Provinsi Sumut jangan hanya meminta penambahan anggaran di Perubahan APBD 2011. Lebih dari itu, penyerapan anggaran memasuki semester II tahun ini, harus diprioritaskan.

“Jangan hanya minta penambahan anggaran saja taunya SKPD. Tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana agar anggaran yang sudah ada bisa terserap hingga akhir tahun,” jelas Aduhot, yang juga Ketua Komisi E DPRD Sumut ini kepada wartawan di Medan, Minggu (24/7).

Dia mengaku heran atas sikap sebagian besar pimpinan SKPD saat ini yang justru fokus meminta penambahan anggaran di P-APBD daripada menyerap anggaran yang sudah tersedia. Beberapa contoh yang tidak baik menurutnya, sudah ditunjukkan SKPD menyusul rata-rata penyerapan anggaran yang rendah di semester I.

Seharusnya lambannya penyerapan anggaran tidaklah terjadi, jika dari awal ada komitmen percepatan penyerapan dari masing-masing SKPD. Dia mengatakan, penyerapan anggaran lebih cepat di semester I, akan berdampak positif bukan saja pada pencapaian program kinerja dinas, melainkan bisa dinikmati masyarakat. “Anggaran kan ibarat stimulan masyarakat, artinya sebagai penggairah untuk geliat ekonomi masyarakat, terutama para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Anggaran berdampakbesar pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Atas alasan-alasan ini juga lah makanya APBD2011 diketok lebih awal atau Oktober 2010,” sebut politisi Partai Hanura ini.

Khususnya pada komisi yang dia tempati saat ini, yakni Komisi E, Aduhot mengatakan akan mengkaji terlebih dahulu apakah suatu SKPD mitra kerja komisi layak didukung untuk ditampung penambahan anggaran di P-APBD. Kajian meliputi sejauh mana kemampuan SKPD menyerapanggaran pada semester I maupun dari sisi penting tidaknya suatu program atau kegiatan yang diusulkan.

“Artinya kita bukan tidak mendukung penambahan anggaran, tetapi yang terpenting harus dilihat sejauh mana manfaatnya untuk masyarakat. Jika hanya sekedar mempermak program-program SKPD, ya untuk apa kita dukung. Sia-sia anggaran itu nantinya, bagusan kita rembukkan untukdiusulkan di APBD tahun mendatang dengan tetap berprinsipkan berdampak signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.(afr /tribun-medan.com)
Sumber : tribunnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Lulus Akreditasi, 483 Prodi Harus Dibubarkan

    Tak Lulus Akreditasi, 483 Prodi Harus Dibubarkan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) Muhammad Nasir merespon banyaknya program studi (prodi) kampus negeri yang tidak lulus akreditasi. Dia mengatakan, prodi-prodi itu dilarang menerima mahasiswa baru. Nasir menuturkan pengelola PTN harus fair terhadap penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ketika hasil penilaian BAN-PT menetapkan ada prodi yang tidak lulus […]

  • 2 Otak Kerusuhan Madina, Ketangkap Di Jakarta

    2 Otak Kerusuhan Madina, Ketangkap Di Jakarta

    • calendar_month Minggu, 15 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Petugas reskrim Polda Sumatera Utara dipimpin Kompol Andry Setiawan dan AKP Syafrijal berhasil meringkus dua orang diduga kuat sebagai otak pelaku terjadinya kerusuhan di Madina. Kedua tersangka diamankan petugas dari lokasi persembunyian mereka di daerah Jakarta. Informasi berhasil dihimpun wartawan, Jum’at (13/1) , para tersangka berhasil yang diamankan petugas masing-masing, Drs. H. Izuddin Marzuki […]

  • Hari Pertama, Sukhairi Himbau Pejabat Fokus Kejar Ketertinggalan Madina

    Hari Pertama, Sukhairi Himbau Pejabat Fokus Kejar Ketertinggalan Madina

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hari pertama menjalankan tugas, Bupati Mandailing Natal (Madina) Jakfar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi mengundang seluruh kepala OPD di aula kantor bupati, Senin (26/7/2021). Bupati menekankan kepada seluruh OPD meningkatkan profesionalitas dan saling bersama-sama memajukan kembali pembangunan Madina. Sukhairi menghimbau untuk segera menghilangkan semua perbedaan. Dan tidak ada […]

  • Tak Berkategori

    AGROFORESTRY KOPI MANDAILING

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Dahlan Batubara Pihak importir dari Singapura sudah melakukan permintaan sekitar 2 ton per bulan kopi Mandailing dari Desa Simpang Banyak Julu dan Simpang Banyak Jae, Ulu Pungkut, Mandailing Natal (Madina). Tetapi, petani di dua desa ini belum mampu memenuhi permintaan itu akibat masih rendahnya tingkat produksi biji kopi. Sejauh ini, kedua desa ini masih […]

  • Harga Kakao Melorot

    Harga Kakao Melorot

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejak pemberlakuan regulasi baru bea keluar terhadap komidi kakao oleh pemerintah, petani di Madina (Mandailing Natal) ikut terpuruk. Soalnya, harga biji kako kering sejak selasa (16/4/2013) sudah berada di level 15.000 per kilo gram di tingkat pedagang pengumpul. Tiga minggu sebelumnya harga masih bertengger di kisaran 20.000 per kilo gram. Darwin […]

  • Pemda Madina Diminta Putuskan Kerjasama Dengan CI

    Pemda Madina Diminta Putuskan Kerjasama Dengan CI

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Batang Pungkut Green (BPGC) meminta Pemkab Mandailing Natal (Madina) memutuskan kerjasama dengan pihak Conservation Internasional (CI) yang sudah 2 tahun berjalan. Direktur BPGC, Saparuddin Lubis kepada wartawan, Senin (7/7/2014) menyatakan alasan bahwa selama 2 tahun ini sebanyak 5 item yang digarap CI dengan Pemkab Madina tak menghasilkan apa-apa. Justru semakin memberikan […]

expand_less