Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

DPRD Sumut : SKPD Jangan Taunya Minta Tambahan Anggaran Saja

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Aduhot Simamora, meminta para pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemerintahan Daerah Provinsi Sumut jangan hanya meminta penambahan anggaran di Perubahan APBD 2011. Lebih dari itu, penyerapan anggaran memasuki semester II tahun ini, harus diprioritaskan.

“Jangan hanya minta penambahan anggaran saja taunya SKPD. Tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana agar anggaran yang sudah ada bisa terserap hingga akhir tahun,” jelas Aduhot, yang juga Ketua Komisi E DPRD Sumut ini kepada wartawan di Medan, Minggu (24/7).

Dia mengaku heran atas sikap sebagian besar pimpinan SKPD saat ini yang justru fokus meminta penambahan anggaran di P-APBD daripada menyerap anggaran yang sudah tersedia. Beberapa contoh yang tidak baik menurutnya, sudah ditunjukkan SKPD menyusul rata-rata penyerapan anggaran yang rendah di semester I.

Seharusnya lambannya penyerapan anggaran tidaklah terjadi, jika dari awal ada komitmen percepatan penyerapan dari masing-masing SKPD. Dia mengatakan, penyerapan anggaran lebih cepat di semester I, akan berdampak positif bukan saja pada pencapaian program kinerja dinas, melainkan bisa dinikmati masyarakat. “Anggaran kan ibarat stimulan masyarakat, artinya sebagai penggairah untuk geliat ekonomi masyarakat, terutama para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Anggaran berdampakbesar pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Atas alasan-alasan ini juga lah makanya APBD2011 diketok lebih awal atau Oktober 2010,” sebut politisi Partai Hanura ini.

Khususnya pada komisi yang dia tempati saat ini, yakni Komisi E, Aduhot mengatakan akan mengkaji terlebih dahulu apakah suatu SKPD mitra kerja komisi layak didukung untuk ditampung penambahan anggaran di P-APBD. Kajian meliputi sejauh mana kemampuan SKPD menyerapanggaran pada semester I maupun dari sisi penting tidaknya suatu program atau kegiatan yang diusulkan.

“Artinya kita bukan tidak mendukung penambahan anggaran, tetapi yang terpenting harus dilihat sejauh mana manfaatnya untuk masyarakat. Jika hanya sekedar mempermak program-program SKPD, ya untuk apa kita dukung. Sia-sia anggaran itu nantinya, bagusan kita rembukkan untukdiusulkan di APBD tahun mendatang dengan tetap berprinsipkan berdampak signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.(afr /tribun-medan.com)
Sumber : tribunnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian 6)

    RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian 6)

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980)   Tak adil rasanya kalau kita tidak melongok kegiatan kaum hawa menjelang Ramadhan tiba. Di awal Ramadhan biasanya mereka mulai sibuk mepersiapkan bahan-bahan marpangir, sepertinya mereka ingin di bulan suci dan penuh rahmat ini,  tampil beda dengan hari hari […]

  • Pameran Pembangunan HUT 17 tahun Madina

    Pameran Pembangunan HUT 17 tahun Madina

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Hari Pertama pameran pembangunan Ulang Tahun ke 17 Kabupaten Mandailing Natal, yang dimeriahkan SKPD dan Swasta yang berdomisili di kabupaten Madina. Tetap terlihat kemeriahan meskipun  di protes para pengunjung karena lokasi sekarang yang ada di Tapian Siri Siri sulit di akses pengunjung terutama yang datang secara rombongan. Terlalu jauh untuk jalan kaki, sementara kalau naik […]

  • Aksi Tari Ular, Ketua DPRD Madina Harusnya Arif dan Bijaksana

    Aksi Tari Ular, Ketua DPRD Madina Harusnya Arif dan Bijaksana

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persoalan tari ular di restauran Dapoer Nenek, Panyabungan yang menghebohkan Kabupaten Madina dalam dua hari ini terus memunculkan stigma baru. Sudah banyak yang mengklarifikasi dan memohon maaf. Tetapi beberapa oknum memplintir persoalan tari ular tersebut sebagai kelalaian Pemkab Madina. “Perlu diketahui bersama, Saudara Ketua DPRD Madina yang hadir di acara tersebut […]

  • 20 Tahun Madina : Arah Kebijakan Pembangunan Tak Jelas

    20 Tahun Madina : Arah Kebijakan Pembangunan Tak Jelas

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Madailing Online) : Kebijakan arah pembangunan Kabupaten Mandailing Natal dewasa ini tak jelas kemana arahnya. Itu diungkap Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH saat menjadi pemateri di Talkshow “Refleksi Dan Rekomendasi 20 Tahun Kabupaten Mandailing Natal” di Abara Hotel, Panyabungan, Minggu (10/3/2019). Dalam dua tahun terakhir saja, dimana anggaran APBD Mandailing Natal […]

  • Narkoba Menyasar Remaja, Salah Siapa?

    Narkoba Menyasar Remaja, Salah Siapa?

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Polisi kembali mengungkap hal sangat memprihatinkan yang menyangkut remaja. Dari hasil penggerebekan yang dilakukan oleh polisi di Jalan Kunti, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, sebanyak 15 pelajar SMP positif menggunakan narkoba setelah melakukan tes urine. Menurut Walikota Surabaya Eri Cahyadi, penyalahgunaan narkoba merupakan kenakalan remaja yang salah satunya karena salah pola asuh orang […]

  • Sidimpuan Miliki 51.990 Jiwa Fakir Miskin

    Sidimpuan Miliki 51.990 Jiwa Fakir Miskin

    • calendar_month Kamis, 1 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Jumlah fakir miskin di Kota Padangsidimpuan mencapai 51.990 jiwa. Jumlah itu berdasar data yang dihimpun dari Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan. Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan, Daulat Parlaungan menyatakan Senin (29/10/2018) dari 51.990 jiwa fakir miskin yang terdaftar di kota Padangsidimpuan, terdapat 11.866 kepala keluarga […]

expand_less