Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Polisi Diminta Tangkap Penculik dan Perampok Gubernur LIRA Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
  • print Cetak


MEDAN:
Pihak kepolisian diharapkan segera menangkap kawanan pelaku perampokan dan kasus penganiayaan terhadap Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sumatra Utara Rizaldi Mavi.

“Kami berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap para perampok sekaligus mengusut tuntas kasus perampokan disertai penganiayaan yang menimpa Gubernur LIRA Sumatra Utara Rizaldi Mavi,” kata Wali Kota LIRA Medan Ganda Manurung kepada pers usai bersama segenap pengurus dan kader LIRA Kota Medan membezuk Rizaldi Mavi yang hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Permata Bunda Medan, Sabtu, 30 Juli 2011.

Peristiwa yang menimpa Gubernur LIRA Sumut Rizaldi Mavi (52) itu terjadi saat yang bersangkutan mengendarai mobil di Jalan Krakatau Medan atau tidak jauh dari gerbang tol Tanjung Mulia hari Jumat 29 Juli 2011 sekitar Pukul 03.00 WIB dihadang oleh empat orang yang mengaku oknum aparat kepolisian.

Beberapa saat kemudian keempat orang itu menodongkan senjata tajam ke tubuh Rizaldi Mavi dan menyandera korban seraya mengambil alih kemudi mobilnya menuju arah Kabupaten Batubara, Sumatra Utara (Sumut).

Dalam perjalanan menuju Kabupaten Batubara, korban dengan tangan diborgol dan leher diikat dengan tali pinggang hanya bisa pasrah ketika seluruh uang dan barang berharga miliknya diambil oleh kawanan perampok itu.

Namun, lanjut Ganda, saat mobil yang dikemudikan kawanan perampok melintas di jalan lintas timur Sumatra atau persisnya di sekitar Kecamatan Indrapura, Kabupaten Batubara (sekitar 80 kilo meter dari Kota Medan), Rizaldi berhasil membuka pintu mobil seraya melompat dan melarikan diri ke kawasan perkebunan kelapa sawit.

Setelah berhasil lolos dari penyanderaan kawanan perampok, kata dia, koban dengan kondisi di sebagian tubuh luka dan memar segera melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya ke kantor Polsek Indrapura.

Beberapa jam pascaperistiwa penyanderaan dan perampokan itu, mobil korban telah ditemukan oleh warga di sekitar pinggiran Kota Tebing Tinggi, Sumut.

Menyikapi kasus penyanderaan dan perampokan tersebut, Ganda mengatakan, kasus penyanderaan dan perampokan yang menimpa Gubernur LIRA Sumut itu tidak bisa ditolerir secara hukum dan setiap pelakunya harus dihukum, sesuai dengan aturan dan undang undang yang berlaku.

“LIRA tidak ingin situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatra Utara yang selama ini berjalan kondusif tidak boleh dinodai dengan segala bentuk tindakan kriminal, termasuk kasus penyanderaan dan perampokan,” tambahnya.(an)
Sumber : eksposnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Terlambat, PU Madina Tenderkan 67 Paket Proyek

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memulai tender proyek fisik sebanyak 67 paket bersumber dana DAU, DAK dan BDB tahun anggaran 2013. Total dana mencapai Rp.57.782.740.000. Proses pelelangan ini tergolong terlambat, dimana seharusnya sebelum Agustus sudah berproses. Keterlambatan diduga akibat proses hukum yang sedang dijalani oleh mantan Plt Kadis […]

  • Korban banjir Madina dapat bantuan

    Korban banjir Madina dapat bantuan

    • calendar_month Kamis, 8 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO)– Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara memberikan bantuan kepada warga korban banjir yang terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Panyabungan dan Kecamatan Siabu. Bantuan yang diberikan itu berupa selimut, biskuit, supermi, air mineral dan lainnya, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal, Risfan Juliardi Hutasuhut, hari ini. Sebelumnya, peristiwa […]

  • Surat Edaran Gubsu, Kapolres Diminta Tindak Tegas Galian C Tanpa Izin

    Surat Edaran Gubsu, Kapolres Diminta Tindak Tegas Galian C Tanpa Izin

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP HM. Reza Chairul AS, diminta untuk tegas menindak Galian C tanpa izin di kawasan Kabupaten Madina. Hal ini diungkapkan oleh Zakaria Rambe, selaku Ketua Jaringan Masyarakat Pemantau Kepolisian (Jampi) yang menanggapi keluarnya Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara No 900.1.13.1/7845/2023, tentang penggunaan material pekerjaan kontruksi dari […]

  • Elvira Rosa Nasution, Mantan Perenang

    Elvira Rosa Nasution, Mantan Perenang

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sambil menyelam minum air. Boleh jadi itulah jenis “gaya berenang” mengarungi kehidupan yang baru diperkenalkan Elvira Rosa Nasution, 27 tahun. Mantan atlet renang nasional itu kini menjadi manajer produksi di PT Maharupa Gatra, sebuah perusahaan pemasok alat musik dan olahraga. Walhasil, diam-diam, Elvira, selain masih aktif melatih renang, ternyata juga mensuplai habis kebutuhan pakaian renang […]

  • Bulan Ini Dana Insentif Guru Madrasah Bakal Cair

    Bulan Ini Dana Insentif Guru Madrasah Bakal Cair

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bulan ini dana insentif guru-guru Diniyah, TPA dan Pesantren yang berasal dari APBD Kabupaten Mandailing Natal bakal dicairkan. Saat ini lagi berproses di bank BRI setelah sekitar pertengahan Agustus 2016 pihak Pemkab Madina mengirimkan berkasnya ke BRI Cabang Panyabungan. Besaran dana insentif tersebut sebesar Rp. 300.000 per bulan per guru. Pihak […]

  • Pejabat Medan pengalih tanah KAI harus diusut

    Pejabat Medan pengalih tanah KAI harus diusut

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN   –  Oknum pejabat di Pemerintah Kota Medan yang diduga terlibat dalam kasus pengalihan tanah milik Perusahaan Kereta Api Indonesia (KAI) Medan harus diusut tuntas Kejaksaan Agung. “Siapa saja oknum pejabat dan mantan pejabat di Pemerintah Kota (Pemkot) Medan yang ikut bermain dalam pengalihan aset milik PT KAI Medan harus diproses secara hukum,” kata Pengamat […]

expand_less