Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Peran Penting Trio Anak Mandailing, Sebelum Soekarno Pembacakan Teks Proklamsi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 18 Agt 2013
  • print Cetak

Peranan trio anak Mandailing (Adam Malik, Pangulu Lubis, Rahmat Nasution) dalam menyiarkan berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia jarang dipublikasi. Padahal berita itu sangat vital dan disiarkan satu setengah jam sebelum Soekarno membacakan teks Proklamasi di Pengangsaan Timur 56, Jakarta.

(Dikutip dari buku Madina Madani ditulis Basyral Hamidi Harahap)

Perlu dicatat peranan anak Mandailing: Adam Malik, Pangulu Lubis dan Rahmat Nasution dalam menyiarkan berita Proklamasi ke seluruh pelosok dunia. Peristiwa yang menegangkan itu terjadi satu setengah jam sebelum Bung Karno membaca teks Proklamasi di Pengangsaan Timur 56 pada tanggal 17 Agustus 1945.

Adam Malik dan kawan-kawan sejak malam sampai pagi sibuk menyebarluaskan teks dan berita Proklamasi yang sudah mereka stensil.

“Sampai pukul 08.00 saya masih sibuk di Jalan Bogor. Kemudian pindah-pindah untuk menyampaikan instruksi-instruksi misalnya ke Domei, organisasi rakyat,” kata Adam Malik kepada penulis dalam wawancara tahun 1981.

Walaupun kantor berita Antara yang didirikan Adam Malik 13 Desember 1937 diambil alih Jepang dan dijadikan sebagai Seksi Indonesia kantor berita Domei, penguasa Jepang tetap mengangkat Adam Malik sebagai pimpinannya.

Pukul 08.00 tanggal 17 Agustus 1945 suasana masih tenang di Antara. Adam Malik menelefon Pandu Kartawiguna, tetapi karena belum tiba di kantor, maka Adam Malik menginstruksikan kepada Asa Bafagih yang sudah hadir di Antara agar segera menyiarkan berita Proklamasi.

Ketika itu Pangulu Lubis tiba di Antara. Tugas rutinnya adalah memasukkan berita-berita ke dalam morse cast dan mengirimkannya ke seluruh dunia.
“Pengiriman berita itu melalui morconi pukul 08.30,” kata pangulu Lubis kepada penulis pada tahun 1981.

Beberapa kantor Domei di kota-kota penting di Pulau Jawa langsung menerima berita itu. Sugeng dan Mintarjo menerimanya di Semarang, Bung Tomo di Surabaya, AZ Palinggih di Bandung. Satu setengah jam sebelum Bung Karno membacakan naskah Proklamasi di Pengangsaan Timur 56, berita Proklamasi itu sudah tersiar ke seluruh penjuru dunia dan beberapa tempat di Tanah Air.

Penguasa Jepang ikut kalut mendengar berita itu. Mereka mencari Adam Malik dan menanyakan kepada Pangulu Lubis dimana Adam Malik dan dari mana asal berita itu. Pangulu menjawab mengelabui Jepang, bahwa berita itu berasal dari Gunseikanbu.

“Saya tidak tahu di mana Adam Malik, dia sudah lama tidak masuk,” kata Pangulu Lubis kepada petugas Jepang itu.

Jepang memaksa Pangulu Lubis untuk mengirim berita ralat secepatnya untuk membatalkan berita Proklamasi itu. Pangulu melakukannya, tetapi di balik itu dia minta Rahmat Nasution (ayah Adnan Buyung Nasution) untuk secepatnya pula menginterlokal Bandung, Semarang, Surabaya dan Yogyakarta yang isinya dua hal:

Pertama: Berita kedua adalah berita Jepang, isinya tidak benar. Kedua: Berita pertama tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, adalah benar.

Begitulah peranan trio ini menyiarkan berita Proklamasi ke seluruh dunia. Penguasa Jepang di Sibolga dan Natal juga sudah menerima berita itu melalui alat telekomunikasi Markoni.

Alasan Adam Malik menyiarkan berita Proklamasi sebelum dibacakan Bung Karno adalah untuk mencegah jangan sampai Proklamasi gagal. Karena pada saat itu balatentara Jepang masih berkuasa dan besar pengaruhnya kepada Bung Karno dan Bung Hatta.

Itulah sekelumit peranan tiga anak Mandailing dalam kancah perjuangan nasional, khususnya pada saat yang sangat genting berjuang agar Proklamasi tidak gagal.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Imbau Warga Dukung Pelebaran Jalan, Walau Tak Ada Ganti Rugi

    Pemda Imbau Warga Dukung Pelebaran Jalan, Walau Tak Ada Ganti Rugi

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Warga Simpang Portibi, Lingkungan Satu, Kelurahan Pasar Gunung Tua, hingga Desa Sigama Siranggitgit, Kecamatan Padang Bolak yang tanahnya terkena pembangunan pelebaran jalan diminta mendukung pembangunan tersebut. Walaupun pemerintah tak memberikan ganti rugi. “Namun Pemkab Padang Lawas Utara mempunyai kebijakan, misalnya dalam bentuk  kompensasi bagi pagar dan bangunan yang kena dampak pelebaran. Semuanya akan dilakukan perbaikan,” […]

  • Menikmati Pecal Mandailing di Tangerang

    Menikmati Pecal Mandailing di Tangerang

    • calendar_month Selasa, 13 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TANGERANG (Mandailing Online) – Bagi sebagian orang, bulan puasa menjadi bulan yang merindukan bagi kampung halaman. Bagaimana tidak, di setiap daerah pasti memiliki panganan atau kuliner khas yang dinikmati selama bulan Puasa. Tak terkecuali bagi para pendatang dari Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kini warga keturunan Mandailing Natal di Tangerang Selatan tak perlu lagi repot […]

  • Gerakan Sejuta Santri Didesak Selamatkan Aldi dari Amputasi

    Gerakan Sejuta Santri Didesak Selamatkan Aldi dari Amputasi

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gerakan Sejuta Santri mendesak dibentuk dalam upaya menggalang pengumpulan infaq dari para santri untuk membiayai perobatan Aldi Suphandi Hasibuan. Santri di pesantren Darul Ikhlas, Dalan Lidang, Panyabungan itu saat ini sangat butuh biaya berobat di Jakarta agar kakinya tak diamputasi. Aldi santri yang cerdas. Mendapat juara II ketika semester I, dan […]

  • DPP Ikanas Salurkan Paket Makanan di Sihepeng

    DPP Ikanas Salurkan Paket Makanan di Sihepeng

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIHEPENG (Mandailing Online) – DPP Ikanas (Ikatan Keluarga Nasution) melalui DPC Khusus Ikanas Madina menyalurkan paket makanan kepada lansia dan anak yatim di wilayah Sihepeng, Kecamatan Siabu, Rabu (31/1). Penyaluran sembako yang dilaksanakan di Desa Sihepeng III ini dihadiri oleh Bendahara DPC Ikanas Khusus Zubaidah Nasution dan dihadiri pengurus anak yatim setempat. “Ini merupakan amanah […]

  • Pemerintah Desa Aek Botung: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    Pemerintah Desa Aek Botung: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
  • Wakil Bupati Madina : Camat Jangan Diam Saja, Harus Kreatif Mendorong Dana Desa Bagi Perekonomian Rakyat

    Wakil Bupati Madina : Camat Jangan Diam Saja, Harus Kreatif Mendorong Dana Desa Bagi Perekonomian Rakyat

    • calendar_month Jumat, 21 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penggunaan Dana Desa selama tahun 2015 dan 2016 yang belum memberikan dampak bagi pertumbuhan perekonomian warga desa menuai kritikan dari Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Jakfar Sukhairi Nasution. Kegelisahan wakil bupati ini sangat realistis karena tahun-tahun sebelumnya pemerintahan desa terkesan tak memiliki ketajaman visi ekonomi sehingga program yang didanai Dana Desa […]

expand_less