Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Karyawati BRI Mati Dibunuh

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
  • print Cetak


Medan,

Karyawati Bank BRI Syariah Medan, Wahyuni Simangunsong (26), ditemukan tewas dalam kondisi tangan terikat, mulut dilakban di Pangururan, Kabupaten Samosir, Selasa (02/08/2011). Jenazahnya sempat dikirim ke Rumah Sakit Umum (RSU) Djasamen Saragih, Pematang Siantar, dalam status tidak dikenali atau Mrs X.

Menurut adik kandung korban, Ridho, jenazah korban akhirnya dikenali pihak keluarga setelah foto Wahyuni saat proses evakuasi di RSU Djasamen Saragih. Wahyuni yang ditemukan tewas, sebelumnya sudah dilaporkan hilang oleh keluarganya. Laporan itu disampaikan ke Polresta Medan.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Medan AKP Yorris Marzuki mengatakan, pihak keluarga melaporkan Wahyuni hilang pada Kamis (04/08/2011) dinihari. “Laporan itu tentang adanya orang yang hilang, yang diduga akibat penculikan,” kata Yorris di RSU Pirngadi, Jalan HM Yamin Medan, Sabtu (06/08/2011).

Setelah ditemukannya jenazah Wahyuni, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sejauh ini polisi belum bisa memastikan apa motif di balik kasus terbunuhnya Wahyuni. Sedikitnya 8 saksi telah diperiksa penyidik Polresta Medan. Namun belum ada yang ditetapkan menjadi tersangka.

Menurut Yorris, berdasarkan keterangan para saksi, Wahyuni saat ini tidak memiliki kekasih. Wahyuni hanya memiliki mantan pacar yang tidak berdomisili di Medan. Polresta Medan juga berkoordinasi dengan Polres Samosir dan Polda Sumut untuk mengembangkan penyelidikan.

Jenazah Wahyuni tiba di kediamannya, Jalan Medan-Binjai, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, setelah diotopsi di RSU Pirngadi, Sabtu (06/08/2011) sekitar pukul 13.00 WIB. Jenazah Wahyuni langsung disemayamkan di ruang tengah sesaat setelah diturunkan dari ambulans.

Tangisan keluarga tidak terbendung saat menerima kedatangan jenazah Wahyuni. Setelah disholatkan, jenazah kemudian dimakamkan sekitar pukul 14.30 WIB di lokasi pemakaman yang berada tidak begitu jauh dari rumah duka. (BS-021)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Kantor PMD Madina Terbakar

    Mengapa Kantor PMD Madina Terbakar

    • calendar_month Rabu, 12 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gedung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Mandailing Natal terbakar, Rabu (12/9/2018). Kebakaran terjadi dini hari sekira pukul 4.00 WIB. Belum diketahui secara pasti penyebab kebarakan. Namun, sejumlah netizen di media sosial bertanya-tanya : mengapa gedung itu terbakar? Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu. Tetapi, semua peralatan […]

  • Durian Mentong Panyabungan Tembus Jakarta, Harganya 250.000/Buah

    Durian Mentong Panyabungan Tembus Jakarta, Harganya 250.000/Buah

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Budidaya durian Mentong ternyata memiliki prospek yang sangat menggiurkan, selain harganya yang sangat mahal juga mampu berbuah tiga kali dalam setahun. Durian Mentong asal Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal saat ini pasarnya sudah merambah Jakarta. Harga jualnya di tingkat konsumen mampu mencapai sekitar 250.000 per buah. Beda dengan durian […]

  • 3 Orang Bawa Ganja  42 Kg Dari Panyabungan Timur, Ditangkap di Salambue

    3 Orang Bawa Ganja 42 Kg Dari Panyabungan Timur, Ditangkap di Salambue

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga orang membawa ganja sebanyak 42 kilo gram dari kawasan Panyabungan Timur, ditangkap polisi di kawasan Desa Salambue, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Rabu (3/6). Informasi yang dihimpun di Mapolres Madina, ketiga tersangka merupakan penduduk Sei Kasih Luar Kecamatan Bilah, Labuhan Batu. Masing-masing HN alias Ipin (21), JM (21), dan DA […]

  • Pasca Terbitnya Hak Paten Kopi Mandailing :  Penguatan Petani dan Negosiasi Mandheling Coffee (Bagian 1)

    Pasca Terbitnya Hak Paten Kopi Mandailing : Penguatan Petani dan Negosiasi Mandheling Coffee (Bagian 1)

    • calendar_month Rabu, 16 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hak Paten untuk Kopi Mandailing telah diterbitkan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Hukum dan HAM. Namanya Hak Paten Indikasi Geografis Kopi Arabika Sumatera Mandailing. Itu artinya, eksportir dari Indonesia dan produsen bubuk kopi di seluruh dunia yang memasang Mandheling Coffee sebagai nomenklatur labelnya tak dibolehkan lagi kecuali atas seizin dari Mandailing Natal. Perkembangan itu tentu memiliki […]

  • UKT Ditengah Pandemi

    UKT Ditengah Pandemi

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Elsa Novia Wita Siregar, S.Si   Seperti kita ketahui, semenjak wabah melanda dunia termasuk Indonesia banyak kegiatan yang dilakukan dirumah termasuk kegiatan belajar mengajar dimulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Proses belajar mengajar dilakukan secara online dirumah masing-masing. Kegiatan ini otomatis mengharuskan setiap peserta didik menyiapkan kuota setiap kelas online diadakan. Tentu […]

  • Irigasi Sering Rusak, Belasan Petani Gagal Panen

    Irigasi Sering Rusak, Belasan Petani Gagal Panen

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Irigasi sering rusak, belasan petani di Desa Muara Siambak, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal gagal panen. tepatnya di desa Muara Siambak dan Muara Pungkut Kab. Mandailing Natal gagal Panen. Kondisi ini tentunya membuat petani pasrah di tengah himpitan ekonomi saat ini. Informasi yang di himpun dari sejumlah petani, irigasi bondar Bariba Tamiang  […]

expand_less