Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

207 Sekdes Terima Gaji Perdana

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
  • print Cetak


MADINA-
Sebanyak 207 sekretaris desa (sekdes) di Madina, Senin (8/8) memeroleh gaji terhitung sejak bulan Februari atau bulan dikeluarkannya surat perintah melaksanakan tugas sebagai Sekdes dari Bupati Madina.
Selain itu, seluruh sekdes juga menerima gaji ke-13, gaji sebanyak 8 bulan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Madina, HM Hidayat Batubara di Lapangan Apel Pemkab Madina.
Pencairan gaji perdana dan gaji ke-13 ini adalah buntut dari adanya pengaduan yang masuk ke DPRD Madina terkait lambannya pencairan gaji sekdes.
Sebelum menyerahkan rapel gaji kepada sekdes, Hidayat menyampaikan, perubahan substansif yang dibawa oleh UU Nomor 32 tahun 2004 tidak saja pada level pemeritahan daerah, tetapi juga memberikan warna lain pada penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan, kelurahan dan juga desa.
”Hal ini didasari atas pentingnya mewujudkan pemerintahan yang baik yang dimulai dari level pemerintahan paling bawah. Di mana, pada tingkat pemerintahan ini terjadi proses interaksi langsung antara pemerintah dengan masyarakat dalam rangka pemberian pelayanan pemerintahan secara langsung,” tukas Hidayat
Dikatakannya, pengisian jabatan sekdes menjadi PNS merupakan salah satu program dalam rangka pemantapan desa dan kelurahan, di mana yang paling tepat untuk bias mengatur administrasi desa adala Sekdes itu sendiri.
”Guna mewujudkan pemerintahan daerah yang profesional serta tercapainya pelayanan public yang baik maka organisasi pemerintah desa harus diperkuat dulu, karena kelemahan pemerintah desa saat ini adalah status perangkatnya yang belum jelas, perangkat desa pada umumnya bekerja atas dasar pengabdian kada desa. Namun, apabila seluruh perangkat desa yang diangkat menjadi PNS akan dapat memberatkan keuangan pemerintah daerah dan pusat, untuk itu yang diangkat menjadi PNS hanya sekdes. Hal ini disebabkan Sekdes menjadi otak manajemen dan administrasi di kantor pemerintahan desa,” pungkasnya.
Ditegaskannya, dia tak akan memperbolehkan perpindahan tempat atau mutasi bagi sekdes sampai adanya perubahan peraturan yang mengatur tentang itu.
”Dengan dibayarkan gaji saudara-saudara sebagai PNS, diharapkan saudara dapat bekerja maksimal dan terus mengembangkan diri dan berinovasi,” ucapnya
Sementara, Sekdes Tanggabosi Kecamata Siabu, Andi Maulana usai menerima gaji perdana kepada METRO mengatakan, sangat berterima kasih atas pencairan rapel gaji 8 bulan ini, karena selama bertugas dari bulan Februari lalu, mereka belum pernah menerima gaji.
”Selama ini kami sangat kesal atas ketidak jelasan gaji kami. Bahkan kami juga sudah pernah melaporkannya ke DPRD Madina agar kondisi ini diperhatikan,” katanya.(wan/mer)
Sumber : Metro_Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peralihan UGN Jadi PTN Terganjal

    Peralihan UGN Jadi PTN Terganjal

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan – Rencana peralihan kampus Universitas Graha Nusantara (UGN) Kota Padangsidimpuan menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) masih terganjal, khususnya dukungan politik dari Pemko Padangsidimpuan. Terganjalnya peralihan kampus UGN menjadi PTN, terungkap dalam dialog terbuka penegerian UGN Padangsidimpuan di Kampus II Jalan Sutomo, Sidimpuan, Rabu (18/3). Dialog langsung dipimpin Ketua Yayasan Darmabakti Pendidikan Indonesia (YADPI), Drs […]

  • KEK Batahan Antara Harapan dan Kenyataan

    KEK Batahan Antara Harapan dan Kenyataan

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Tiba-tiba nama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan di Mandailing Natal (Madina) populer pasca debat Pilkada Madina 13 November 2020 lalu. KEK Batahan pun menjadi santapan hangat publik di media sosial-Facebook dan WhatsApp. Popularitas KEK Batahan itu melejit setelah calon wakil bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution,B.AppFin,M.Fin di debat itu menyatakan bahwa KEK di Pantai […]

  • 3.167 KK di Madina tanpa listrik

    3.167 KK di Madina tanpa listrik

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Sungguh memprihatinkan nasib 3.167 kepala keluarga (KK) di 20 desa di Kabupaten Mandailing Natal hingga kini belum menikamti listrik baik jaringan PT PLN maupun pembangkit tenaga diesel (PLTD). Sehingga warga terpaksa menggunakan lampu teplok dan bagi yang warga yang mampu membeli mesin genset untuk menerangi rumahnya. Desa-desa yang belum teraliri listrik ini rata-rata […]

  • Pemerintah Diam-Diam Mengumumkan Dua Nama, CPNS Demo Kantor Bupati Madina

    Pemerintah Diam-Diam Mengumumkan Dua Nama, CPNS Demo Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 30 pelamar CPNS Kabupaten Mandailing Natal (Madina) formasi tahun 2013 kembali melakukan demonstrasi ke kantor bupati Madina, Senin (2/6/2014). Mereka menyatakan berang, sebab tahun telah berganti tetapi pemerintah belum juga mengumumkan pemenang. Anehnya, secara diam-diam pengumuman terhadap dua nama sudah dilakukan. Kedua nama tersebut masing-masing bernama Meranti dan Rohil. Dalam […]

  • Iskan Qolba Terus Salurkan APD Untuk Tim Medis

    Iskan Qolba Terus Salurkan APD Untuk Tim Medis

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim medis merupakan garda terdepan untuk melakukan pemutusan mata rantai penyebaran virus Corona (Covid 19). Dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memiliki perhatian serius terhadap garda ini. Dan anggota DPR RI dari PKS Iskan Qolba Lubis dalam pekan pekan terakhir terus berupaya memperhatikan para tim medis yang ada di daerah pemilihannya menyalurkan […]

  • Bocah Kepala Membengkak Butuh Perhatian

    Bocah Kepala Membengkak Butuh Perhatian

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK; Maheder Hasibuan (6,5), anak dari pasangan suami istri (pasutri) Fajar Hasibuan (39), dan Mawar Siregar (34), mengalami pembengkakan di bagian kepalanya yang diduga kuat hydrocephalus. Warga Dusun Sialaman Julu, Desa Sialaman, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini membutuhkan perhatian dan dermawan. Amatan METRO, Minggu (9/1), kondisi kepala membengkak yang dialami murid kelas I […]

expand_less