Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

207 Sekdes Terima Gaji Perdana

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
  • print Cetak


MADINA-
Sebanyak 207 sekretaris desa (sekdes) di Madina, Senin (8/8) memeroleh gaji terhitung sejak bulan Februari atau bulan dikeluarkannya surat perintah melaksanakan tugas sebagai Sekdes dari Bupati Madina.
Selain itu, seluruh sekdes juga menerima gaji ke-13, gaji sebanyak 8 bulan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Madina, HM Hidayat Batubara di Lapangan Apel Pemkab Madina.
Pencairan gaji perdana dan gaji ke-13 ini adalah buntut dari adanya pengaduan yang masuk ke DPRD Madina terkait lambannya pencairan gaji sekdes.
Sebelum menyerahkan rapel gaji kepada sekdes, Hidayat menyampaikan, perubahan substansif yang dibawa oleh UU Nomor 32 tahun 2004 tidak saja pada level pemeritahan daerah, tetapi juga memberikan warna lain pada penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan, kelurahan dan juga desa.
”Hal ini didasari atas pentingnya mewujudkan pemerintahan yang baik yang dimulai dari level pemerintahan paling bawah. Di mana, pada tingkat pemerintahan ini terjadi proses interaksi langsung antara pemerintah dengan masyarakat dalam rangka pemberian pelayanan pemerintahan secara langsung,” tukas Hidayat
Dikatakannya, pengisian jabatan sekdes menjadi PNS merupakan salah satu program dalam rangka pemantapan desa dan kelurahan, di mana yang paling tepat untuk bias mengatur administrasi desa adala Sekdes itu sendiri.
”Guna mewujudkan pemerintahan daerah yang profesional serta tercapainya pelayanan public yang baik maka organisasi pemerintah desa harus diperkuat dulu, karena kelemahan pemerintah desa saat ini adalah status perangkatnya yang belum jelas, perangkat desa pada umumnya bekerja atas dasar pengabdian kada desa. Namun, apabila seluruh perangkat desa yang diangkat menjadi PNS akan dapat memberatkan keuangan pemerintah daerah dan pusat, untuk itu yang diangkat menjadi PNS hanya sekdes. Hal ini disebabkan Sekdes menjadi otak manajemen dan administrasi di kantor pemerintahan desa,” pungkasnya.
Ditegaskannya, dia tak akan memperbolehkan perpindahan tempat atau mutasi bagi sekdes sampai adanya perubahan peraturan yang mengatur tentang itu.
”Dengan dibayarkan gaji saudara-saudara sebagai PNS, diharapkan saudara dapat bekerja maksimal dan terus mengembangkan diri dan berinovasi,” ucapnya
Sementara, Sekdes Tanggabosi Kecamata Siabu, Andi Maulana usai menerima gaji perdana kepada METRO mengatakan, sangat berterima kasih atas pencairan rapel gaji 8 bulan ini, karena selama bertugas dari bulan Februari lalu, mereka belum pernah menerima gaji.
”Selama ini kami sangat kesal atas ketidak jelasan gaji kami. Bahkan kami juga sudah pernah melaporkannya ke DPRD Madina agar kondisi ini diperhatikan,” katanya.(wan/mer)
Sumber : Metro_Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Parkir di Panyabungan Semrawut

    Parkir di Panyabungan Semrawut

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Lokasi parkir kendaraan di sekitar Parkir di Panyabungan Semrawut semrawut terutama di Pasar Lama dan Pasar Baru Panyabungan. Kenderaan baik roda 2, 3 dan roda empat parkir di sembarang tempat dan sejauh ini pemerintah belum mampu menertibkannya. Amatan METRO, Senin (19/9) banyak warga khususnya warga Panyabungan mengeluhkan kondisi lokasi parkir yang tak jelas di Panyabungan. […]

  • Tak Ada Nama Harun di Web Cakada Gerindra

    Tak Ada Nama Harun di Web Cakada Gerindra

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailin Online) – Tak ada nama Harun Musthafa Nasution dari 350 kader Partai Gerindra yang maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 dalam rilis yang diterbitkan di website resmi partai itu. Akses terakhir pengecekan dilakukan pada Sabtu,16 November 2024 sekitar pukul 15.50 WIB. Dari 350 nama itu, ada beberapa yang sudah mendapat perlakuan […]

  • Sengketa Tanah Ulayat Masyarakat Tapsel-Madina Diimbau Tak Terprovokasi

    Sengketa Tanah Ulayat Masyarakat Tapsel-Madina Diimbau Tak Terprovokasi

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Ketua Dewan Pakar DPP Laskar Merah Putih, Deddy Nasution mengimbau masyarakat Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Mandailing Natal (Madina) jangan mau terprovokasi dalam kaitan berbagai sengketa lahan perkebunan di daerah itu. Seperti dalam persoalan adanya permintaan rakyat di sana agar PT Barumun Raya Padang Langkat mengembalikan tanah ulayat. “Jadi, walau perusahaan tersebut sudah memberikan tanah […]

  • Ini Penjelasan Terkait Biaya Penyelenggaraan Haji 2024

    Ini Penjelasan Terkait Biaya Penyelenggaraan Haji 2024

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta-Mandailing Online : Panitia Kerja (Panja) Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) telah menyelesaikan tugasnya membahas biaya haji. Panja yang beranggotakan Tim Komisi VIII dan Kementeria Agama menyepakati BPIH 1445 H/2024 M sebesar Rp93,4 juta. “Setelah melalui serangkaian rapat pembahasan dan kajian atas usulan awal biaya haji, kami bersama anggota Komisi VIII yang tergabung dalam panitia […]

  • Pers Kontekstual

    Pers Kontekstual

    • calendar_month Selasa, 3 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Askolani Nasution Budayawan   Kalau lembaga pers tidak ada, apakah langit akan runtuh? Ya, kalau itu sebelum era medsos. Sekarang? Siapa peduli. Selama konten berita hanya berorientasi update informasi, semua ada di medsos. Update-nya bahkan per detik. Akurasinya sudah kita peroleh dengan postingan lain beberapa detik kemudian. Bahkan langsung dari sumber informasi, baik melalui […]

  • Pengacara Minta Direktur PT. Palmaris Hadir di Pengadilan

    Pengacara Minta Direktur PT. Palmaris Hadir di Pengadilan

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persidangan 12 warga Batahan I, Kecamatan Batahan yang dituduh mencuri buah sawit milik PT. Palmaris Raya, memanas, Rabu (13/7/2017) di Pengadilan Negeri Mandailing Natal. Pasalnya,  Kuasa Hukum warga Batahan I, Subur Siregar,SH ngotot agar Direktur PT. Palmaris dihadirkan di persidangan, tetapi majelis hakim yang diketuai Eri Iriawan, SH menolak dengan alasan […]

expand_less