Jumat, 30 Okt 2026
light_mode

Ditemukan Lagi Ladang Ganja

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Sep 2011
  • print Cetak


Madina untuk ke sekian kalinya berhasil memusnahkan ladang ganja. Kemarin, sekitar 600 batang ganja siap panen dari ladang seluas dua hektare di gunung Desa Huta Tinggi, Panyabungan Timur, yang dimusnahkan. Selain itu, pihaknya juga mengamankan ganja kering siap edar sebanyak 100 kilogram.

Hujan yang mengguyur Rabu (14/9) dini hari, tidak menyurutkan langkah 150 personel gabungan seluruh satuan di Polres Madina plus satu pleton dari Brimob meluncur ke Kecamatan Panyabungan Timur. Di sana, anggota dibagi ke dalam beberapa tim untuk menyisir tiga desa, yakni Huta Tua, Pardomuan, dan Huta Tinggi.
Sekitar pukul 03.15 WIB, polisi tiba di lokasi. Setelah mendapat tugas masing-masing, tim pun bergegas menjalankan perintah atasan. Mereka masing-masing membawa satu misi, yakni menemukan ladang ganja yang menurut informasi berada di tiga lokasi itu.
Setelah menempuh perjalanan selama empat jam dengan berjalan kaki serta berjibaku dengan dingin malam dan jalanan licin, akhirnya tim yang bertugas menyisir Huta Tua menemukan ladang ganja tersebut.
”Kita peroleh informasi dari masyarakat sekitar bahwa ada ladang ganja di sekitar Tor Sihite dan di gunung Desa Huta Tinggi. Berangkat dari informasi itu, kita mengatur strategi. Lalu, melakukan operasi ini. Hasilnya, kita menemukan ladang ganja kurang lebih seluas dua hektare dengan sekitar 600 batang ganja. Di sekitar ladang ganja, kita juga menemukan ganja kering yang siap edar seberat sekira 100 kilogram,” beber Kapolres Madina AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe, kepada METRO, di sekitar lokasi penemuan ladang ganja tersebut, sekira pukul 19.30 WIB.
Kapolres menambahkan, penemuan ganja kering tersebut ada di dua tempat, yakni di gunung Desa Huta Tinggi. Petugas menemukan di pondok dekat pemukiman warga yang berada di bukit. Satu lagi di gunung Desa Huta Tua, tak jauh dari ladang ganja. Namun sejauh ini, kita belum menemukan pemilik ganja atau pemilik lahan itu,” terang kapolres.
Selain melakukan operasi itu, pihaknya juga menggerebek rumah pelaku pembacokan pada peristiwa di Desa Gunung Baringin. Namun, pelaku belum berhasil ditemukan. Saat itu, rumah pelaku kosong dan terkunci. Dan, tidak ada seorang pun yang tahu di mana keberadaan pelaku.
“Kita juga telah berupaya mencari pelaku pembacokan dan penembakan, namun berhasil mengingat medan yang harus kita tempuh. Tapi, saya yakin dalam seminggu ini pelaku akan tertangkap. Kita tetap akan memantau dan menempatkan personel di daerah itu. Kita akan persempit ruang gerak pelaku dan pemilik lahan ganja,” sebut kapolres didampingi Kasat Reskrim Polres Madin AKP SM Siregar. (wan)

Sumber : metrosiantar

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saipullah Gandeng PT Sorikmas Mining Pulihkan Desa Muara Batang Angkola

    Saipullah Gandeng PT Sorikmas Mining Pulihkan Desa Muara Batang Angkola

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ):- PT. Sorikmas Mining, perusahan pemegang kontrak karya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hadir turut serta membantu masyarakat yang terdampak dalam bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Madina, Saipullah Nasution dalam kunjungan Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Maman […]

  • The Scary Khilafah

    The Scary Khilafah

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Emha Ainun Najib Kenapa dunia begitu ketakutan kepada Khilafah? Yang salah visi Khilafahnya ataukah yang menyampaikan Khilafah kepada dunia? Sejak 2-3 abad yang lalu para pemimpin dunia bersepakat untuk memastikan jangan pernah Kaum Muslimin dibiarkan bersatu, agar dunia tidak dikuasai oleh Khilafah. Maka pekerjaan utama sejarah dunia adalah: dengan segala cara memecah […]

  • Menunjang Kegiatan Pengamanan Pilkades, Pemda Madina Gelontorkan 3,5 M untuk Polri dan TNI

    Menunjang Kegiatan Pengamanan Pilkades, Pemda Madina Gelontorkan 3,5 M untuk Polri dan TNI

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Sumatera Utara gelontorkan anggaran Rp 3,5 miliar untuk biaya pengamanan Pemilihan Kepala Desa ( Pilkades ). Ada 256 Desa yang akan melaksanakan Pilkades di 21 agustus 2023 depan. Hakim, Kabid Anggaran Badan Keuangan dan Aset Daerah yang dikonfirmasi Mandailing Online Rabu 26/7/2023 […]

  • BPN Bebaskan Puluhan Hektare Lahan Bandara Madina

    BPN Bebaskan Puluhan Hektare Lahan Bandara Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menerima sertifikat tanah pembebasan lahan bandara Mandailing Natal dari Badan Pertanahan Nasional Madina. Penyerahan sertifikat dilaksanakan di kantor Bupati, Selasa (07/12). Adapun luas lahan yang akan dibebaskan sebanyak 28 hektare ditambah 5 hektare untuk akses menyusul yang tertinggal. Bupati Sukhairi mengatakan […]

  • Warga dan Muspika Tinjau Lahan Sangketa Yang Digarap PT.PSU

    Warga dan Muspika Tinjau Lahan Sangketa Yang Digarap PT.PSU

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Warga 4 Desa bersama camat, Danramil dan Polsek Muara Soma kembali melakukan peninjauan lahan adat yang dikuasi PT. PSU di Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal (Madina). Laha-lahan tersebut telah ditanami sawit oleh PT. PSU (PT.Perkebunan Sumatera Utara), padahal lahan-lahan itu sudah bersertifikat atas nama masyarakat. Ke-empat desa itu adalah Desa […]

  • Jaringan Seluler Ambruk Tahun 2013

    Jaringan Seluler Ambruk Tahun 2013

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Pertama Anda sulit mengunduh video dalam YouTube. Bosan menunggu unduhan tak kelar-kelar, Anda beralih ke Twitter, dan ternyata ini pun lamban. Anda lalu menoleh e-mail, dan ya ampun, lagi-lagi “loading”-nya lama banget. Itu semua terjadi ketika jaringan telepon seluruh dunia ambruk. Bulan-bulan berikutnya, Anda bahkan akan sangat sulit untuk sekadar menelepon. Ini tiga tahun […]

expand_less