Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Pj Bupati Madina Diminta Tak Berpihak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 24 Sep 2010
  • print Cetak

Pengurus Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid (BKPRMI) Provinsi Sumatera Utara meminta Pejabat (Pj) Bupati Mandailing Natal (Madina), Ir H Aspan Sopian Batubara MM agar independen atau tidak memihak salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pemilukada ulang nantinya.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua BKPRMI Sumut, Sofhan Ahmadi Nasution saat dihubungi METRO melalui telepon selulernya, Kamis (23/9).

“Pj Bupati Madina harus menjawab isu yang saat ini berkembang bahwa Pj Bupati mendukung salah satu pasangan calon. Kami berharap Pj Bupati tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati dan mengantarkan Pemilukada ulang dengan seadil-adilnya,” harap Sofhan.

Dirinya juga meminta Pj Bupati Madina agar melaksanakan roda pemerintahan sesuai dengan yang diamanahkan Gubsu Syamsul Arifin dengan memprioritaskan pembangunan dan pembinaan masyarakat serta memfasilitasi pelaksanaan pemungutan suara ulang dan menjaga stabilitas pemerintahan.

“Jangan sampai Pj Bupati bermanuver macam-macam dengan mengotak-atik SKPD di Pemkab Madina. Tugas utama Pj Bupati dalam hal ini hanya menjalankan roda pemerintahan sampai terpilihnya Bupati defenitif. Dan Pj Bupati juga diharapkan untuk menerapkan visi-misi yang jelas, karena visi-misi yang tak jelas akan merusak kepercayaan Gubsu kepada Pj Bupati Madina,” tambahnya.

Maish dikatakan Sofhan, Pj Bupati Madina diimbau untuk bekerja maksimal sebagai KDH meskipun hanya sementara waktu saja. Karena masyarakat Madina saat ini menunggu kinerja Pemkab Madina di bawah kepemimpinan Aspan Batubara.

Sementara itu Pj Bupati Madina Aspan Batubara saat menggelar silaturahmi dengan wartawan di aula kantor bupati, Selasa (21/9) lalu menjelaskan dirinya sebagai Pj Bupati memiliki dua tugas utama. Yaitu melakukan pembangunan daerah Madina dan pembinaan masyarakat serta memfasilitasi pelaksanaan pemungutan suara ulang sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Aspan menegaskan bahwa posisi dirinya di Madina sebagai PNS yang ditugaskan oleh Presiden melalui Mendagri dan Gubernur Sumatera Utara. Dan dirinya sebagai Pj Bupati Madina akan netral dan tidak akan melakukan intervensi terhadap salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung.

“Marga boleh sama namun jangan kita beranggapan kalau marga itu merupakan salah satu celah untuk mengatakan kalau saya adalah titipan untuk menyukseskan salah satu pasangan,” tegasnya sembari mengklarifikasi isu yang muncul di tengah-tengah masyarakat. (wan)
sumber:metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Ayam Potong di Madina Naik

    Harga Ayam Potong di Madina Naik

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)-Harga ayam potong dalam beberapa minggu terakhir di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Madina menunjukkan kenaikan. Rentang grafik kenaikan berada di posisi Rp.22.000 ke arah Rp.25.000 per Kg. Pengakuan pedagang, faktor kenaikan harga bukan karena stokan dari peternak berkurang, melainkan mengikuti trend naiknya harga dari daerah lain. “Pasokan dari peternak tidak berkurang, namun harga […]

  • Warga Bandar Panjang Adukan Kepdes

    Warga Bandar Panjang Adukan Kepdes

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Bandar Panjang, Muarasipogi, Mandailing Natal, Sumut, meminta camat memproses pengaduan mereka. Pengaduan itu tertanggal 20 Juni 2022 ditujukan kepada camat. Surat pengaduan yang diteken sebanyak 157 warga itu berisi 9 poin tentang kinerja kepala desa yang dinilai tidak transparan dalam menjalankan program-program yang bersumber dana dari Dana Desa. Dari […]

  • Lanjutan Jalan Aek Godang – Tambangan Diusulkan Lapen

    Lanjutan Jalan Aek Godang – Tambangan Diusulkan Lapen

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan mengatakan, lanjutan pembangunan jalan Aek Godang, Kecamatan Panyabungan menuju Tembangan, Kecamatan Tambangan lebih bagus diperkeras dengan Lapisan Penetrasi (Lapen). Demikian disampaikannya kepada MedanBisnis di Gedung DPRD Madina, Jumat (29/7). Iskandar juga mengatakan, Pemkab Madina melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada tahun anggaran 2010 lalu […]

  • Dokter Ikut Kongres, Poli Dalam RSUD Panyabungan Tutup Seminggu

    Dokter Ikut Kongres, Poli Dalam RSUD Panyabungan Tutup Seminggu

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga dokter spesialis dalam yang bertugas di RSUD Panyabungan mengikuti Kongres Nasional ke-XVIII Papdi (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia) di Semarang. Akibatnya, Poli Dalam rumah sakit milik pemerintah itu pun terpaksa ditutup selama satu minggu hari kerja (12-16 Juli) sebagaimana pengumuman yang ditempelkan di pintu ruangan. Kondisi ini membuat pasien […]

  • Bupati Madina Intruksikan 12 Kecamatan Hentikan Praktek Tambang Emas Ilegal

    Bupati Madina Intruksikan 12 Kecamatan Hentikan Praktek Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Pasca tewasnya  3 penambang emas ilegal sebulan terakhir, Bupati Madina Saipullah Nasution melalui Kadis Kominfo Ashar Paras Muda Nasution mengintruksikan kepada Camat di 12 Kecamatan untuk memastikan bahwa kegiatan penambangan tidak beroperasi lagi. ” Bupati Madina meminta kepada Camat di 12 Kecamatan untuk memastikan bahwa kegiatan penambangan tidak beroperasi lagi […]

  • Diperkosa Majikan, Ancam Bunuh Diri

    Diperkosa Majikan, Ancam Bunuh Diri

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TKI di Arab Saudi BANYUWANGI- Lagi – lagi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi mengalami perlakuan yang tidak layak oleh majikannya. Siti Ratih Purnamasari namanya. Perempuan remaja berusia 19 tahun asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini acap menerima siksaan dan ancaman perkosaan dari majikannya. Makanya, Siti terus mengancam akan bunuh diri andai dirinya tak […]

expand_less