Minggu, 8 Mar 2026
light_mode

2011, LBH Medan Terima 269 Pengaduan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Jan 2012
  • print Cetak

Medan, Sepanjang Tahun 2011 Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menerima pengaduan sebanyak 269 kasus. Sebagian besar dari kasus-kasus tersebut merupakan kasus-kasus yang berhubungan langsung dengan kepentingan publik (public interest cases), yang justru luput dari skema penyelenggaraan bantuan hukum dalam UU Bantuan Hukum.

“Sepanjang Tahun 2011, ketidakadilan terus menerus menjadi warna dominan hukum dan HAM di Sumatera Utara. LBH Medan mencatat tahun ini kasus pelanggaran HAM baik pelanggaran hak sipil dan politik maupun hak ekonomi, sosial dan budaya di beberapa sektor meningkat dan di bagian lain relatif tidak berubah dari tahun sebelumnya. Berdasarkan pengaduan dalam kasus sipil dan politik, yang mendapatkan pengaduan terbanyak adalah dalam hal hak atas peradilan yang jujur sebesar 32 kasus dan 200 orang pencari keadilan,” ujar Wakil Direktur LBH Medan Muslim Muis di Medan, Jumat (30/12/2011).

Hal ini sangatlah menggambarkan bahwa sebagian besar peradilan di Indonesia saat ini sangat berdekatan dengan korupsi kolusi dan nepotisme, aparat penegak hukum tidak menjalankan fungsi semestinya yang bermuara pada lambannya proses penyelesaian perkara bahkan banyak pula dilakukannya kriminalisasi pada masyarakat sipil. Hal ini juga dapat menimbulkan hilangnya kepercayaan masyarakat sipil pada sistem hukum yang berlaku di Indonesia.

Dilanjutkannya, sedangkan untuk kasus hak sipil dan politik berjumlah 15 kasus dengan jumlah pencari keadilan sebesar 70 orang dan kasus pelanggaran terhadap hak ekonomi sosial dan budaya sebanyak 10 kasus, serta pengaduan paling terbanyak terjadi pada kasus hak atas pengadilan yang jujur. Selanjutnya terbanyak kedua adalah kasus hak perlindungan dari kesewenangan hukum kriminal.

Begitu juga pada 2011, Lembaga Bantuan Hukum Medan telah menerima laporan dan pengaduan dari masyarakat, dengan rincian, perkara pidana sebanyak 113 kasus, yaitu konsultasi sebanyak 73 kasus, hingga tingkat pengadilan sebanyak 40 kasus.

Untuk perkara perdata sebanyak 153 kasus, yaitu konsultasi sebanyak 132 kasus, dalam tingkat surat menyurat (mediasi) sebanyak 19 kasus, dan Pengadilan TUN sebanyak 2 kasus.

Pada 2011, LBH Medan juga menemukan adanya pelanggaran hak ekonomi, sosial dan budaya serta hak sipil politik, diantaranya kasus penerimaan CPNS Pemko Medan Tahun 2010, yang sarat dengan dugaan manipulasi data kelulusan para peserta, yang berakibat pada diajukannya gugatan citizen law suite oleh LBH Medan, pada bulan Januari 2011.

Melihat hal tersebut, Muslim Muis mengatakan pemerintah seharusnya menjadi garda terdepan dalam pemenuhan, perlindungan, penghormatan serta penghargaan terhadap HAM, khususnya terhadap Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2005 Tentang Pengesahan International Covenant On Economic, Social And Cultural Rights (Kovenan Internasional Tentang Hak-Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya) serta Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2005 Tentang Pengesahan International Covenant On Civil and Political Rights (Kovenan Internasional Tentang Hak-Hak Sipil dan Politik).

Untuk itu Lembaga Bantuan Hukum Medan meminta Pemerintah untuk menerapkan secara konsisten dan sungguh sungguh untuk memenuhi dan memproteksi Hak Asasi rakyatnya serta memberi perlindungan terhadap Pembela HAM (human rights defender), serta mendesak Pemerintah Sumatera Utara untuk sesegera mungkin menerbitkan Rancangan Peraturan Derah Yang Pro rakyat, diantaranya Peraturan Daerah Tentang Bantuan Hukum, yang menjamin hak-hak masyarakat miskin atas jaminan Bantuan hukum. (BS-021.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • APBD Perubahan 2025 Diajukan, PAD Naik, Transfer Turun

    APBD Perubahan 2025 Diajukan, PAD Naik, Transfer Turun

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) naik di APBD Perubahan tahun 2025. Di sisi lain transfer dari pemerintah pusat justru turun. Nota APBD Perubahan tahun anggaran 2025 diajukan pada rapat paripurna DPRD Madina, Kamis (18/9/2025). Paripurna dipimpin Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis. Dalam Pengantar Nota Keuangan APBD Perubahan yang […]

  • Perdagangan Orang Jadi Potret Buram, Aturan TPPO Mandul

    Perdagangan Orang Jadi Potret Buram, Aturan TPPO Mandul

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Saridah Aktivis Muslimah Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Sukabumi menyebutkan ada 11 warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan disekap di Myanmar. Ketua SBMI Sukabumi Jejen Nurjanah sebagaimana dilansir Antara edisi Rabu 11/9/024 di Sukabumi, awalnya mereka dijanjikan bekerja jadi tenaga admin/administrasi atau pelayan investasi berbentuk mata […]

  • Cabup Madina Harun Mustafa dan Tim Tutup Turnamen Tenis Meja Harun Mustafa Cup I

    Cabup Madina Harun Mustafa dan Tim Tutup Turnamen Tenis Meja Harun Mustafa Cup I

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online ): Tournamen Tenis Meja Piala Harun Mustafa Cup I se-Sumatera Utara yang berlangsung di Kelurahan Pasar Hilir, Kecamatan Panyabungan Kota pada tanggal 12/10/2024 kemarin resmi ditutup. Penutupan Turnamen olahraga Tenis Meja ini dihadiri langsung Calon Bupati Madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan rombongan Tim pemenangan. Dalam perhelatan ini, puluhan atlet […]

  • Realisasi Kebun Plasma Tak Ada Sejak 1998, DPR RI Kunjungi Natal

    Realisasi Kebun Plasma Tak Ada Sejak 1998, DPR RI Kunjungi Natal

    • calendar_month Senin, 16 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – DPR RI turun tangan mengumpul bukti terkait belasan tahun tak ada realisasi kebun plama sawit dari PT. DIS kepada 4 desa di Natal. Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Suasana Dachi SH reses dan mengunjungi warga Desa Bintuas dan Desa Buburan, Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (14/5). Kunjungannya […]

  • Miskin, Ayah Aldi Sudah Gadai Sawah, Tak Cukup Biaya Berobat

    Miskin, Ayah Aldi Sudah Gadai Sawah, Tak Cukup Biaya Berobat

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Demi kesembuhan anaknya, demi menyelamatkan kaki anaknya dari ancaman amputasi, Marwan telah menggadaikan sawah. Tapi, uang dari hasil menggadaikan sawah itu tak cukup. Tak ada lagi yang bisa digadaikan, karena sawah itu hanya satu-satunya harta yang dipunya. Kini, Aldi Subhandi Hasibuan, santri Pesantren Darul Ikhlas Dalanlidang, Panyabungan, Mandailing Natal itu […]

  • Pemprovsu Harus Tinjau Proyek Dek Rantopuran di Madina

    Pemprovsu Harus Tinjau Proyek Dek Rantopuran di Madina

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diminta memeriksa pelaksanaan pembanguan dek penahan banjir Sungai Rantopuran di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Pasalnya, terjadi perbedaan pandang antara pihak kontraktor dengan pihak UPT SDA Batang Gadis Batang Natal soal bahan material untuk cor dek. Itu dikatakan Muhammad Rusdi Batubara dari Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) […]

expand_less