Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Usut Tuntas Aktor Konflik Warga dengan PT ALM

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan. Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta penegak hukum agar berupaya maksimal menangkap otak pelaku terjadinya konflik di Kecamatan Muara Batang Gadis antara warga Desa Sukamakmur dengan PT Anugerah Langkat Makmur (ALM).
Kasus ini terjadi sebenarnya suatu kekurangan komunikasi antara warga dengan perusahaan dan dinilai sangat mudah untuk mencari penyelesaiannya, tetapi aktor di belakangnya inilah sebenarnya yang punya tanggung jawab besar atas tindakan kriminal tersebut
Demikian disampaikan Ketua DPC PPP Madina HM Dahler Nasution SP didampingi Sekretaris HM Ridwan Rangkuti SH MH bersama pengurus DPC PPP Madina serta Ketua PC GMPI Madina, Irwansyah Nasution SH. Kepada wartawan usai melakukan rapat dalam menyambut Hari Lahir PPP, Selasa (3/1).
Dahler menyampaikan, ulah aktor di belakang kejadian itu sangat terkutuk jika ternyata keempat yang masuk DPO itu benar memanfaatkan masyarakat untuk kepentingan pribadinya atau kelompok. Karena dikatakannya kasus mengenai perkebunan ini sebenarnya banyak terjadi semisal masalah plasma atau batas lahan.

Tetapi menurutnya selalu ada jalan keluar apabila ada iktikad baik antara pengusaha dengan warga untuk melakukan musyawarah mencari solusi, dan sejak adanya izin lokasi PT ALM beberapa tahun terakhir tidak pernah terdengar ada keluhan atau masalah yang dihadapi warga dengan perusahaan.

”Kita juga telah mengetahui sebagian hasil investigasi Tim pencari fakta DPRD Madina terkait kejadian itu, hasilnya aksi yang dilakukan warga dikendalikan beberapa oknum untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Nah, inilah yang menjadi garis besar untuk masyarakat. Mengapa rakyat kecil dibodoh-bodohi untuk kepentingan mereka, bagi kami itu tak ada hati nuraninya,” ungkap Dahler

Untuk itu, secara lembaga DPC PPP Madina berharap kepada Kapolres Madina untuk melanjutkan pencarian maksimal terhadap orang yang di DPO itu, karena masyarakat ingin mengetahui secara jelas apa dan siapa aktor di balik kejadian-kejadian yang sudah sering terjadi di perkebunan Madina.

”Jangan-jangan banyaknya kasus perkebunan antara warga dengan perusahaan dimotori orang yang sama, untuk membuktikannya kami sangat berharap kepada Kapolres agar mengungkap, dan empat orang DPO itu untuk dikejar, kami sangat mendukung Polres Madina untuk itu, karena kami kasihan kepada rakyat kecil di Madina yang dikorbankan dalam kejadian ini,” lanjutnya.

Kapolres Madina AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe yang dihubungi seputar keberadaan empat orang DPO menyebutkan pihaknya telah membentuk tim untuk mengejar keempat orang itu, dan selama tiga hari ini beberapa orang anggota Polres sudah berada di lapangan untuk mencarinya.

Disebutkannya, Polres Madina memperoleh info bahwa keempatnya tidak lagi berada di Jakarta melainkan sudah kembali, tetapi belum dapat dipastikan di mana posisinya.

”Kita sudah bentuk tim untuk mengejar keempat DPO, kita dapat kabar keempatnya sudah pulang tetapi kita belum bisa pastikan pulang ke mana.

Untuk sementara anggota polisi sudah menyebar di Tabagsel, sebelumnya telah beberapa kali berkoordinasi dengan Polres dan Polda Metro. Terakhir kami terima kabar eempatnya sudah lama meninggalkan Jakarta dan sudah pulang” jelas Kapolres.(zamharir rangkuti.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

    Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing natal (Madina) masih banyak perusahaan perkebunan yang belum memenuhi kewajibannya untuk membangun kebun plasma bagi masyarakat sekitar. Gambaran ini dinilai akibat lemahnya pemerintah daerah melakukan pembenahan di sektor investasi. Kelemahan pemerintah daerah dalam memberikan keamanan berinvestasi di Madina juga bisa dilihat dari munculnya berbagai bentuk potensi gangguan sosial […]

  • Rabu, Syamsir KDI Akan Manggung di Madina

    Rabu, Syamsir KDI Akan Manggung di Madina

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rabu lusa (11/12/2015) Syamsir KDI dijadwalkan akan manggung di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Kehadiran Syamsir di Panyabungan dalam rangka memeriahkan pelantikan pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mandailing Natal. Lokasinya diadakan di lapangan Toguda Simpang Staim,Dalan Lidang,Panyabungan pada siang hari. Selain Syamsir, juga dimeriahkan artis-artis lokal. Kepastian kehadiran […]

  • Dana Pilkada Madina 37 vs 40,3

    Dana Pilkada Madina 37 vs 40,3

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Dana Pilkada di Madina kali ini menjadi versus. Angka 37 milyar versus angka 40,3 milyar. Rasional vs regulatif. DPRD Madina ngotot di angka 37 milyar. KPU Madina ngotot di angka 40,3 milyar. Versus-versusan ini ronde kedua. Versus ronde pertama adalah antara KPU Madina versus Pemkab Madina. Antara angka 65 milyar yang diakukan KPU […]

  • Sejumlah SPBU di Madina Kini Sering Tutup

    Sejumlah SPBU di Madina Kini Sering Tutup

    • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MANDAILING NATAL (Mandailing Online) – Pihak Pertamina diharap tidak memperlambat distribusi BBM ke Mandailing Natal. Pasalnya sejumlah SPBU sering tutup diduga kehabisan stok. Pantauan Mandailing Online, Minggu (11/4/2021) pukul 12.30 WIB di SPBU 13229105, Saba Purba, Panyabungan tidak punya stok BBM. “Kapan kira-kira minyak datang,” tanya Mandailing Oline. “Tak pasti, mungkin malam, bang,” jawab satu […]

  • Anggota komisi E DPRD Sumut, Ahmad Hossen Hutagalung Reses ke Madina

    Anggota komisi E DPRD Sumut, Ahmad Hossen Hutagalung Reses ke Madina

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggota komisi E DPRD Sumut, Ahmad Hossen Hutagalung Reses ke Madina (photo ridwan hasan)

  • Tindaklanjut Dua Kali Pertamuan Tambang
    Tak Berkategori

    Tindaklanjut Dua Kali Pertamuan Tambang

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Deklarasi Muspida Madina dan para Camat serta tokoh-tokoh masyarakat yang mendorong pemerintah pusat untuk merenegosiasi kontrak karya PT.Sorikmas Mining, 25 april lalu merupakan tindaklanjut rapat dengar pendapat antara perwakilan Naga Juang dengan DPRD Madina dan muspida ruang paripirna DPRD Madina, Selasa (9/4) lalu. Juga muara dari pertemuan antara Bupati Madina, perwakilan […]

expand_less