Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Usut Tuntas Aktor Konflik Warga dengan PT ALM

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan. Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta penegak hukum agar berupaya maksimal menangkap otak pelaku terjadinya konflik di Kecamatan Muara Batang Gadis antara warga Desa Sukamakmur dengan PT Anugerah Langkat Makmur (ALM).
Kasus ini terjadi sebenarnya suatu kekurangan komunikasi antara warga dengan perusahaan dan dinilai sangat mudah untuk mencari penyelesaiannya, tetapi aktor di belakangnya inilah sebenarnya yang punya tanggung jawab besar atas tindakan kriminal tersebut
Demikian disampaikan Ketua DPC PPP Madina HM Dahler Nasution SP didampingi Sekretaris HM Ridwan Rangkuti SH MH bersama pengurus DPC PPP Madina serta Ketua PC GMPI Madina, Irwansyah Nasution SH. Kepada wartawan usai melakukan rapat dalam menyambut Hari Lahir PPP, Selasa (3/1).
Dahler menyampaikan, ulah aktor di belakang kejadian itu sangat terkutuk jika ternyata keempat yang masuk DPO itu benar memanfaatkan masyarakat untuk kepentingan pribadinya atau kelompok. Karena dikatakannya kasus mengenai perkebunan ini sebenarnya banyak terjadi semisal masalah plasma atau batas lahan.

Tetapi menurutnya selalu ada jalan keluar apabila ada iktikad baik antara pengusaha dengan warga untuk melakukan musyawarah mencari solusi, dan sejak adanya izin lokasi PT ALM beberapa tahun terakhir tidak pernah terdengar ada keluhan atau masalah yang dihadapi warga dengan perusahaan.

”Kita juga telah mengetahui sebagian hasil investigasi Tim pencari fakta DPRD Madina terkait kejadian itu, hasilnya aksi yang dilakukan warga dikendalikan beberapa oknum untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Nah, inilah yang menjadi garis besar untuk masyarakat. Mengapa rakyat kecil dibodoh-bodohi untuk kepentingan mereka, bagi kami itu tak ada hati nuraninya,” ungkap Dahler

Untuk itu, secara lembaga DPC PPP Madina berharap kepada Kapolres Madina untuk melanjutkan pencarian maksimal terhadap orang yang di DPO itu, karena masyarakat ingin mengetahui secara jelas apa dan siapa aktor di balik kejadian-kejadian yang sudah sering terjadi di perkebunan Madina.

”Jangan-jangan banyaknya kasus perkebunan antara warga dengan perusahaan dimotori orang yang sama, untuk membuktikannya kami sangat berharap kepada Kapolres agar mengungkap, dan empat orang DPO itu untuk dikejar, kami sangat mendukung Polres Madina untuk itu, karena kami kasihan kepada rakyat kecil di Madina yang dikorbankan dalam kejadian ini,” lanjutnya.

Kapolres Madina AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe yang dihubungi seputar keberadaan empat orang DPO menyebutkan pihaknya telah membentuk tim untuk mengejar keempat orang itu, dan selama tiga hari ini beberapa orang anggota Polres sudah berada di lapangan untuk mencarinya.

Disebutkannya, Polres Madina memperoleh info bahwa keempatnya tidak lagi berada di Jakarta melainkan sudah kembali, tetapi belum dapat dipastikan di mana posisinya.

”Kita sudah bentuk tim untuk mengejar keempat DPO, kita dapat kabar keempatnya sudah pulang tetapi kita belum bisa pastikan pulang ke mana.

Untuk sementara anggota polisi sudah menyebar di Tabagsel, sebelumnya telah beberapa kali berkoordinasi dengan Polres dan Polda Metro. Terakhir kami terima kabar eempatnya sudah lama meninggalkan Jakarta dan sudah pulang” jelas Kapolres.(zamharir rangkuti.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dispensasi Nikah? Produk Tambal Sumbal Tanpa Islam Kafah

    Dispensasi Nikah? Produk Tambal Sumbal Tanpa Islam Kafah

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen, penulis Mengerikan! Harus waspada! Kasus kerusakan generasi di negeri  tidak bisa lagi dianggap biasa-biasa lagi. Maraknya kasus keruskan hampir di segala lini kehidupan semakin mencekik generasi muda anak bangsa. Khsusunya di ranah potensi kehidupan naluri seksual. Gaya hidup yang mengarusderaskan liberalisme telah melahirkan wajah kaum muda yang rapuh dan jauh […]

  • Lahan PT GPL Kurang, Masyarakat Sinunukan Meradang

    Lahan PT GPL Kurang, Masyarakat Sinunukan Meradang

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Masyarakat Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), meradang. Kebun plasma kelapa sawit yang dijanjikan PT Gruti Pratama Lestari (GPL), hingga kini tak kunjung terealisasi. Warga meradang, anggota dewan tak tinggal diam. Komisi II DPRD Madina lantas memanggil pihak perkebunan, kenapa kebun plasma untuk masyarakat tak kunjung direalisasikan. Pada pertemuan di Kantor DPRD Madina, Panyabungan, […]

  • Penanganan Sektor Pariwisata Madina Dipertanyakan

    Penanganan Sektor Pariwisata Madina Dipertanyakan

    • calendar_month Kamis, 12 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penanganan sektor pariwisata di Mandailing Natal (Madina) dinilai masih rendah sehingga masih stagnan. Demikian  diungkap Pengamat Pembangunan Madina, Ali Musa Manto Lubis kepada Mandailing Online di Panyabungan, Kamis (12/7/2018). Banyak titik wisata yang sangat potensial di Madina yang memiliki nilai jual tinggi untuk wisatawan lokal maupun turis luar negeri, namun penggarapan […]

  • Jumlah Penerima Raskin Untuk Madina Tak Berubah

    Jumlah Penerima Raskin Untuk Madina Tak Berubah

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah keluarga miskin yang mendapat beras miskin (raskin) di Mandailing Natal (Madina) tahun tidak ada perubahan dengan tahun 2013. Tetap sebanyak 29.856 kepala keluarga. Data itu berdasarkan SK Bupati Madina Nomor:511.1/191/K/2014 tahun 2014 yang dilansir Pemkab Madina, Rabu (5/3/2014). “Jika kita lihat dari pagu raskin yang akan disalurkan dalam waktu dekat, […]

  • Enam Penambang Emas Huta Bargot Ditangkap

    Enam Penambang Emas Huta Bargot Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak enam penambang emas di Huta Bargot, Mandailing Natal (Madina) ditangkap tim gabungan Polres Madina dan aparat TNI-AD dari Subdenpom yang menggelar operasi terpadu, Kamis (23/1/2014). Mereka tertangkap di jembatan Simalagi, Desa Simalagi, Kecamatan Hutabargot , Kabupaten Madina, kemarin saat ketika mereka kembali dari lokasi perbukitan tambang. Keenam penambang emas tersebut, […]

  • Kapolresta Siantar Kembali ‘Ancam’ Wartawan Trans TV

    Kapolresta Siantar Kembali ‘Ancam’ Wartawan Trans TV

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR : AKBP Fatori akan dicopot dari jabatannya sebagai Kapolresta Pematangsiantar akibat melakukan penganiayaan terhadap wartawan Trans TV, Andi Siahaan dalam sel tahanan. Fatori kembali melakukan ‘pengancaman’ terhadap Andi Siahaan, dengan cara akan menembak bagian kepala. Minggu 5 Desember 2010 pukul 08.10 WIB. Bahkan Fatori meludahi Andi Siahaan saat berada dalam sel tahanan. Hal tersebut […]

expand_less