Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Usut Tuntas Aktor Konflik Warga dengan PT ALM

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan. Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta penegak hukum agar berupaya maksimal menangkap otak pelaku terjadinya konflik di Kecamatan Muara Batang Gadis antara warga Desa Sukamakmur dengan PT Anugerah Langkat Makmur (ALM).
Kasus ini terjadi sebenarnya suatu kekurangan komunikasi antara warga dengan perusahaan dan dinilai sangat mudah untuk mencari penyelesaiannya, tetapi aktor di belakangnya inilah sebenarnya yang punya tanggung jawab besar atas tindakan kriminal tersebut
Demikian disampaikan Ketua DPC PPP Madina HM Dahler Nasution SP didampingi Sekretaris HM Ridwan Rangkuti SH MH bersama pengurus DPC PPP Madina serta Ketua PC GMPI Madina, Irwansyah Nasution SH. Kepada wartawan usai melakukan rapat dalam menyambut Hari Lahir PPP, Selasa (3/1).
Dahler menyampaikan, ulah aktor di belakang kejadian itu sangat terkutuk jika ternyata keempat yang masuk DPO itu benar memanfaatkan masyarakat untuk kepentingan pribadinya atau kelompok. Karena dikatakannya kasus mengenai perkebunan ini sebenarnya banyak terjadi semisal masalah plasma atau batas lahan.

Tetapi menurutnya selalu ada jalan keluar apabila ada iktikad baik antara pengusaha dengan warga untuk melakukan musyawarah mencari solusi, dan sejak adanya izin lokasi PT ALM beberapa tahun terakhir tidak pernah terdengar ada keluhan atau masalah yang dihadapi warga dengan perusahaan.

”Kita juga telah mengetahui sebagian hasil investigasi Tim pencari fakta DPRD Madina terkait kejadian itu, hasilnya aksi yang dilakukan warga dikendalikan beberapa oknum untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Nah, inilah yang menjadi garis besar untuk masyarakat. Mengapa rakyat kecil dibodoh-bodohi untuk kepentingan mereka, bagi kami itu tak ada hati nuraninya,” ungkap Dahler

Untuk itu, secara lembaga DPC PPP Madina berharap kepada Kapolres Madina untuk melanjutkan pencarian maksimal terhadap orang yang di DPO itu, karena masyarakat ingin mengetahui secara jelas apa dan siapa aktor di balik kejadian-kejadian yang sudah sering terjadi di perkebunan Madina.

”Jangan-jangan banyaknya kasus perkebunan antara warga dengan perusahaan dimotori orang yang sama, untuk membuktikannya kami sangat berharap kepada Kapolres agar mengungkap, dan empat orang DPO itu untuk dikejar, kami sangat mendukung Polres Madina untuk itu, karena kami kasihan kepada rakyat kecil di Madina yang dikorbankan dalam kejadian ini,” lanjutnya.

Kapolres Madina AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe yang dihubungi seputar keberadaan empat orang DPO menyebutkan pihaknya telah membentuk tim untuk mengejar keempat orang itu, dan selama tiga hari ini beberapa orang anggota Polres sudah berada di lapangan untuk mencarinya.

Disebutkannya, Polres Madina memperoleh info bahwa keempatnya tidak lagi berada di Jakarta melainkan sudah kembali, tetapi belum dapat dipastikan di mana posisinya.

”Kita sudah bentuk tim untuk mengejar keempat DPO, kita dapat kabar keempatnya sudah pulang tetapi kita belum bisa pastikan pulang ke mana.

Untuk sementara anggota polisi sudah menyebar di Tabagsel, sebelumnya telah beberapa kali berkoordinasi dengan Polres dan Polda Metro. Terakhir kami terima kabar eempatnya sudah lama meninggalkan Jakarta dan sudah pulang” jelas Kapolres.(zamharir rangkuti.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukungan Mengalir untuk Pertapakan Kantor Bupati

    Dukungan Mengalir untuk Pertapakan Kantor Bupati

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Komite Nasional Pemuda Indonesia atau KNPI, Pemuda Pancasila, Hatobangon, dan Naposo Nauli Bulung Kecamatan Sipirok, mendukung pembangunan Kantor Bupati Tapsel di Desa Kilang Papan Dano Situmba. Dukungan yang disampaikan tertuang dalam nota kesepakatan yang ditandatangani Ketua Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Sipirok Edwin Amstrong Hutasuhut, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PP Sipirok Riswan Siregar SP, […]

  • Harga Karet Melorot Lagi

    Harga Karet Melorot Lagi

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hanya dalam hitungan beberapa hari saja harga getah karet di beberapa pasar karet di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melorot ke angka Rp. 8.500 per Kg dari sebelumnya sudah mencapai Rp.10.000. Sejumlah petani karet kepada Mandailing Online, Selasa (26/3) mengaku gelisah dengan penurunan harga ini. “Kita merasa kaget akibat anjloknya harga karet […]

  • KOIN CINTA UNTUK RIZKY WASIAH

    KOIN CINTA UNTUK RIZKY WASIAH

    • calendar_month Rabu, 27 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Moechtar Nasution   Beberapa hari yang lalu, lebih kurang pukul 24.15 saya buka akun facebook untuk melihat informasi terkini. Mata saya tertuju kepada judul berita Mandailing Online “Balita Usus Keluar Dibawa Ayah Keliling Kampung Minta Bantuan Warga”.Seakan tidak percaya, berita itu saya baca kembali. Demi menyambung hidup anaknya, sibapak berkeliling kampung meminta bantuan […]

  • Hari Ini, Perkembangan Kasus Gayus Dilaporkan ke Presiden

    Hari Ini, Perkembangan Kasus Gayus Dilaporkan ke Presiden

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Menko Polhukam Djoko Suyanto mengatakan, perkembangan penuntasan kasus mafia hukum dan mafia pajak yang melibatkan pegawai Ditjen Pajak Gayus Halomoan Tambunan akan dilaporkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (4/2). “Kemungkinan Jumat siang, kami serahkan seluruh perkembangan penuntasan kasus mafia hukum dan mafia pajak, ke presiden,” katanya kepada Antara usai mengikuti rapat terbatas bidang […]

  • Yayasan Mataniari Suplay Bibit Buah di Madina

    Yayasan Mataniari Suplay Bibit Buah di Madina

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    HUTABARGOT (Mandailing Online) – Pemberdayaan ekonomi rakyat yang terintegrasi dengan pelestarian lingkungan hidup patut dikembangkan. Interaksi kedua aspek ini sangat urgen dan memiliki nilai yang sangat mulia di tengah kian tingginya ancaman kerusakan ekosistem global. Dan kedua aspek itu menjadi bagian dari beberapa program Yayasan Mataniari di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut). Yayasan Mataniari […]

  • Itak Poul-Poul Makanan Khas Mandailing Mulai Hilang

    Itak Poul-Poul Makanan Khas Mandailing Mulai Hilang

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Itak poul-poul salah satu makanan khas Mandailing yang dulunya sangat terkenal dan diminati, namun belakangan ini mulai hilang. Itak Poul-Poul terdiri dari dua kata, Itak (tepung beras), sedangkan poul-poul (dikepal-kepal). Jadi, Itak poul-poul adalah makanan yang terbuat dari tepung beras dan campuran lainnya yang kemudian cara pembuatannya di-poul-poul (dikepal-kepal/digenggam) sehingga menimbulkan bekas jari tangan di […]

expand_less