Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Pegawai Honor Diberhentikan, Klinik Malaria Madina Tutup

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan, Pemberhentian pegawai honor di lingkungan Pemkab Mandailing Natal (Madina) mulai 2 Januari 2012 lalu berdasarkan Surat Edaran Sekda M Daud Batubara, berimbas kepada kebutuhan masyarakat endemis malaria tersebut.

Sebab, semua honorer medis yang bertugas Kantor Penanggulangan Malaria Center juga telah diberhentikan. Dampak pemberhentian tersebut, klinik pelayanan pengobatan malaria di Kota Panyabungan terpaksa ditutup karena kurangnya tenaga medis.

Salah seorang warga Desa Siobon, Aminah (40) yang dijumpai wartawan beberapa waktu lalu, saat sedang berdiri di depan klinik malaria di Kelurahan Sipolu-polu, Kecamatan Panyabungan Kota mengatakan, ia sudah sejak pagi berdiri di depan klinik menunggu klinik malaria dibuka. Namun sampai siang klinik yang biasa tempatnya berobat belum juga beroperasi.

“Saya sudah biasa berobat di klinik malaria ini, sebab selain pengobatannya tidak dipungut biaya, obat-obatannya juga sangat bagus dan cocok buat saya,” ujar Aminah.

Tapi entah mengapa kantor ini yang biasa buka pukul 08.00 WIB, sampai saat siang juga belum dibuka. Apabila benar bahwa klinik malaria ini telah ditutup oleh Pemerintah Madina, Aminah amat merasa kecewa. Sebab selain klinik ini pelayanannya bagus kepada pasien, klinik ini juga sebagai salah satu tempat berobat masyarakat yang paling pro masyarakat tak mampu akibat keterbatasan ekonomi, papar Aminah

Masih kata Aminah, apabila klinik malaria ini tetap ditutup, warga Madina yang ekonominya lemah merasa pemerintahan yang sekarang tidak pro akan kesehatan masyarakat.

Lain halnya yang disampaikan Badria (28) warga Panyabungan Timur yang menggendong anaknya yang sedang sakit. Ia mengatakan dengan adanya klinik malaria di Kelurahan Sipolu-polu ini, tempat tinggalnya yang jauh bisa dengan cepat sampai kesini tanpa memakan banyak ongkos atau biaya.

“Kita orang yang kurang mampu, mau berobat ke rumah sakit saja kita takut karena tidak ada biaya dan kita sangat bersyukur dengan adanya klinik malaria ini, karena berobat malaria ke sini kami tidak sepeserpun dikenakan biaya,” ungkap Badria.

Badria menambahkan, secara pribadi selaku warga Madina berharap agar Pemkab Madina sesegera mungkin membuka kembali klinik malaria, karena di klinik inilah orang kecil bisa berobat. (BS-026)

s��� �e=’mso-ansi-language:EN-US’>Pusat bisa tercapai,” katanya.

Darmin Pulungan, salah seorang anggota Kelompok Tani Jeruk Keprok Maga mengatakan, kerinduan untuk menikmati kembali rasa dan hasil buah asli daerah tersebut bisa cepat tercapai, karena Jeruk Keprok punya banyak sejarah yang menjadikan taraf hidup masyarakat di daerah ini menjadi sejahtera bahkan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dari hasil jeruk tersebut sudah warga rasakan. Karena di masa itu banyak dari daerah ini yang menduduki perguruan tinggi.

“Kita berharap kepada pemerintah daerah agar tidak setengah hati untuk menjankan program yang membawa kesejahteraan bagi ratusan kepala keluarga di dua desa ini ditambah dengan wakil rakyat yang duduk di gedung yang terhormat agar bisa memberikan anggaran APBD Madina sebagai biaya perawatan lanjutan di tahun ini hingga masa panen karena Jeruk Keprok memasuki masa panen di tahun kelima,” katanya. (BS-026.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6 Penduduk Tewas Dibantai Harimau Sejak Tahun 2006

    6 Penduduk Tewas Dibantai Harimau Sejak Tahun 2006

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar data yang dikumpul Sumatra Rainforest Institute (SRI), terror dan pembunuhan oleh harimau terhadap manusia di Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis sudah berlangsung sejak tahun 2006. Hingga Maret 2013 jumlah manusia tewas dikalangan penduduk mencapai sekitar 5 orang. Dan bertambah satu orang lagi di Juni 2013. Pada tahun 2006 […]

  • Mahasiswa Desak Bupati Madina Jelaskan Nasib Beasiswa Pendidikan Tinggi

    Mahasiswa Desak Bupati Madina Jelaskan Nasib Beasiswa Pendidikan Tinggi

    • calendar_month Jumat, 15 Feb 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Tahun 2018 berakhir, berlanjut ke tahun 2019, nasib Beasiswa Mahasiswa Miskin Berprestasi belum juga ada kabar berita dari Pemkab Mandailing Natal (Madina). Ketidakjelasan nasib beasiswa ini menjadi perhatian Himpunan Mahasiswa Mandailing Natal Jakarta. Dalam rilis pers yang diterima Mandailing Onine via WatsApp, Jum’at (15/2/2018) mendesak Pemkab Madina memberikan kepastian soal […]

  • Heboh Foto Naskah Ujian Sekolah di Madina

    Heboh Foto Naskah Ujian Sekolah di Madina

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYBUNGAN (Mandailing Online) – Kehebohan silih berganti menerpa Kabupaten Mandailing Natal, Sumut. Hebohnya bukan heboh positif, melainkan heboh yang memalukan. Belum reda heboh dugaan pengutipan Rp 1.700.000 kepada para kepala desa, kini muncul lagi materi ijian sekolah dasar yang diduga tidak sinkron antara pertanyaan dengan jawaban. Dalam 2 hari terakhir, foto-foto naskah ijian sekolah dasar […]

  • Demokrasi Suburkan Korupsi, Islam Punya Solusi

    Demokrasi Suburkan Korupsi, Islam Punya Solusi

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Anita Safitri, S.Pd Aktivis dakwah & anggota komunitas Madina Menulis     Korupsi di Indonesia saat ini sudah tidak terkendali, dari tahun ke tahun semakin meningkat seolah menjadi tren dimana-mana. Di tahun 2021 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantongi sebanyak 3.708 laporan dugaan korupsi sejak Januari hingga November 2021. Dari 3.708 laporan tersebut, […]

  • Tunjangan Guru Diduga Dikorup

    Tunjangan Guru Diduga Dikorup

    • calendar_month Jumat, 7 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel, Walau akhir Tahun Anggaran 2010 hanya tinggal beberapa hari lagi, namun tunjangan profesi dan tambahan penghasilan guru PNSD di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2010 belum direalisasikan pencairannya kepada yang berhak oleh pemerintah daerah setempat. Akibatnya tidak sedikit kalangan guru merasa resah dan diperkirakan telah mencapai titik puncak kesabaran karena dana yang bersumber dari pemerintah […]

  • Tyimpanum Novem Sikapi Asosiasi Produser Tabagsel

    Tyimpanum Novem Sikapi Asosiasi Produser Tabagsel

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pimpinan Tyimpanum Novem Film’s, Askolani Nasution akhirnya angkat bicara menyikapi pembentukan Asosiasi Produser Tabagsel (APTA) yang terbentuk pekan lalu di Panyabungan. Dikatakannya, Tympanum dengan tegas tidak akan ikut masuk ke organisasi APTA tersebut karena organisasi ini tidak sesuai dengan desain dan falsafah perjuangan Tympanum. Meski begitu Askolani tetap menghargai orang untuk […]

expand_less