Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Pasar Sipirok Makin Semraut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
  • print Cetak

Kurang Penataan
Suasana Pasar Sipirok, Tapsel semakin amburadul khususnya pada hari pekan Senin dan Kamis. Selain akibat belum difungsikannya gedung yang baru dibangun, juga kurangnya penataan dari intansi terkait.Selain itu, keberadaan pedagang, sepertinya dengan sesuka hati berjualan, perparkiran juga terlihat semraut. Keadaan ini merupakan akibat dari lemahnya penataan dari pengelola pasar yang menyebabkan keadaan pasar semakin parah semrautnya.
Akibat dari kurangnya penataan Pasar Sipirok yang semraut ini, menyebabkan warga yang hendak berurusan ke kantor-kantor tertentu di sekitar pasar mengalami kesulitan. Pasalnya, jalan menuju kantor tertutup oleh suasana pasar.
“Suasana Pasar Sipirok semakin semraut saja, dan semakin sering terjadi antrean. Memang terlihat tak ada petugas dari intansi terkait yang mengatur lalu-lintas maupun mengatur pedagang yang seenaknya memakai badan jalan sebagai tempat berjualan,” kata Firman (43) salah seorang warga.
Amatan METRO pada Kamis (12/1) lalu, suasana Pasar Sipirok begitu semraut dari sisi perparkiran. Misalnya, kendaraan berjejer memanjang di kiri dan kanan jalan sekitar 300 meteran sepanjang hari. Dengan kondisi ini, kerab terjadi antrean di sepanjang jalan negara di pusat Pasar Sipirok.
Lebih parahnya, pedagang yang semakin tak terkontrol juga mulai leluasa menggelar barang dagangannya di badan jalan, bahkan hingga lebih ketengah.
Ternyata, ada juga pemeilik kendaraan dan pedagang yang memanfaatkan lokasi di depan perkantoran sebagai lokasi parkir dan berjualan, sehingga warga yang hendak berurusan di instansi pemerintahan itu mengalami kesulitan untuk melintas.
Beberapa depan kantor pemerintahan di sekitar Pasar Sipirok yang sudah dipenuhi pedagang dan pembeli seperti Kantor Pos, Kantor Korwas Disdik, Kantor PLN Ranting dan Kantor Camat Sipirok, Kantor Lurah Pasar Sipirok, Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Sipirok, Koramil Sipirok dan lainnya.
“Kebiajakan pedagang makin meraja lela, karena dengan sesuka hatinya menutup jalan menuju kantor-kantor tersebut. Warga yang hendak berurusan ke kantor tersebut menjadi kesulitan,” kata warga lainnya, M Hasibuan.
Yang menjadi pertanyaan, tambah warga lainnya, Muslimin (50), kenapa kelakukan para pedagang itu dibiarkan dan terkesan diberikan kebebasan berjualan di depan instansi pemerintah. “Apakah tak ada lokasi yang lebih pantas buat mereka,” tanya Muslim (50) warga lainnya.
Anehnya, dengan suasana yang ada, tak terlihat adanya upaya ataupun usaha dari instansi terkait untuk membenahi kesemrautan tersebut, dan kesannya ada pembiaran. Melihat kondisi dan suasana ini, Pemkab Tapsel harus lebih memberikan perhatian untuk penanganannya agar Pasar Sipirok bisa tertib dan arus lalin juga bisa lancar dan masyarakat bisa nyaman. (ran/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • AKBP Fathori segera disidang

    AKBP Fathori segera disidang

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Mantan Kapolresta Pematangsiantar AKBP Fathori segera disidang etika profesi terkait kasus penganiayaan terhadap Andi Siahaan wartawan Trans TV. “Saat ini yang bersangkutan (AKBP Fathori-red) dikenakan etika profesi,” kata Kapoldasu Irjen Oegroseno, tadi malam Ditanya kembali tentang tindak pidana penganiayaan dilakukan AKBP Fathori terhadap Andi Siahaan, Kapolda mengatakan belum mengecek kelanjutan proses penyidikan. “Tetapi […]

  • Desa Sipapaga Hasilkan 1 Ton Gula Aren Per Minggu

    Desa Sipapaga Hasilkan 1 Ton Gula Aren Per Minggu

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mampu memproduksi gula aren sekitar 1 ton per minggu. “Membuat gula aren merupakan andalan di desa ini, karena di hutan kami tanaman aren tumbuh subur, bahkan juga tumbuh diantara tanaman karet warga, sehingga jika lagi bagus setiap minggunya bisa mencapai 1 ton gula […]

  • HARI INI ADA YANG MATI

    HARI INI ADA YANG MATI

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Askolani Humas DPRD Mandailing Natal Sebut saja namanya “Juang”, lelaki lajang 25-an tahun yang minggu lalu mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Menggantung diri di pintu kamar orang untuk sebuah kematian yang dipilih. Sebutlah ini takdir, suratan, karena rezeki, jodoh dan ajal adalah takdir Tuhan. Tetapi alangkah kejamnya takdir yang disuratkan kepada “Juang” karena […]

  • Polres Madina Hentikan Kegiatan Perkebunan USU

    Polres Madina Hentikan Kegiatan Perkebunan USU

    • calendar_month Senin, 15 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satreskrim Polres Mandailing Natal (Madina) menghentikan aktivitas Koperasi Pengembangan Universitas Sumatera Utara (KPUSU) yang tengah melakukan pengolahan lahan perkebunan sawit di Kecamatan Muara Batang Gadis. Pasalnya, lahan yang dikelola KPUSU ini masih dalam penyelidikan polisi atas pengaduan pihak Pemkab Madina terkait Izin Lokasi dan Izin Usaha Perkebunan koperasi tersebut telah berakhir […]

  • Menyongong Idul Fitri dan Aktualisasi Takwa

    Menyongong Idul Fitri dan Aktualisasi Takwa

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhbib Abdul Wahab Ramadhan merupakan sebuah sistem pendidikan Rabbani yang sangat efektif bagi pembentukan kesadaran diri dan karakter mulia. Pendidikan Ramadhan bersifat holistic integrative dan komprehensif, meliputi: pendidikan spiritual, sosial, intelektual, akhlak (moral), fisik, kesehatan, ekonomi, politik, dan budaya. Tujuan pendidikan Ramadhan adalah mengatualisasikan takwa pada diri mukmin yang berpuasa dalam kehidupan sehari-hari. Ibarat […]

  • Mendagri: Pemilukada Aceh Harus Khusus Rumah Balon Bupati Diberondong Peluru

    Mendagri: Pemilukada Aceh Harus Khusus Rumah Balon Bupati Diberondong Peluru

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LHOKSEUMAWE-Jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) sebulan lagi, situasi di Aceh terus memanas. Usai penembakan para pekerja perkebunan di berbagai lokasi dan penggergajian tower PLN, terbaru rumah pribadi milik seorang bakal calon bupati (cabup) diberondong tembakan senjata api dan dibom molotov. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi pun bersikap: harus ada perlakuan khusus terhadap Pemilukada di […]

expand_less