Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

TNI dan Polri Razia Tambang Ilegal di Naga Juang Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan, Prajurit TNI dari Kompi Senapan B Mangga II bekerjasama dengan Polisi Militer (PM) dan Polsek Siabu melakukan razia ke lokasi tambang ilegal di Tor Sihayo Desa Humbang I, Kecamatan Naga Juang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (24/01/2012).

Razia dilakukan akibat maraknya tambang liar yang menjadi pemicu tumbuh suburnya pengoperasian galundung (mesin pemisah emas dari batu emas) di wilayah Naga Juang. Saat ini galundung tidak saja di pinggir Sungai Muara Batang Gadis, tapi sudah mulai merambah ke wilayah pemukiman penduduk.

Berdasarkan pantauan, sebagian personil TNI maupun Polsek Siabu berada di pintu (pos) masuk lokasi tambang yang didirikan masyarakat setempat sebagai tempat pemungutan restribusi penambang. Sementara sebagian lagi petugas naik ke lokasi tambang rakyat.

Razia tersebut dinilai sebagai upaya pemerintah dalam mengamankan aset negara. Sekaligus untuk mencegah makin maraknya akttifitas tambang liar yang sangat berbahaya bagi manusia dan ancaman terhadap lingkungan.

Kapolsek Siabu AKP Syahril Daulay yang dikonfirmasi wartawan usai meninjau lokasi tambang, membantah bahwa pihaknya melakukan razia illegal mining.

Katanya, mereka hanya meninjau lokasi tambang saja bukan razia. Sedangkan jumlah lubang tambang di Naga Juang berdasarkan hasil peninjauan petugas berkisar lebih kurang 60 lubang galian tambang.

Kapolsek juga mengakui bahwa kondisi hutan di kawasan tersebut sudah sangat memprihatinkan dan tidak layak lagi dijadikan areal pertanian.

Camat Siabu Edy Sahlan yang dikonfirmasi via seluler mengaku tidak tahu tentang adanya razia.

Informasi yang dihimpun, tidak ada masyarakat atau penambang liar yang diamankan petugas saat razia dilakukan. Namun demikian, banyak penambang utamanya yang berasal dari luar Madina (Pulau Jawa) langsung bergegas meninggalkan wilayah Naga Juang.

Bahkan 4 orang diduga penambang liar berlogat bahasa Sunda yang kebetulan satu warung dengan wartawan, tiba-tiba bergegas pergi meninggalkan minuman kopi yang mereka pesan. (BS-026.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Bantah Maladministrasi Terhadap Perizinan PT. TBS

    Pemkab Madina Bantah Maladministrasi Terhadap Perizinan PT. TBS

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) membantah adanya maladministrasi terhadap proses penerbitan perizinan bagi PT. TBS sebagaimana dituduhkan tokoh Pantai Barat Madina. Itu dinyatakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Madina, Parlin Lubis menjawab Mandailing Online, Selasa (5/11/2019) di kantornya. Diungkapkannya, seluruh hirarki peroses perizinan kepada PT. […]

  • Hingga September Realisasi PAD Madina Baru 65%

    Hingga September Realisasi PAD Madina Baru 65%

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasarkan data yang tercatat di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) hingga September 2025 Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mandailing Natal senilai 125M dari target sekitar 191M. Kaban Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Ahmad Yasir Lubis, SP., MM. Pada Mandailing Online mengatakan, capaian PAD tersebut terhitung hingga September, dan optimis memenuhi target yang […]

  • Bandara Tanpa Ekosistem: Menunggu Pesawat yang Tak Pasti Datang

    Bandara Tanpa Ekosistem: Menunggu Pesawat yang Tak Pasti Datang

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Episentrum Mandailing   Di banyak daerah, bandara sering dipahami sebagai simbol kemajuan. Runway dibangun, terminal diresmikan, dan harapan pun ikut lepas landas. Namun, ada satu kenyataan yang kerap datang belakangan: pesawat tidak otomatis mengikuti. Bandara bisa berdiri megah, tapi tetap sunyi. Ketika satu rute saja masih sepi, apalagi tambah dua-tiga trayek maskapai […]

  • Guru bukan lagi panggilan jiwa

    Guru bukan lagi panggilan jiwa

    • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Guru di Sumatera Utara masih banyak yang menjadikan prefesi gurunya hanya sebagai pekerjaan biasa yang tidak berdasarkan panggilan jiwa untuk memberikan pengetahuan kepada siswa. “Menurut saya masih banyak guru di Sumut bukan berdasarkan panggilan jiwa,” kata Rektor UISU kampus Al-Munawwarah, Zulkarnain Lubis kepada Wasada Online, hari ini. Dia menilai guru yang mengajar […]

  • 2013, Pembangunan Tahap II Terminal Kotanopan

    2013, Pembangunan Tahap II Terminal Kotanopan

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Lanjutan pembangunan terminal Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) akan digasak tahun 2013 ini. Sehingga terminal yang dibuka dan beroperasi pada Januari lalu itu, akan sempurna menjelang berakhirnya tahun 2013. Pembangunan terminal ini dimulai sejak tahun 2012 lalu dan masih belum sempurna. Fasilitas yang sudah rampung masih beberapa item dari target seluruhnya. Pelaksanaan […]

  • Kampoeng Kaos Madina Kerjasama Membina Narapidana

    Kampoeng Kaos Madina Kerjasama Membina Narapidana

    • calendar_month Kamis, 25 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kampoeng Kaos Madina (KKM) tidak pernah berhenti berkarya. Kali ini KKM melaksanakan kerjasama dengan penjara Sipapaga, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam program pembinaan narapidana dengan program jahit menjahit, bordir dan sablon. Momentum kerjasama ini ditandatangani Direktur CV KKM Sobir Lubis SH; Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Sumatra Utara, […]

expand_less