Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Aisah Ritonga Kunjungi Anak Gizi Buruk

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
  • print Cetak

Panyabungan MO-Di sela acara reses, anggota DPRD Propinsi Sumut, Ti Aisah Ritonga SE meninjau anak penderita gizi buruk bernama Andi (3) di Desa Huraba II Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (8/2) Sore.

Berat badan Andi hanya 6 Kg dan belum bisa berjalan diusianya 3 tahun, diduga akibat asupan gizi yang kurang. Penyakit pun mudah menyerang tubuhnya.

Berdasar keterangan Edis (35), orang tua Andi, awalnya Andi lahir dengan normal. Namun,  setelah berumur sekitar 1 tahun dia mengidap penyakit yang sampai sekarang ini belum bisa disembuhkan, padahal anak seusianya sudah berjalan dan mampu berbicara dengan baik.

Lebih lanjut Edis mengatakan bahwa anaknya Andi sudah dibawa berobat ke puskesmas dan rumah sakit, namun sampai sekarang ini kondisinya masih tetap juga tidak stabil seperti kawan-kawan sebayanya.

“Segala upaya sudah kita laksanakan namun kondisinya masih tetap seperti ini saja tidak ada perkembangan, dan sekarang ini kita sudah kehabisan dana untuk mengobatkan anak saya ini,” tutur Edis.

Diterangkan Edis, Sesuai dengan keterangan Dokter bahwa Andi anaknya tersebut didiagnosis menderita kelainan pada paru-parunya dan juga terjangkit malaria yang membuat berat badannya terus menurun drastis.

Sementara itu Ti Asiah merasa terharu melihat kondisi anak Indonesia khususnya di Kabupaten Mandailing Natal ini masih terdapat penderita Gizi buruk.

“Memang secara pasti kita belum bisa memastikan bahwa anak ini menderita gizi buruk, namun dari cirri-ciri anak ini mendekati kepada gizi buruk. Akibat dari kesulitan ekonomi keluarganya sehingga si anak ini tidak dapat berobat ke rumah sakit yang lebih baik,” ujar Tia Aisah.

Ti Aisah mengatakan kepada orang tua Andi penderita gizi buruk untuk tidak cepat putus asa karena sekarang ini pemerintah telah menjamin pasien miskin dijamin akan diberikan pembebasan biaya pengobatan.

“Disinilah sebenarnya tugas dan fungsi para aparat di salah satu desa tersebut untuk menyampaikan kepada pemerintah sehingga hal seperti ini sebenarnya tidak perlu terjadi lagi, karena sekarang ini pemerintah telah mengalokasikan biaya pengobatan geratis kepada masyarakat yang kurang mampu,” jelas Ti Aisah.

Dalam kesempatan tersebut Ti Aisah Ritonga SE memberikan bantuan perobatan kepada anak penderita gizi buruk tersebut, dan meminta kepada aparat desa untuk membantu mengurus asministrasi pengobatan Andi sehingga dapat berobat ke rumah sakit yang lebih layak lagi dengan mempergunakan dana kesehatan yang sudah dianggarkan oleh pemerintah. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Airin-Benyamin Menangkan Pilkada Tangsel

    Airin-Benyamin Menangkan Pilkada Tangsel

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TANGERANG : Hasil perhitungan cepat terhadap pemilu kepala daerah di Tangerang Selatan yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia Konsultan Citra Indonesia (LSI KCI) menyimpulkan bahwa pasangan Airin Rachmi Diany – Benyamin Davnie menang. “Pasangan Airin – Benyamin berhasil memperoleh suara 54,34 persen,” kata M Barkah Pattimahu, Ketua LSI KCI, pada konferensi pers yang digelar di Hotel […]

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2022
    • account_circle Ahmad Effendi
    • 0Komentar

     

  • Forwakot Berencana Buat Diskusi Terbuka Bahas ” Bayi Dikubur Ibunya” di Madina

    Forwakot Berencana Buat Diskusi Terbuka Bahas ” Bayi Dikubur Ibunya” di Madina

    • calendar_month Minggu, 9 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Forum Wartawan Kota (Forwakot) Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) berencana akan membuat Diskusi terbuka membahas seputar” ibu kubur bayinya ” yang terjadi di lorong aek galoga, Desa Pidoli Lombang, Kabupaten Mandailing Natal. Rencana ini sendiri berawal dari beberapa temuan kasus orok bayi di Kabupaten ini yang dinai sabagai dampak […]

  • Ramadhan: Saatnya Mewujudkan Islam Kaffah

    Ramadhan: Saatnya Mewujudkan Islam Kaffah

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ramadhan sudah sepatutnya menjadi momentum penting bagi kaum Muslim untuk mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah SWT dengan cara melaksanakan syariah-Nya secara kâffah (total). Tentu taqarrub itu tidak hanya terkait dengan amal-amal ritual-spiritual, semata seperti ibadah mahdhah dan akhlak, namun juga mencakup amal-amal politik dalam makna mengurusi urusan umat dengan syariah Islam. Islam tidak mempertentangkan antara […]

  • Berdalih Reklamasi, Pelaku Tambang Emas Ilegal  di Kotanopan Kembali Beroperasi

    Berdalih Reklamasi, Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Kembali Beroperasi

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Kotanopan( Mandailing Online ): tak takut memang, oknum P dan G pelaku tambang emas ilegal di wilayah hukum Polsek Kotanopan,Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) kembali beroperasi. Mereka kembali menggunakan alat berat jenis excavator untuk melakukan pengerukan material tanah yang mngandung amas. Lokasi operasi aktifitas tambang ini di belakang masjid Al Muhtadin Desa Jambur Tarutung. […]

  • Prof.Uli Kozok Janjikan Kerja sama dengan Tympanum

    Prof.Uli Kozok Janjikan Kerja sama dengan Tympanum

    • calendar_month Minggu, 8 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)- Tympanum Novem dalam waktu dekat akan menjalin kerja sama dengan Prof. Uli Kozok, ahli tata bahasa dan budaya Tapanuli berkebangsaan Jerman. Berawal dari software “Latin to Mandailing” yang dikembangkan Tympanum Novem dan di publikasikan melalui situs 4shared.com beberapa waktu yang lalu. Software dimaksud diyakini menarik perhatian peneliti senior Etnologi Asia Pasifik di Universitas […]

expand_less